Read it and Enjoy it ~

SUPER JUNIOR COUPLE’s Fanfiction // Genderswitch // Romance // Friendship // Your Man Part 2

Tittle : Your Man
Part : 2 of ?
Cast : Super Junior couple
Author : LidyaNatalia
Genre : Romance, Friendship , Hurt
Length : Chaptered
Rate : Teen
Warning : Some typos, Bored story, Don’t Like Don’t Read!! Cerita ini berseries dan kedua tentang SiBum dan Kyumin couple 🙂
Summary : No summary , Just read it and give comment !

***

Heechul yang sudah duduk ditempatnya kini, menoleh ke arah teman sebangkunya yang masih sangat terlihat sibuk.

“Kau sedang apa, Bummie?” Tanya Heechul penasaran

Kibum menyodorkan sebuah buku ke arah Heechul sebagai jawaban dari pertanyaan teman sebangkunya tersebut.

“Lagi!!?” Tanya Heechul kemudian.

Kibum menangguk lemah.

“Alasannya kali ini?” Tanya Heechul seperti sudah biasa melihat kesibukan Kibum tersebut.

“Kemarin sehabis main basket dan rapat osis, dia kelelahan. Sehingga tidak sempat untuk mengerjakannya.” Jelas Kibum.

“Harusnya…”

“Ehem,” Seru Donghae. “Jadi sekarang sudah sampai tahap berangkat bareng ya ,, Han!?” Tambah Donghae kemudian bertanya pada Hangeng.

Obrolan Heechul dan Kibum agak terhenti sejenak, ketika Donghae tiba-tiba mengeluarkan suara bertanya pada Hangeng yang masih berada di depan kelas. Membuat Heechul dan Kibum sontak menoleh ke arah Donghae.

Kibum melihat ke arah Heechul curiga seraya menautkan kedua alisnya. “Kau datang dengannya, Chullie?” Tanya Kibum.

Heechul mengerutkan keningnya, “Ne, memangnya tadi kau tidak lihat aku masuk kekelas bersama dia Bummie?” Tanya Heechul balik.

Kibum menggelengkan kepala, “Ani, mungkin karena terlalu sibuk mengerjakan tugas milik Siwon ini.” Jawab Kibum seraya mengangkat 3 buku latihan berisi soal-soal yang harus dia selesaikan sebelum waktu istirahat tiba , sembari memaksakan senyum kecil.

***

Dibangku taman sekolah , tepatnya didekat pinggir lapangan basket, seorang siswi tengah duduk sembari melihat ke arah lapangan, menonton para siswa pemain basket yang tengah asik latihan untuk turnamen basket mereka minggu depan.

Tidak ada siapapun disisi kanan kirinya, hanya seorang diri dibangku itu. Dia memang tidak terlalu suka suara bising para siswi lain yang tiap kali menonton tim basket putra tersebut, pasti selalu riuh dengan teriakan mereka yang memanggil nama-nama dari tiap pemainnya.

Dia lebih memilih sendiri. Sembari memegang 3 buah buku ditangannya, dia menonton tanpa ekspresi sama sekali, padahal salah satu dari kumpulan pria-pria jangkung tersebut adalah namjachingunya. Dia bahkan hanya dapat meremas buku yang dipegangnya ketika menyaksikan lemparan bola ke ring yang gagal dilakukan oleh kekasihnya, dan apabila berhasil pun dia hanya sedikit mengendurkan remasannya pada buku tersebut.

Sungguh tanpa ekspresi berarti. Walau begitu, sebenarnya hati dan perasaannya gemas dan kalut tiap kali menyaksikan kekasihnya tengah berada di lapangan basket tersebut.

Setelah 10 menit, akhirnya pertandingan quarter pertama selesai juga. Kibum tersenyum kecil, ketika mendapati Siwon, namjachingunya, berjalan ke arahnya.

“Gyaaaa!!! Siwon oppa!!!” Seru siswi-siswi kelas satu , yang merupakan penggemar Siwon.

