Read it and Enjoy it ~

Super Junior’s Fanfiction || Romance || Hanchul’s Part || Your Man || Chap 1

Tittle : Your Man
Cast : Super Junior
Author : LidyaNatalia
Genre : Romance
Length : Chaptered
Rate : Teen
Warning : Some typos, Bored story, Don’t Like Don’t Read!! Cerita ini berseries dan series pertama about Hanchul couple 
Summary :
When you think that there’s a lil bit good man in this world
Don’t be worried and afraid you can’t have that one..
Because between them , God’ve chosen one good man for you..

Seorang gadis paruh baya tengah bercermin melihat wajahnya pagi ini didepan meja rias sederhana hadiah dari mendiang Appanya, yang terbuat dari kayu mahoni coklat gelap.

Ditengah keasyikannya merias diri untuk berangkat sekolah. Tiba-tiba terdengar teriakan dari luar kamarnya.

“Chullie…!!!”

“Ne, umma!!!” sahut Gadis berusia 17 tahun tersebut.

“Sudah jam berapa ini? Nanti kau bisa terlambat berangkat sekolah.” Seru Ummanya lagi

“Ne, umma, ini aku baru mau keluar..” Jawabnya sembari mengambil tas dimeja belajarnya.

Tak sampai satu menit, Gadis bernama Heechul tersebut keluar dari kamarnya, menemui Ummanya yang tengah sedang menyiapkan sesuatu di kotak besar.

“Chullie, hari ini Umma hanya buat 50 buah.” Seru Umma Heechul , ketika Heechul sampai dan duduk di meja makan berukuran sedang tersebut.

“Oh, kenapa lebih sedikit dari kemarin Umma?” Tanya Heechul.

“Oh, itu karena Ahn Ahjumma hari ini memesan 200 buah untuk acara arisan nanti siang dirumahnya. Makanya tadi hanya membuat sedikit.” Jawab Umma Chulllie sembari tersenyum kepada anak gadisnya yang sudah beranjak remaja tersebut.

“Oh, begitu, baiklah Umma, kalau begitu aku berangkat dulu ya..” Pamit Heechul kepada Umma nya seraya mengambil satu kotak besar berisi 50 buah pastel yang akan dijajakannya kepada temannya disekolah nanti, dan satu kotak makan kecil berisi pastel yang memang sengaja dipersiapkan untuk bekalnya nanti.

Heechul, gadis itu hanya tinggal bersama Ummanya di sebuah rumah sederhana setelah kepergian Appanya 10 tahun yang lalu. Semenjak itu , Umma Heechul harus berjuang keras mencari nafkah seorang diri untuk dia dan anaknya tersebut. Tidak mudah memang, sangat sulit bahkan, ditengah kepergian almarhum suaminya, Umma Heechul harus menerima penolakan dari keluarga mendiang suaminya tersebut. Dia disalahkan sebagai penyebab utama suaminya meninggal. Bahkan dia dan Heechul diusir dari rumah mertuanya tersebut.

Untung saja, dia memiliki anak pengertian seperti Heechul , yang mau menerima dan mengerti keadaan mereka. Heechul bahkan tidak malu , ketika Ummanya meminta Heechul untuk mencoba menjajakan masakannya kepada teman-teman sekolah Heechul. Justru sebaliknya, Heechul dengan senang hati membawa barang jualannya ke sekolah.

***

Heechul kembali melihat jam tangan soft blacknya. “Sudah pukul setengah tujuh, aduh bagaimana ini!!” Keluh Heechul sambil berlarian kecil dengan tangan penuh barang bawaan.

Biasanya , dia sudah ada disekolah saat itu, dan sudah mulai menitipkan sebagian dari isi dikotaknya untuk diletakkan dikantin sekolah. Namun sekarang, dia malah masih ditengah perjalanan menuju sekolahnya.

Ditengah peluhnya berlari, tiba-tiba ada yang memanggil dirinya dari sebrang jalan. “Chullie!!!”

Heechul menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah sumber suara, didapatinya seorang lelaki memakai jaket kulit dengan helm hitam metaliknya. Heechul sedikit mengerutkan keningnya , ketika masih belum tahu siapa orang tersebut.

