Read it and Enjoy it ~

KyuMin’s Fanfiction / Genderswitch / Romance / Friendship / Nerd Girl

Tittle : Nerd Girl

Part : 1 of ?

Cast : Super Junior couple

Author : LidyaNatalia

Genre : Romance, Friendship

Length : Chaptered

Rate : Teen

Warning : Some typos, Bored story, Don’t Like Don’t Read!! Nerd Fiction by Nerd Writer -____-

A/N : No comment -___-

***

Diriku memang hanyalah diriku..
Tak bisa berubah menjadi dirimu..
Tak bisa menjadi orang yang ada disisi hidupmu..

Aku hanya ingin mencoba mencintaimu..
Tanpa mengharap balas darimu
hanya perlu kau tahu..
Disini ada aku.

Aku itu terlalu mengagumimu atau malah menyayangimu. Aku cemburu apabila kau dekat dengan yang lain, terutama wanita. Terkadang aku bisa menerima, hanya saja kalau menurutku wanita itu memang pantas untuk dirimu. Dia baik , sempurna dan pantas untuk dirimu. Aku memang tidak berhak menentukan siapa yang pantas dan tidak untuk dirimu, tapi apa aku salah jika aku menginginkan yang terbaik untuk dirimu.

Aku menangis ketika kau menangis dan aku bahagia ketika kau bahagia, bukankah itu hal biasa yang dilakukan oleh orang yang memang mengagumi seseorang. Dan orang itu adalah aku , sedangkan seseorang itu adalah dirimu.

Jujur aku ingin tak hanya sekedar menjadi orang yang mengagumi , aku ingin lebih. Aku ingin menjadi orang yang kau kagumi juga, aku ingin menjadi orang dimana bahunya bisa kau sandarkan ketika kau sedang susah.

Meskipun mengagumimu saja sudah menjadi suatu kebahagian didalam hidupku, tak kupingkiri jika kebahagian itu akan bertambah jika kau terealisasikan menjadi milikku.

***

“Plok! Plok! Plok!” Terdengar riuhan suara tepuk tangan dari teman-teman sekelasku. Walau aku tahu itu semua hanya sikap yang dibuat-buat. Well ,s etidaknya mereka menghargaiku.

“Bagus sekali narasi puisimu itu. Kalau boleh tahu siapa inspirasimu itu, Sungmin?” Kang Seongsaenim bertanya padaku. Gosh! Apa kang seongsaenim juga mau menggodaku? Dia tahu kan?

Inspirasi narasi puisiku? Dari siapa?

Tentu saja dari dirinya. Pria berkacamata tebal , dengan tampang sombong yang kadang angkuh yang duduk disudut ruangan kelas ini.

Aku hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari guru tercantik disekolahku itu. Sekilas aku pandang pria yang menjadi inspirasi puisiku barusan.

Dan ternyata !?

Apa kubilang? Dia masih saja angkuh. Sama sekali tak memandang ke arahku. Pandangannya malah sibuk membaca buku yang dari kemarin dibacanya. Tebal, memang bukunya. Dan dalam sehari dia sudah hampir menyelesaikan buku itu. Wow. Aku saja membaca satu buah buku berhalaman 100 saja bisa seminggu baru selesai, apalagi dengan halaman mencapai 700an seperti itu.

Well , lupakan dia. Kembali pada diriku. Aku memandang Kang seongsaenim, “Boleh aku duduk?” Tanyaku kemudian.

Dan Kang seongsaenim mengangguk mempersilahkan aku duduk.

Aku berjalan menuju tempat dudukku yang bersebelahan dengannya.

Well, aku memang mengagumi teman sebangku ini. Ralat bukan sebangku tapi semeja. Tak akan muat kalau aku duduk sebangku dengannya, eits , kecuali dipangku. Hey, Sungmin ingat itu tidak mungkin, jangan berkhayal terlalu tinggi. Kalau jatuh itu sakit. Dan kau sudah sering merasakannya bukan.

Sekilas, kulirik halaman yang sudah dibaca olehnya, Gosh! Sudah bab terakhir. Damn! Itu buku dia baca atau hanya dibalik-balik saja sih?

“Apa yang kau lihat?” Tanyanya tiba-tiba membuatku gugup setengah mati.

“Ah tidak ada.” Sahutku buru-buru mencoba bersikap tak peduli. “Oh iya, bagaimana narasi puisiku tadi?” Aku mencoba bertanya padanya. Ya semoga saja dia memperhatikan penampilanku didepan tadi.