Siwon hanya tersenyum membalas sapaan brutal mereka.

“Oppa ini untukmu.” Ujar seorang gadis mungil seraya memberikan sebotol isotonic pada Siwon.

Lagi-lagi Siwon hanya tersenyum untuk menolaknya secara halus. Dan kemudian langsung berlari menuju kekasihnya duduk menatapnya lurus.

Jujur saja, Kibum merasa sesak didadanya melihat itu semua. Tidak heran memang mengapa banyak siswi yang menyukai Siwon, bahkan kelas satu yang baru masuk ke sekolah ini beberapa bulan pun tidak malu menyatakan bahwa mereka penggemar seorang Choi Siwon.

Tapi, Kibum bisa apa? Mau marah-marah pada anak kecil itu? Tidak mungkin. Dia terlalu gengsi untuk meladeni mereka , meskipun kadang perasaan tak suka menghampirinya. Bukan gengsi untuk mempertahankan image baik. Tapi gengsi kepada dirinya sendiri, itu bukanlah hal penting yang harus dia urusi.

Yang penting Siwon tetap melihatnya meskipun banyak wanita yang memandangnya. Siwon tetap memilih bersamanya, meskipun banyak wanita yang lebih pantas mendampinginya. Itu menurut Kibum.

“Bummie…” Seru Siwon ketika sampai dihadapan yeojachingunya dengan keringat membanjiri seluruh wajah dan tubuhnya.

Kibum berdiri, kemudian menyerahkan sekaleng minuman isotonic untuk Siwon tanpa bicara apapun.

Dan Siwon menerimanya dengan senang hati, “Kau tahu saja kalau aku sedang haus,” Serunya sambil kemudian mengusap puncak kepala Kibum halus.

Siwon membuka pengait kaleng tersebut dan kemudian menghabiskan isinya dalam waktu kurang dari semenit. Kibum memandangi Siwon sambil tertawa kecil, ‘Sepertinya dia benar-benar haus.’ begitu batin Kibum berbicara.

“Gomawoyo, Bummie..” Ucap Siwon kemudian.

Kibum membalasnya dengan anggukan kecil, “Oh iya ini tugasmu, sudah selesai semua.” Ucapnya sembari menyerahkan 3 buah buku tulis yang sedari tadi dipegannya.

Siwon menerimanya, kemudian melihat-lihat isi bukunya. Sementara Kibum terus memandangi wajah Siwon yang terlihat penuh dengan peluh tersebut. Spontan, Kibum mengambil sebuah handkerchief soft blue dari sakunya dan kemudian mengusap keringat yang memenuhi pelipis Siwon.

Sontak Siwon yang mendapat sentuhan secara tidak langsung dari kekasihnya tersebut, langsung mengalihkan pandangannya dari buku ke wajah Kibum yang tengah asik membersihkan wajahnya.

Siwon tersenyum senang, dan kemudian meraih wajah Kibum dan mengecup sekilas pipi sebelah kanan Kibum, “Gomawoyo chagiya..” Bisiknya tepat ditelinga Kibum.

Kecupan sekilas tersebut berhasil membuat raut wajah Kibum dipenuhi rona merah. Kontan, dia langsung menundukan wajahnya malu, dan menarik tangannya.

“Ayo kekantin,” Ajak Siwon. “Aku yakin kau pasti belum sarapan tadi pagi,” sambung Siwon sembari langsung meraih tangan Kibum dan menggandengnya menuju kantin.

Kibum mengikuti Siwon dari belakang, “Darimana kau tahu?” Tanyanya polos.

“Wajahmu terlihat pucat, Bummie. Kau pasti belum makan, bukankah sudah berkali-kali kukatakan , kau harus makan dulu sebelum membantu mengerjakan tugas-tugasku..” Ujar Siwon.

“Mian , tadi aku tidak sempat..” lirih Kibum.

“Baiklah kali ini kau kumaafkan Bummie, asal kau mau makan bersamaku dikantin.”