“Hangeng!!” Serunya ketika laki-laki tersebut membuka helmnya.

Heechul tersenyum.

Dan kemudian Hangeng turun dari motor black ducatinya setelah meletakkan helmnya diatasnya. Lallu menghampiri Heechul yang berada disebrang.

“Kajja, berangkat denganku.” Ajak Hangeng kemudian ketika sampai didepan Heechul.

“Tapi barang bawaanku banyak.” Sahut Heechul.

“Gwaenchana, biar nanti aku bantu memegangnya.” Jawab Hangeng sembari tersenyum

“Tapi..”

“Ini sudah jam berapa, Chullie..” Ujar Hangeng kemudian mengambil kotak besar ditangan Heechul dengan tangan kirinya, kemudian menggandeng tangan kiri Heechul untuk menyebrangi jalanan yang cukup ramai disaat jam sibuk seperti pagi ini.

“Pakai ini.” Seru Hangeng sembari menyerahkan helm nya pada Heechul.

“Tidak. Kau saja yang mengenakannya.” Tolak Heechul halus.

“Tapi nanti bahaya..”

“Bahaya apa?” Tanya Heechul bingung.

“Iya, bahaya kalau rambutmu berantakan karena tertiup angin. Rambutmu itu panjang.” Dengan bodohnya Hangeng mengucapkan kalimat yang terdengar konyol tersebut.

“Sudahlah tak apa. Kau kan yang membawa motornya. Lagipula warna helmmu tidak cocok untuk wanita sepertiku.” Seru Heechul sembari tertawa kecil menimbulkan efek lesung pipi yang terlihat jelas.

‘DEG’ tanpa Heechul sadari, degupan jantung laki-laki dihadapannya jadi tak karuan.

Agar Heechul tak dapat melihat ekspresi terpananya, Hangeng langsung buru-buru membalikan tubuhnya dan menaiki motor. Dan setelah memakai helmnya, Hangeng memerintahkan Heechul untuk naik kemotornya, dan dengan kotak besar ditangan kirinya, Hangeng melajukan motornya dengan sangat cepat sehingga membuat Heechul lebih merapatkan pegangannya pada pundak Hangeng.

Dan lagi-lagi tanpa Heechul sadari, dibalik helm berwarna hitam metalik itu , tersembunyi raut wajah bersemu merah milik laki-laki yang memang sudah lama mengagumi wanita mandiri teman sekelasnya tersebut.

***

Tepat pukul 7.00 , Hangeng dan Heechul sampai dikelas mereka dengan agak terengah. Ya mereka sekelas. Untung saja belum ada guru yang masuk ke kelas itu. Suasana yang riuh, sempat terhenti ketika mendapati mereka berdua tepat di ambang pintu kelas.

“Ehem,” Seru Donghae. “Jadi sekarang sudah sampai tahap berangkat bareng ya ,, Han!?” Tambah Donghae kemudian bertanya pada Hangeng.

Hangeng yang ditanya seperti itu kontan hanya menggaruk rambut belakangnya yang sama sekali tidak gatal sembari terus berdiri didepan pintu, sementara Heechul langsung pergi ketempat duduknya.

“Haaahaha….” Terdengar kembali riuh sekelas , melihat Hangeng yang salah tingkah. Semu merah wajahnya tak dapat ditutupi.

Dan sorak sorai suara mereka terhenti ketika guru yang akan mengisi pelajaran pertama hari ini, berdehem , meminta jalan kepada Hangeng agar dapat masuk kekelas. Dan dengan wajah agak malu, Hangeng segera menyingkir pergi ke tempat duduknya sembari sesekali melirik Heechul yang tengah menundukan wajahnya yang sepertinya juga terlihat bersemu.

***

Tak heran Hangeng selalu digoda oleh teman-temannya, terlebih ketika setelah berdua dengan Heechul. Anak-anak sekelas sudah tahu kalau Hangeng menyukai Heechul., Lelaki yang sebelumnya dianggap aneh oleh teman-teman sekelasnya itu menyukai Heechul, gadis baik hati penjual kue pastel. Dia lah orang yang pertama kali menghampiri Hangeng ketika dia masih menjadi anak baru dikelas 2, tahun lalu.