“Yang mana?”

Damn! Tidak seharusnya aku bertanya.

***

Hari ini hari Selasa, dan itu berarti ada pelajaran olah fisik. Well , aku tidak suka hari ini. Melelahkan. Terlebih pelajaran Olah fisik. Aku tidak suka mengikutinya. Jangan salahkan aku mengapa aku tidak menyukainya. Salahkan kedua orangtuaku yang melahirkan aku sebagai gadis lemah yang dianggap aneh oleh teman-teman sekelasku. Tidak bukan sekelas bahkan satu sekolah.

Tapi kalau aku tidak ikut, bagaimana aku akan mendapatkan nilai? Menyuap Shin Seongsaenim ? Tidak akan bisa!! Dia adalah guru baru yang begitu jujur. Aku suka, tapi tidak suka. Bingung? Aku juga.

Tapi bagaimanapun juga ada sedikit penghiburan dimata pelajaran ini. Yap!! Tepat sekali! Namja yang duduk disebelahku merupakan hiburan untukku dikala bosan dan kesal dengan mata pelajaran yang menyebalkan ini.

Seragam pakaian ini mudah sekali menyerap keringat , oleh karena itu setelah kelelahan habis berolahraga dan berkeringat, abs tubuh namja tersebut jadi sangat jelas terlihat.

Tapi..

Kenapa dia tidak kelihatan ya?

“Sungmin!! Maju!” Teriak Shin Seongsaenim membuyarkan lamunanku tentang namja itu.

Sekarang giliranku untuk melakukan test atletik. Lari 400 meter. Itu jarak yang terlalu jauh menurutku.

Tapi mau gimana lagi? Mau protes dan minta belas kasihan dari Shin seongsaenim ? Jangan harap akan dilayani!

*Sungmin POV end*

***

“Lihat! Jangan bilang dia akan pingsan lagi!” Seru salah satu teman sekelas Sungmin , ketika melihat Sungmin berlari dengan terengah dan susah payah.

“Hah! Dasar orang aneh. Sudah biarkan saja. Paling dia hanya ingin mencari perhatian lagi. Kau tidak ingat minggu kemarin ketika dia pingsan dilapangan ini, anak-anak setengah mati mengkhawatirkannya langsung membawa dia ke UKS. Namun ketika Sudah sampai di UKS dia tiba-tiba terbangun. Ck!” Decak salah satu teman Sungmin yang lainnya kesal.

“Benarkah ?”

“Iya. Mana mungkin aku berbohong!” Serunya kesal.

“Iya. Iya aku percaya. hey lihat , ternyata dia tidak pingsan.!” Serunya ketika melihat Sungmin sudah kembali lagi.

“Yap. 10 menit 42 detik!”

“Hosh! Hosh!” Terdengar suara nafas Sungmin yang tersengal. Setelah bersusah payah akhirnya dia dapat menyelesaikan test ini dengan waktu yang menurut dia sudah sangat baik.

“Kau baik-baik saja kan Sungmin?” Tanya Shin seongsaenim yang melihat Sungmin yang sedang dalamkeadaan terengah sembari memegang kedua lututnya.

Kontan hal itu menimbulkan pandangan jengah dari teman-temannya.

“Hey Sungmin! Kau tidak pingsan lagi?” Tanya JiHoon dengan nada mengejek.

“Hahaha, iya benar! Tumben!” Sahut JinGu menambahkan.

Dan Sungmin hanya merungut kesal sembari membetulkan letak kacamatanya. “Ani , Saenim , terimakasih sudah mengkhawatirkan aku.” Sahut Sungmin menjawab pertanyaan dari Shin seongsaenimnya barusan.

“Kau yakin? Bibirmu terlihat pucat.” Tanya Shin Seongsaenim sekali lagi ragu karena melihat bibir Sungmin mulai memucat.

“Ne, Saenim. Oh iya Saenim boleh aku ganti baju duluan. Mungkin dengan sedikit istirahat bibirku bisa memerah lagi.”

“Hah? Bisa memerah lagi hanya karena istirahat? Mana bisa?” Sahut Hyunra, salah satu teman sekelas Sungmin yang sangat antipati terhadapnya.

“Tahu! Dasar Cari perhatian!” Sebuah suara tedengar dari belakang menyahuti perkataan Hyunra

“Bukan cari perhatian, tapi cari muka!” Timpal JinGu.

