Read it and Enjoy it ~

Kyumin’s Fanfiction / Genderswitch / Fantasy / Romance / Friendship / IKIMONOGAKARI / Part 4

Tittle : IKIMONOGAKARI
Subtittle : Artillery Attack
Part : 4 of ?
Cast : Lee Sungmin , Cho Kyuhyun , and other cast
Author : Dimas GK
Editor : LidyaNatalia
Genre : Fantasy, Fighting, Friendship, Romance
Length : Chaptered
Rate : Teen
Warning : Don’t Like Don’t Read!
Lidya’s note : Okay , guys , this isn’t my Fiction , this is my friends fiction. Ehm , well , aku cuma mau saranin , baca pelan-pelan fiction ini , jangan terburu-buru , karena perlu pemahaman tinggi buat mengerti isi ceritanya #pengalaman ~
So , yang udah baca jangan lupa tinggalkan jejak ya~

Let’s check this out …

Dictionary :
Gogon = Flying dragon yang dipakai untuk serangan artileri dari udara
Ballista = meriam dengan anak peluru yang berujung runcing, biasanya dipakai untuk menghancurkan dengan serangan yang besar
Naginata = tombak dengan ujung tajam yang melengkung seperti bulan sabit

***

2 jam sebelumnya …

-Gerbang Lacrimost-

Lacrimost dikelilingi dinding benteng megah, dengan beberapa pos pengaman di 4 pintu arahnya.

Di dinding bagian utara pos yang ditempati para archer, gunner serangan jarak jauh. di dinding bagian selatan pos ditempati pasukan tambahan utara seperti warrior dan spearman, dinding bagian timur dan barat pos informasi yang menghubungkan dan memberi tahu keadaan yang satu dengan yang lainnya.

Dinding bagian utara, para penjaga berjaga seperti biasa dengan teropong dan senjata di belakang mereka. Di tengah pos pengamatan terdapat bangku komandan yang menjaga dan mengatur strategi semua pergerakan dari para bawahannya.

Salah satu bawahan terlihat bercakap-cakap dengan temannya.

“Ah, aku bosan. Seperti biasa disini tak ada apapun, tak terjadi apapun.. Hoahhmmm” ucap salah seorang dari mereka sembari melenguhkan tubuhnya,

Di dinding Lacrimost tampak beberapa prajurit jaga yang ditugaskan menjaga dinding Lacrimost dari serangan luar.

“Hei tak boleh kau berkata seperti itu, tugas kita penjaga gerbang adalah menjaga kehidupan yang ada di balik dinding ini.. Bagaimana sih kau ini?” Sela salah satu temannya yang juga merupakan seorang penjaga.

“Kita sudah menjaga gerbang ini setiap hari dan setiap malam, aku lelah kalau tak ada yang menyerang…” Jawab si prajurit kepada temannya.

“Haha… sabar saja pasti ada balasannya apa yang kita perbuat ini.” Teman si prajurit tertawa dan mereka berdua bercakap-cakap tanpa henti.

Prajurit pertama duduk mengamati langit biru dan desa di luar Lacrimost yang indah dengan teropong binokuler, ia melihat daerah luar Lacrimost dengan penduduk yang ceria, padang bunga yang berserakan di bawah mereka. Dan diujung dekat gerbang itu terlihat gunung yang menjulang tinggi . Ia mengamati pemandangan itu sampai ia melihat langit yang biru tetapi…

“Ng? Apa itu?” Tanyanya pada sang teman seprofesi ketika dia merasa melihat sesuatu yang aneh dipandangannya.

“Ada apa? Ada burung yang terbang? hehh?” Sahut sang teman.

“Bukan!! itu memang burung tapi bentuk itu… lihatlah sendiri!!” Serunya lagi seraya menunjuk dengan ujung telunjuknya.

“Memang ada apa sih?! coba kulihat, pinjam teropongmu.” Tanyanya seraya meminta paksa teropong milik temannya tersebut.

Prajurit kedua melihat dengan teropong sebuah gogon hitam bersenjata dan besar menuju ke arah mereka.

“Itu… Kau!! cepat beritakan pada komandan Janet !!”

“Baik!!!”

****

Sementara itu, para penumpang gogon hitam yang menuju Gerbang Lacrimost, di dalam Gogon itu terdapat ruang kendali yang cukup besar disitu terlihat Heechul yang duduk di kursi sedangkan Hangeng berdiri di sebelahnya.

“Nona Heechul , sedikit lagi kita sampai di gerbang Lacrimost…” lapor Hangeng.

“Hn. Baiklah kita akan menyerang seperti strategi yang kau beritahu…” Jawab Heechul masih tetap dengan gaya angkuh nan anggunnya.

“Baik.” Sahut Hangeng sigap.