“Tunggu..” Seru Kibum membuat Siwon menghentikan langkahnya.

Siwon menoleh ke arah Kibum.

“Bagaimana kalau makan dikelasku saja? Aku sudah membeli pastel tadi.” Tawar Kibum.

“Oh, pastel Chullie ya?” Tany Siwon.

“Ne..”

“Yasudah, ayo kita kekelasmu, Bummie..” Seru Siwon sembari menggandeng tangan Kibum lagi, mengajaknya untuk segera berjalan.

“Ne, ayo!!” Sahut Kibum senang.

***

“Brak!!”

Terdengar suara gebrakan meja tatkala Kibum dan Siwon baru saja ingin memasuki kelas Kibum. Kibum yang terkejut langsung bersembunyi dibelakang Siwon, sementara Siwon tetap berdiri didepan pintu. Mereka mengurungkan niatnya untuk segera masuk dan lebih memilih menunggu diluar kelas.

“Pokoknya sekali lagi kulihat kau bersamanya lagi, tak akan kumaafkan.” Seru sebuah suara lantang seorang namja dari dalam kelas.

Setelah itu dari dalam kelas mereka , keluarlah sosok Cho Kyuhyun , yang tak lain tak bukan adalah teman sekelas Siwon.

Setelah Kyuhyun berlalu, Kibum langsung berlari masuk kedalam kelasnya, dan benar saja apa yang dia khawatirkan. Dia melihat Sungmin , teman sekelasnya sedang menangis sekarang ditempat duduknya.

Perlahan Kibum dan Siwon menghampiri Sungmin yang tengah sesegukan menangis tanpa suara tersebut, “Minnie,,,” Lirih Kibum yang kemudian duduk dihadapan Sungmin, sementara Siwon berdiri disamping Kyuhyun.

“Kenapa lagi?” Tanya Kibum sembari mengusap lengan Sungmin. “Apa dia menyakitimu lagi?” sambungnya kemudian.

“Ani,,” Ujar Sungmin sembari menggelengkan kepalanya. “Dia tidak pernah menyakitiku, t-tadi dia hanya salah paham saja..” Jelas Sungmin seraya menghapus kedua air matanya.

“Apa karena, Siwon mengantarmu pulang kemarin?” Tanya Kibum.

Sungmin menganggukan kepalanya.

“Aisshhh,,. Dasar egois!!” pekik Kibum agak emosi.

Siwon memegang pundak Kibum, Kibum menoleh ke arah Siwon, dan Siwon langsung menggelengkan kepalanya.

“Mian, Minnie, aku hanya mengkhawatirkanmu..” Ucap Kibum pada Sungmin kemudian.

“Gwaaenchana, Bummie, aku tidak apa-apa. Aku ke toilet dulu ya, Bummie, Siwon..” pamit Sungmin kemudian langsung beranjak pergi meninggalkan Sibum couple yang sekarang hanya berdua dikelas Kibum.

Kibum memandangi punggung Sungmin yang beranjak menjauh. Walaupun tidak terlalu dekat dengan Sungmin, tapi dia tetap tidak tega melihat teman yang masih sekelas dengannya tersebut diperlakukan seperti itu oleh orang lain.

Lamunan Kibum dibuyarkan oleh Siwon yang langsung merengek menanyakan pastel yang katanya sudah dibeli oleh Kibum.

“Bummie, mana pastelnya?” Tanya Siwon.

“Oh, iya, aku lupa. Ayo ketempatku..” Ajak Kibum ke tempat duduknya.

Setelah itu, Kibum langsung mengambil kotak biru berisi pastel yang telah dibelinya dari Heechul sebelum istirahat tadi.

“Ini..” Serunya pada Siwon menyuapkan satu buah pastel kemulut Siwon. “Bagaimana?” tanyanya setelah Siwon mengunyah pastel tersebut.