“Hey ! Sudah diam semuanya!” Seru Shin Seongsaenim pada akhirnya. “Sudah Sungmin cepat kamu ganti baju dan istirahat. Bisa sendiri bukan?”

“Ne Saenim. Ghamsahae!” Ujar Sungmin sembari membbungkukan badannya dan kemudian langsung pergi menuju toilet untuk ganti baju.

Namun naas ketika sampai ditoilet dia malah terpeleset diambang pintu toilet, “Aishhh,” Sungmin mengelus buttnya yang kesakitan.

Dilihatnya sebuah pita merah tak jauh dari tempatnya terpleset. “Gosh! Mereka lagi?” Keluh Sungmin sembari mencoba bangun.

***

“TAP!”

“TAP!”

“TAP!!!”

Terdengar langkah Sungmin cepat-cepat memasuki keruang kelasnya. Dia tidak ingin tertimpa kesialan lagi. Lebih aman dan nyaman dikelas sendirian daripada dilapangan bersama teman-temannya tadi.

“Cklek!” Kenop pintu tiba-tiba terbuka ketika Sungmin baru akan menyentuhnya.

“Zho-zhoumi..” Sungmin tersentak kaget mendapati salah satu teman kelasnya ternyata ada dikelas.

Namun temannya tersebut tidak menghiraukan ekspresi keterkejutan Sungmin dan langsung melangkah pergi dengan terburu-buru.

“Huft!” Sungmin mengelus dadanya pelan, “BIkin kaget saja” Ucapnya sembari memandangi punggung Zhoumi yang perlahan menghilang dari pandangannya.

Sungmin akhirnya memutuskan untuk segera masuk dari kelasnya. Menutup daun pintu dan langsung menuju tempat duduknya yang terletak dibarisan paling sudut dikelasnya.

“Aaaa!!!” Sungmin terlonjak kaget dan langsung berteriak ketika diliatnya, si teman sebangkunya sedang duduk dilantai disudut tempat duduknya.

“Kau sedang apa dibawah situ?” Tanya Sungmin kemudian.

“Menurutmu?” Tanyanya balik.

“Tidur?” Jawab Sungmin asal.

“Anggap saja begitu!” Katanya sembari kemudian beranjak bangun dan pergi menuju ambang pintu.

“Hey!” Seru Sungmin.

Dan kontan pria itu berhenti melangkah.

“Mau kemana?” Lanjut Sungmin lagi.

“Pergi darimu!” Sahutnya kemudian melanjutkan langkahnya kembali dan pergi keluar kelas.

“Huh!” Sungmin mendengus kesal. “Dia itu!” Sungmin langsung duduk ditempatnya.

Kemudian dia telungkupkan wajah ditangannya yang sudah berada diatas meja. Menghadapkan wajah ke arah tembok dan bersiap untuk memejamkan mata.

Untuk …

memerahkan bibir kembali.

***

Sungmin terbangun ketika sayup-sayup suara keramaian teman-teman sekelasnya masuk kedalam kelas.

Salah seorang temannya yang bernama Heechul , yang duduk didepannya , menghampirinya. “Bagaimana? Sudah memerahkan bibirnya?” Tanyanya dengan maksud mengejek.

Sungmin tak menjawab dan malah tersenyum.

“Ih? Malah senyum-senyum tak jelas. Dasar Nerd!” Desis Heechul pelan tak didengar oleh SUngmin.

“Omo!!!!” Teriak HyunRa dengan kencangnya.

Somtak semua perhatian beralih kepadanya , termasuk perhatian Sungmin dan Heechul.

“Hey! HyunRa berisik!!!” Seru Heechul dari sudut kelas.

“Diam kau Chullie!!” Seru HyunRa balik. “Aduh bagaimana ini? Dompetku hilang!!” Lanjut HyunRa panik.

“Memangnya kau letakan dimana dompetmu itu HyunRa?” Tanya Soora , teman sebangkunya.

“Tadi , sebelum keluar kelas aku meletakannya didalam tasku. Tapi barusan aku periksa. Sudah tidak ada!!” Jawab HyunRa panik.

“Jangan bilang ada maling dikelas kita?” Celetuk Yesung asal.

“Maling?” Kening Soora berkerut. “Siapa?”

Kontan , HyunRa langsung menoleh kebelakang dan berjalan menghampiri meja Sungmin.

“Kau!!!” Tunjuknya pada Sungmin. “Lee Sungmin!”