“Kalau begitu, Hangeng tembak gerbang itu!!” Perintah Heechul seraya menunjuk gerbang Lacrimost .

“Baik, Nona Heechul. Sesuai rencana aku akan menambah beberapa pasukan..”

“Lakukan…!!!”

“Book Of ONI Segel #7 Bassilista!!”

Wuuungggg……

Sebuah Ballista dengan api diujungnya keluar dari Dimensi lain. Ballista langsung diarahkan ke Gerbang itu, dan…

DUARRRR !!!!!

Para prajurit disana terlempar ledakan. Hanya sedikit yang tersisa dari mereka, gerbang Lacrimost hancur. Sekarang tinggal Sedikit sisa reruntuhan dari Gerbang itu.

“Teng! Teng! Teng! Siaga 1! Siaga 1!!”

Semua prajurit yang masih tersisa mengambil panah dan pistol mereka. dan mulai menembaki Gogon itu.

“Semua pasukan!! Tembak penyerang gelap itu ! ini bukan latihan ! diulangi, semua prajurit tembak penyerang gelap itu..!”

Ratusan Prajurit keluar dengan senapan, panah dan Tongkat Sihir mereka, lalu para prajurit berpedang dan bertameng berlari melindungi kerusakan parah di Gerbang Lacrimost.

“TEMBAKK !!!! “

RATATATATTATATATAATTA!!!!!!!!

Ratusan bahkan ribuan panah dan peluru, jutaan Sihir dengan cepatnya menuju Heechul dan Hangeng

“Percuma..”

Heechul mulai berdiri dan menghadapi hujan peluru dan panah yang mengarah pada mereka. Ia mengangkat tangannya lurus ke depan dan membuka jari-jarinya seperti akan menggenggam sesuatu.

“Bunuh mereka…”

“ Medo No Shirayuki..”

Keluarlah sebuah pedang dengan aura hitam didepan Heechul lalu ia menggenggamnya, dan memasang kuda –kuda.

FLIINNNGGGG!!!

“?!!!!?!?!?!?”

Hujan panah , peluru tiba- tiba lenyap tanpa sisa.

“Apa?! Sial! Jangan berhenti !! Cepat tembak !! Pasang Gerbang ke 2 dan ke 3” Perintah Prajurit yang berada di pos pengamatan. Sepertinya dia pemimpin mereka.

“Kau! Laporkan ini ke Komandan Janet cepat!!”

“Huh.” Heechul tampak mengeluh.

Gogon itu tak berhenti , semakin dekat saja dengan Dinding Gerbang Lacrimost.

“Bawa aku kesana Hangeng!”

“Baik Nona Heechul…”

Gogon itu bertambah cepat.

Sringggg !!!

Tiba-tiba tepat di bawah kaki Heechul ada lingkaran sihir yang berputar dengan cepat.

“Book Of ONI Segel #20 Teleport!!”

Heechul menghilang, Segel Hangeng meneleportnya ke tempat yang diinginkan Heechul.

****

Gerbang Lacrimost

“ Pasukan 4, evakuasi yang terluka. Pasukan 3 tambah panah lagi!” Titah salah seorang dari mereka yang sepertinya merupakan pemimpin pasukan

“Semua jangan berhenti menembak!! Arahkan ke Gogon itu, Semuanya kuulangi!!” Tambahnya lagi

Banyak dari mereka, pasukan penjaga itu yang terluka. Para pasukan evakuasi datang dan menyelamatkan yang terluka. Tetapi, disitu banyak juga yang tewas.

Gerbang Lacrimost yang tak bisa tertembus selama perang berlangsung, Akhirnya hancur.

Sriingg !!

“Kalian semua lemah..” Heechul meloncat dari dinding dengan wajah angkuh tanpa ekspresi yang mencolok. Ekspresi datar namun dingin.

“Ah.” para prajurit tak menyadari kehadiran Heechul.

CRASSSHHHHHH

Tak disangka Heechul sudah berada di situ dan menebas dada Prajurit itu.

“Sialan Bunuh Wanita itu!!!” Titah dari seseorang yang melihat kejadian itu yang tak tak bukan adalah pasukan dari Lacrimost.

Satu persatu menyerang Heechul. Tapi, Heechul tetap tak bergeming dari tempatnya.

Dalam sekejap Heechul sudah dikepung semua prajurit berpedang. Dan mereka semua mulai menyerang kearah Heechul.

“Aaaaaa Serang !!!! “

Heechul menutup matanya dan…

****

Sementara itu, di E.L.F

Di ruangan Kepala sekolah yang dipenuhi rak-rak buku dan dokumen –dokumen rahasia tampak Janet dan Adelia duduk dan berbicara dengan serius.

“Bagaimana menurutmu bocah itu?” Tanya Mrs. Janet mulai membuka perbincangan mereka.