Hangeng yang merupakan murid pindahan dari desa, berpenampilan sangat sederhana, atau bisa dibilang norak dan kampungan oleh teman-temannya waktu itu. Dan saat itu hanya Heechul yang mau menyapanya terlebih dahulu ketika yang lainnya malah menggunjingnya. Heechul lah yang memberikan sebagian bekalnya ketika dompet Hangeng hilang dari tasnya, sementara waktu itu Hangeng merasa sangat kelaparan.

Dan karena itu semua, semua teman-teman kelas mereka, mengira bahwa Heechul menyukainya.

Heechul tidak menyangkalnya walaupun sebenarnya perasaannya pada Hangeng tidak lebih dari sekedar teman. Dan tidak juga mengiyakannya. Tetapi sikap tak tegasnya tersebut malah membuat teman-temannya semakin menjadi menggosipkan mereka berdua saling menyukainya.

Sebenarnya hanya Hangeng yang menyukai dalam hal ini. Hangeng yang saat ini sudah bisa bersosialisasi dengan baik dengan teman-temannya pun masih tetap mempunyai perasaan terhadap Heechul, meski mereka sudah tidak seakrab dulu, yang kemana-mana selalu berdua. Hangeng kini sudah biasa dengan Donghae, Kyuhyun ataupun Yesung yang kini menjadi teman akrabnya.

Hangeng memang tidak mengumumkan atau mengumbar rasa sukanya dengan bualan kosong kepada orang lain. Dia hanya menunjukan perasaannya tersebut lewat tingkah laku perhatian yang sangat kentara dimata-mata temannya. Heechul bukannya tak menyadari perlakuan tersebut. Hanya saja Heechul tak mau berharap lebih kepada lelaki tersebut.

Terlebih saat ia tahu bahwa ternyata Hangeng adalah…..

***

TBC

Advertisements

8 responses

  1. hangeng is mine

    aigoo,, akhirnya ada ff hanchul juga,,

    jiahhhh gege kirain mau bilang bahaya kalo ntar jatuh kenapa2 malh bilang kaya gtu ,, #gubrakkkkkkkkkkkk

    ihh jangan digodain gege kasian tuh sama keluar merah gtu ,,,

    lanjuuuuuuuuuuuuuuutttttttttt

    jangan lama2

    3 November 2011 at 4:54 PM

  2. Tia

    Ternyata apa chingu ?

    8 November 2011 at 11:17 AM

  3. aikaarrahmat

    omona,,,
    ini toh crita eomma ma appaku [read: hanchul] sbelum nikah #manggut2..
    aahhh` appa malu2 heebum gtu..
    suka hanchulnya.. kkk~ xDD

    Hwaiting ditunggu lanjutannya..

    14 November 2011 at 2:12 PM

  4. namika hanabusa

    Wiii! ceritanya kerennn! ^^ serasa baca novel gt, hahaha..

    Omooo! Heechul eonni jd baik? #lirik hee-eonni

    Wah! Perkembangan yg menakjubkan! XDD #digibeng hee-eon

    Ih! Cocoknya hee-eon sm han-gege! *kya kya kya >///

    Hwaitiiing! ^0^

    15 August 2012 at 7:50 PM

  5. @iaiatria

    next..next next.. first story yg aku baca tentang hanchul hehe ini dia masa muda orang tua kyumin #plakk ngarang haha

    18 December 2012 at 6:05 AM

  6. annyeong reader baru…. suka banget ma ceritanya. tapi kok dikit… next part dech….

    10 March 2013 at 4:07 PM

  7. baru baca, udah kelar aja…

    annyeong reader baru nih…
    mohon bantuannya ya 🙂

    4 December 2013 at 5:11 PM

  8. kiki amalia azhari

    annyeong haseo ^^ saya new reader di sini
    gak bisa bayangin pas hangeng keilangan dompet terus masang muka kelaparan huaaaaaa gak tegaaaaa.

    17 January 2014 at 10:12 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s