Sungmin menunjuk dirinya sendiri. Bingung akan sikap HyunRa.

“Kau kan yang pasti mengambil dompetku!!

‘Hell!!’ Rutuk Sungmin dalam hati.

***NERDGIRL***

TBC

Sebagai readers yang baik. Koment yah ^^

Ghamsa ^^

Advertisements

70 responses

  1. Leeznakyu

    Jiaahhh kasian ming nya, masa, dtuduh gtu,, huwe
    ckckck si cho songong bner

    8 October 2013 at 8:26 AM

  2. Siska febriana kyuminelf

    Dih alah seenak jidat’a bae noh yeoja nuduh sungmin ckck :/
    eh itu kyu ko’ begitu bgt sih sifat’a =,= hadeh
    min mang’a sakit apa? Trus knpa dia dijauhin sm tmn satu sklh’a? Ah bnyk yg mau ditanyain 😡 tp bc next chap’a aja deh 😀
    uname twitter ku @SiskaaaFeb, oh iya mian aku ikutan komen ya 😀 hehe 😀

    7 November 2013 at 9:27 PM

  3. Yhana Emng Gokill

    Annyeong aku reader baru:D

    sepertinya hidup ming menderita yah..?
    kenapa pula temenya jahat ama dya ckck~

    24 November 2013 at 11:56 PM

  4. HildamarElf

    siapa cowok yang sungmib suka itu? si dingin berkacamata tebal? emm…

    18 December 2013 at 10:58 AM

  5. Ceritaaaa sangaaat bgus~

    21 December 2013 at 7:31 PM

  6. Mianhe saya reader bru
    emangnya kenapa ming pindah kedesa?

    21 December 2013 at 7:35 PM

  7. nova

    New reader 😀 *bow breng ming* msh bingung sma storynya…… Mngkin bru part 1 kali yahhh… Cowo’ yg cuek sma ming itu siapa?? Kyu kah?? Ap siwon?

    30 December 2013 at 1:12 PM

  8. KyuMinLau

    Whooaaa itu orang” kok pada jahat sih ama ming?!
    Aishh menyebalkan!
    Thor itu yg jdi inspirasi ming , Kyu kan ??
    Jutek bet yaaa ,

    26 January 2014 at 5:06 PM

  9. didah sarang kyumin

    annyeong author,, stelah search ff kyumin eh keluar ff ini 🙂 kyaaaa cho jahat bngt ma ming. ish jd gregetan ma karakternya kyu

    27 February 2014 at 6:21 PM

  10. didah sarang kyumin

    annyeong author,, stelah search ff kyumin eh keluar ff ini 🙂 ish jd gregetan ma karakternya kyu

    27 February 2014 at 6:22 PM

  11. kyumi wijayanti

    nah loch, siapa yang ngambil tuch dompet. jangan-jangan zhoumi.

    8 April 2014 at 9:28 AM

  12. park seung hyo

    knapa sungmin di tuduh mencuri?? Kasian minnie……

    14 June 2014 at 2:49 PM

    • park seung hyo

      fb : park seung hyo

      14 June 2014 at 7:42 PM

  13. indah

    Kasian sungmin nya wkwk

    12 July 2014 at 11:42 AM

  14. Merli Kim

    Keren dah,

    30 July 2014 at 1:22 AM

  15. aigooo.. kayaknya si dingin temen minnie kyuppa deh hihihi..

    ish, kok minnie dituduh sih?

    15 September 2014 at 7:38 AM

  16. trimesymawardini

    aigoo~ kyu dingin bnget eoh? disini kyu pke kcama juga v ttp cool ya? asyikk..KyuMin 2*nx pke kcamata ..sma kya aq deh XD #KagakNanya ….hmmhh…pasti yg nyolong Mimi-ge ni? hadeuh..oppa.. kok nakal bgtu sih? jdi ming deh yg dituduh -,- huhhh~ semoga kyu yg bkal mbelain ming… next

    2 November 2014 at 7:10 PM

  17. Kezia

    woaa~ kaya’nya ceritanya bakal seru nih…
    boleh ijin baca author-ssi? 🙂

    4 December 2014 at 5:04 PM

  18. ming010186

    Kok ming yg dituduh mencuri???? Andwe…….

    11 February 2015 at 12:22 PM

  19. VinChan23

    temen2nya ming nyebelin bnget, dh gt main tduh smbrngan aja.. plakunya bkn ming, kyknya zhoumi y? apa kyu?

    9 May 2015 at 6:30 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s