“Tentu saja mashita!!” Seru Siwon setelah dengan susah payah menelan makanan didalam mulutnya tersebut. “Kau juga harus makan,,” Ucap Siwon seraya mengambil satu pastel dan menyuapkannya pada Kibum juga.

Kibum pun membuka mulutnya menerima suapan dari kekasihnya tersebut. Bagaimanapun, dia tidak menyesal sempat merasa lemas karena belum sarapan. Karena pada akhirnya dia bisa makan berdua dengan Siwon, walau hanya dengan Pastel.

***

Jam istirahat sudah habis. Bel pun sudah berbunyi, Siwon telah kembali kekelasnya, Heechul telah selesai menjajakannya pastelnya, dan semua murid kelas XII IPA 2 pun sudah berada didalam. Hampir, karena masih ada satu murid yang masih berada diluar kelas.

Seongsaenim pelajarannya pun telah masuk, tetapi kursi disebelah Ryeowook masih tetap kosong, penghuninya belum kembali kekelas.

“Wookie!”

“Ne seongsaenim,,”

“Kemana Minnie?” Tanya Shin Seongsaenim penasaran.

“Molla, seongsaenim, sewaktu aku dikantin tadi dia sudah kembali duluan kekelas, tapi ketika dikelas aku tidak mendapatinya. Mungkin dia ijin.”

Kibum mengerutkan keningnya. ‘Ijin? Bukankah tadi Sungmin bilang dia pergi ke toilet?’ batin Kibum. Kibum baru menyadari kalau ternyata sudah lebih dari 20 menit, Sungmin belum kembali!

“Oh, begitu.” Sahut Shin seongsaenim.

“Permisi!!” Seru seorang siswa.

Kontan, semua murid IPA 2 langsung menoleh.

“Ada apa?” Tanya Shin seongsaenim.

“Itu, Seongsaenim, kata teman murid perempuan kelasku, Sungmin noona pingsan di toilet..”

“Mwo??!” Sontak semua wajah didalam kelas itu terkejut. Shin Seongsaenim pun langsung keluar disusul semua muridnya dibelakang, sementara itu Ryeowook malah mengambil handphone nya dan menghubungi seseorang.

“Kyu, Minnie pingsan ditoilet!!”

“…”

“Mwo!!?? Aisshh!!!”

‘Flip’

Ryewook langsung mematikan handphonenya dan memasukannya kedalam saku bajunya kembali. Dan kemudian langsung menyusul teman-temannya.

***

TBC

Tinggalkan jejaknya ya readers 😀
Ghamsa ^^

Advertisements

7 responses

  1. hangeng is mine

    aigoo si kyu diapain tuh si minnie sampe pingsan didalam kamar mandi ,, ehm sibum romance amat kayanya ,,,, mana hanchull momentnya kok gg ada ?

    lanjuttttttttttt

    5 November 2011 at 2:22 PM

  2. aikaarrahmat

    omona.. kibum ak jg mau prku dikerjain sama kamu..|
    pasti betul smua tuh ^^
    hanchulnya munculin lagi dong~

    14 November 2011 at 1:53 PM

  3. namika hanabusa

    aaah! what happened with you, umma?!

    wih, ceritanya keren

    15 August 2012 at 7:59 PM

  4. wuihhhh tunggu deh…
    kibumnya gak cemburu waktu siwon nganterin umin????
    kok kayaknya sibumnya flat2 ajah yaa… kebawa sifatnya bummie nihhh
    siwon gak protes kibumnya coolcool ajh??? u,u

    8 September 2012 at 5:10 PM

  5. Ming pingsan? kenapa?

    10 March 2013 at 4:23 PM

  6. kiki amalia azhari

    jadi ini engga ada sunbae sama hoobae yaaa? semuanya satu line
    kyaaaaaa suka sama ceritanyaaaaaa XD

    18 January 2014 at 12:40 PM

  7. kyumi wijayanti

    waduh kenapa si sungmin pingsan di toilet. tolongin donx kyu,

    8 April 2014 at 12:15 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s