“Maksudmu, salah satu pewaris keluarga yang sudah punah itu?” Mrs. Adelia balik bertanya

“Hmph, kau tahu saja Adelia..” Sahut Mrs. Janet cepat tanpa berniat menyangkalnya.

“Kau hanya tertarik dengan keluarga itu, sejak kau ditugaskan untuk menjaga mereka. Kalau tak salah kakak dari anak itu muridmu juga kan ?” Tanya Mrs. Adelia lagi.

“Ya, aku tahu.”

“Kuharap kau tak memperlakukan Sungmin seperti kakaknya.” Mrs. Adelia menatap langsung mata Mrs. Janet, Mrs. Janet langsung terperanjat karena kata-kata wanita itu.

“Kau pikir aku akan melakukan kesalahan 2 kali?” Seru Mrs. Janet sedikit kesal karena kesalahan masa lalunya diungkit kembali.

“Jadi, kau ingin membayar kelakuanmu 5 tahun lalu?” Mrs. Adelia mencerca kembali.

“Bukan, Adelia” Mrs. Janet mulai berdiri. “Aku tak bermaksud membayar kesalahanku padanya. Aku hanya ingin menjaga mereka berdua, sebab, suatu hari nanti entah itu kapan, saat ini mereka berdua adalah satu. Tapi, nantinya salah satu dari mereka harus lenyap. Aku akan mencegah hal itu terjadi. Dan dengan kuberikan pedang ini ke Sungmin. Kuharap mereka berdua bisa mendengar keinginanku ini..” ujar Mrs. Janet

Mrs. Janet memandang pedang Naginata kembar yang dipampang di dinding.

“Heh, sudah kuduga kau akan berkata seperti itu . Janet..” Mrs. Adelia terkekeh dengan pernyataan Mrs. Janet.

Mrs. Janet menghela nafas, dan mengusap perlaha dinding yang catnya sudah terkelupas di depannya. “Lagipula, entah kenapa sepertinya aku akan bilang selamat tinggal kepada Sekolah ini..” ucapnya kemudian.

DRRRRAAKKK !!

Lantai dan dinding ruangan itu bergetar, Adelia jatuh tersungkur, dan Janet berpegangan ke meja murid.

“?!!?!?!”

Sesaat getarannya berhenti, Mrs. Adelia dan Mrs. Janet bangun dan melihat kearah jendela.

“Oh. Sepertinya ada keributan di gerbang…” Seru Mrs. Janet.

Mrs. Adelia masih tetap tenang.Sedang Mrs. Janet mulai gelisah, ia memikirkan sesuatu.

“Jangan –jangan dia..” Mrs. Janet mencoba menerka-nerka.

Mrs. Janet berlari ke arah pintu. Sepertinya ia tahu ‘siapa’ yang bertamu ke Lacrimost.

****

Di tempat yang sama..

TAP!

TAP!

TAP!

Kibum berjalan menyusuri koridor dengan pelan. Ia memandangi tangannya yang mengenggam pistol kembar yang diberikan diakhir pelajaran dengan Mrs. Adelia tadi.

30 menit yang lalu..

“Oh, kau datang Kibum-sshi. Bagaimana keadaan Sungmin-sshi?” Mrs. Adelia masih tetap di ruangannya, tetapi kelas itu kosong hanya ada Kibum dan Mrs. Adelia.

“Dia tak apa-apa Mrs. Adelia. Hanya sedikit shock tadi.” jawab Kibum dengan berkeringat.

“Begitu.. karena ini hal yang penting, aku akan menyampaikannya hari ini juga.” Ucap Mrs. Adelia membuat Kibum agak penasaran.

“Ngg?” Kibum mengerinyitkan dahinya.

“Mungkin, ini hanya perasaanku. Tapi, ada sesuatu yang besar akan datang ke Lacrimost. Dan perasaanku mengatakan salah satu dari kalian bertiga akan tewas. Jadi, kuberikan Pistol dan Pedang legenda Aeon ini kepada kau dan Kyuhyun. Apa kau mengerti?” jelas Mrs. Adelia dengan tenang.

“Apa … maksudmu?” Kibum menelan ludah, tak percaya.

“Ini hanya ramalanku saja..”

Kibum masih bingung dengan pernyataan dari Mrs. Adelia. Tetapi, Mrs. Adelia adalah peramal yang sudah tak diragukan lagi kemampuannya. Kata-kata yang berasal dari mulut Mrs. Adelia adalah pernyataan Absolut yang akan terjadi di kemudian hari.

“Percaya atau tidak, kau dan Kyuhyun harus menerima senjata ini. Itu saja..” Kibum terdiam dan menunduk.

“Jadi maksudmu? salah satu dari aku, Sungmin dan Kyuhyun harus mati?” Kibum terkejut. “Ini tak akan kubiarkan!! Jika ini Takdir, aku akan mengubahnya! walaupun katanya, pernyataanmu adalah pernyataan absolut. Itu akan kuubah ! itu sudah pasti!” Tegas Kibum dengan yakin.

Kibum berteriak marah. Ia berjalan menuju Mrs. Adelia dan hanya mengambil pistol kembar itu.

“Kau tak mengambil pedang Aeon milik Kyuhyun?” Tanya Mrs. Adelia masih dengan sikap tenang. Dia mengerti emosi Kibum yang jadi memuncak karena perkataanya barusan.

“Biar saja, ia mengambilnya sendiri..” Sengit Kibum.

“Jadi kau percaya pada dirimu sendiri akan menang?” Tanya Mrs. Adelia.

“Kita tak akan tahu jika mencoba kan?” Kibum balik bertanya.

Kibum terhenyak dari ingatannya, tak lupa ia mengingat nama yang diberikan Mrs. Adelia ke kedua pistol kembar itu.

“Ao bachi…”
( Ao bachi = lebah biru )

[ semakin kau melawan takdir, semakin kau akan terbawa arus dari takdir itu ]

****

Sementara itu , Gerbang Lacrimost

“Sudah selesai?” Tanya Hangeng.

“Ya. Hangeng, kita lanjut ke tahap ke -2..” Ucap Heechul cepat tak mau membuang – buang waktu.

“Baik,” Sahut Hangeng.

Tidak ada yang tersisa dari Gerbang itu. Semuanya dihabisi Heechul, yang mencengangkan Heechul tak terluka sama sekali.

“Ukhh..Sial!!” Heechul menusuk dada prajurit yang sekarat itu. Dalam seketika ia langsung tewas. “Mulai Hangeng!!”

“Segel #21 disguisa!!”

Hangeng dan Heechul kembali menaiki Gogon yang sudah bertengger di Pos pengamat.

Gogon itu langsung kembali terbang. Dan menghilang di udara.

“Hmph. Hangeng, sudah ketemu?” Tanya Heechul.

Hangeng membuka bukunya dan terlihat semacam radar di tengah halamannya.

“Belum, menurut data dari semua orang yang tadi di gerbang tak ada tanda-tanda orang itu. Tapi ada informasi bahwa Hari ini Sekolah E.L.F merekrut seseorang yang perempuan berambut pirang panjang..” jelas Hangeng.

“E.L.F , kita akan menuju ke sana.. siapkanlah bukumu, kita akan mendobrak masuk.. “

****

TBC

comment from me : Ceritanya makin menegangkan , Heechul mulai mendekat buat nyerang E.L.F buat nyari dan ngebunuh …. well , fantasynya dapet banget , gampang dibayangin ^^

Dont forget to leave comment readers 🙂

Advertisements

8 responses

  1. Wow,menegangkan!
    Di gambar cover(?) cerita itu heechulnya serem deh,kayak sadako*plakk*.jd genrenya ky horror gtu deh..
    Heechul itu makhluk apa sih?kok dia kebal?
    hangeng itu anak buah heechul ya?
    Siapa di antara kyuhyun,sungmin,dan kibum yang akan mati?
    Semoga jangan kyu,di last take dia udh,sekarang gantian dong
    *plakk
    cerita yang masih penuh pertanyaan o_O
    hehe,mian ya klo komentnya kepanjangan..tapi lebih panjang lebih baik kan?
    Lanjut yaa

    24 March 2012 at 3:03 PM

  2. Kyumin Aegya

    pas di chap brapa gitu, kan sungmin mimpi kalo dia mati.. hoaaaaa smoga ga trjadi deh

    2 July 2012 at 9:44 PM

  3. Iin artie

    Enak banget tuh hangeng tinggal baca buku trs *taraaaa tjd bnyak hal mngerikan,,
    mkin deg-deg’an

    8 October 2012 at 8:43 PM

  4. hye ri :)

    mereka ngincer sungmin
    astaga kyu selamatkan sungmin!!

    13 February 2013 at 12:08 AM

  5. widi

    Ini bnr2 wowwwwww bgt. Hechul menghabisi smw prajurit tanpa luka dtbuhy….
    Trs sp yg bkl mati diantr mrka br3

    26 February 2013 at 8:37 PM

  6. Putri407

    Eoh ?
    Heechul ratu yg kejam #digaplok

    21 September 2013 at 1:23 PM

  7. kyumi wijayanti

    waduh suasananya udah mulai memanas. peran sudah dimulai… menarik..menarik.

    9 April 2014 at 9:22 AM

  8. ayu vitamin

    makin penasaran+menegangkan..
    Kalo cerita kayak gini lebih menarik sad ending gtu .. Mwehehe 😀

    @im_IAL

    10 January 2015 at 9:14 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s