Read it and Enjoy it ~

Secret Admirer / KYUMIN’s Fanfiction / Genderswitch / Romance / Friendship / Part 1

Tittle       : Secret Admirer

Part         :  1 of ?

Cast        : Super Junior couple

Author     : LidyaNatalia

Genre      : Romance, Friendship

Length     : Chaptered

Rate         : Teen

Warning    : Some typos, Bored story, Don’t Like Don’t Read!! Jangan jadi plagiator!!

Inspired by Crazy Little Thing Called Love , but story is different from that’s J

Happy Read ^^

Lets check it out …

***

P.R.E.V

“Dasar Sungmin !! Udah dibantuin , tapi ngatain kita gila!” Gerutu Kibum.

“Tau tuh. Mana itu anak baru iyain juga lagi.” Timpal Heechul.

Ryeowook menutup mulutnya dengan kedua tangannya untuk menahan tawa.  Namun percuma , suara kikikan kecilnya masih terdengar di telinga Kibum dan Heechul. Membuat mereka kemudian menoleh ke arah Ryeowook.

“Hey! Ryeowook kau juga tahu!” Seru Kibum sembari kembali duduk ditempat duduknya.

“Eh masa? Aku juga?!” Ujar Ryeowook sembari menunjuk dirinya sendiri. “Ih Sungmin!!!”

***

-CHAPTER 1-

“Kriettt!!!”

“Eh , kau masih di-sini…?” Tanya Sungmin gugup ketika mendapati Kyuhyun masih berada didepan pintu Ruang Guru sejak awal Sungmin masuk tadi.

Kyuhyun mengangkat tubuhnya dari dinding ruangan tersebut. “Aku hanya menjaga amanat dari teman-teman sunbae.. ” Jawab Kyuhyun singkat tanpa senyum , terlihat dingin meski padahal dia terlihat gugup.

Sungmin jadi kikuk mendapati jawaban Kyuhyun yang tidak sesuai dengan harapannya.

“Tidak perlu , kau kembali saja kekelasmu. Aku bisa kembali sendiri.” Ucap Sungmin yang langsung mendapat persetujuan dari Kyuhyun yang kemudian langsung pergi dari hadapannya.

“Tidak secepat itu juga bisa kan?” Desah Sungmin kecewa.

Dengan malas Sungmin melangkah menuju kelasnya. Dimainkannya hiasan kelinci yang ada dibandonya dengan gemas dan sejurus kemudian dilepasnya bando itu dari kepalanya. “Beda amat tadi sikapnya waktu ada Kibum , Heechul sama Ryeowook… Issshhh….” Sungmin kembali menganiyaya bando kelincinya itu.Dengan gemas dia gigit hiasannya.

“Brukk!!!” Sungmin menghempaskan tubuhnya di sandaran bangku tempat duduknya.

“Lho , kau kenapa , Min?” Tanya Heechul bingung karena teman sebangkunya itu tiba-tiba saja datang dengan wajah cemberut.

Sungmin menggeleng. Terlalu malas untuk menjawab.

“Eh , ngomong-ngomong gimana tadi si Kyuhyun – Kyuhyun itu?” Tanya Ryeowook cepat.

Sungmin mendelik. Dilemparkannya deathglare tajam ke Ryeowook. Ryeowook langsung bersembunyi dibalik punggung Kibum ketika mendapat tatapan tajam dari sahabatnnya itu.

“Kau kenapa sih Minnie? Ditanya bukannya menjawab malah mendelik?” Kali ini giliran Kibum yang melempar pertanyaan pada Sungmin.

Sungmin menghela nafas panjang. “Kyuhyun itu ternyata orangnya nyebelin..” Sungut Sungmin.

“Nyebelin kenapa?” Tanya Heechul.

Sungmin kembali menghela nafas. “Tadi ketika urusanku dan saenim sudah selesai, aku keluar , nah aku pikir Kyuhyun sudah kembali kekelasnya sejak awal. Tidak tahunya dia masih ada didepan pintu.Dan ketika ku tanya kenapa dia masih ada disana , katanya menjalankan amanat kalian…”

“Lho , bagus dong! Jadi tadi kau kemari diantar Kyuhyun – Kyuhyun itu?” Tanya Kibum.

Sungmin menggeleng lemah. “Aku belum selesai berbicara , Bummie!!” Desis Sungmin. “Dia mengatakan itu dengan wajah dinginnya, tidak seperti pertama tadi. Huweeeee…..!!!” Adu Sungmin sembari memeluk Heechul.

“Lalu?” Sahut Kibum datar.

“Hiks~”Sungmin menarik kepalanya dari pelukan Heechul. “Aku bilang aku bisa kekelas sendiri dan aku suruh dia kembali kekelasnya. Eh dia langsung pergi begitu saja…” Jawab Sungmin kembali memeluk Heechul.

Kibum mengerutkan keningnya. “Tentu saja dia pergi kan kau yang menyuruhnya..” ucapnya cepat.

“Iya tapi jangan secepat itu juga kan bisaaa….” Sahut Sungmin masih didalam pelukan Heechul.

“Mungkin dia terlalu lama menunggu , jadinya dia agak kesal.” Ucap Ryeowook mencoba-coba menebak.

Sungmin kembali mengangkat kepalanya.“Mungkin juga sih, dia menungguku kira-kira….” Sungmin melihat jam dinding dibelakang kelas. “1 jam…” Lanjutnya polos.

“Pantes aja dia langsung cepat-cepat pergi…” Seru Kibum.

“Hehehe….” Sungmin menyunggingkan senyum lebarnya. “Eh , ngomong-ngomong kok Kang Saenim tidak ada?” Tanya Sungmin ketika baru menyadari dikelasnya tidak ada guru.

“Katanya Kang saenim ada rapat dengan pengurus osis untuk kemping buat anak kelas 1 nanti. Kau tahu kan Kang saenim itu penanggung jawab Osis , makanya kali ini Kang saenim ikut rapat.” Jelas Heechul.

Sungmin mengangguk-anggukan kepala tanda mengerti.

“Oh iya Minnie… tau nggak katanya kan nanti setiap ketua masing-masing dari eskul wajib ikut serta dalam kemping buat anak kelas 1 nanti lho.” Ujar Ryeowook memberi tahu Sungmin dengan gaya peri gosip kelas kakap.

“Lho? Wookie kata siapa? Kok gitu? Kita kan udah kelas 3? Kenapa masih ikut kegiatan kaya gitu? Nanti… hmpppp..” Dengan sigap Kibum menutup mulut Sungmin dengan telapak tangannya.

“Dengarkan dulu penjelasan Ryeowook, Sungmin!” Seru Kibum tanpa melepaskan tangannya dari Sungmin. Sedang Sungmin terus meronta meminta Kibum melepaskan tangannya dari mulutnya.

“Kita hanya bertugas ngawasin aja kok , Minnie , nggak sampai terlibat dalam kegiatan intensnya..” Tambah Heechul.

Sungmin mengangguk-anggukan sebagai tanda mengerti dan tanda meminta Kibum untuk melepaskan sekapannya.

“Huaahh…” Desahnya lega ketika Kibum menarik tangannya. “Berarti kalian semua ikut?” Tanya Sungmin pada Ryeowook , Heechul dan Kibum.

Ketiganya mengangguk.

“Hum , tak apalah selama ada kalian aku tidak keberatan ..” Sahut Sungmin pasrah.

Sebenarnya Sungmin sedikit malas dengan kegiatan – kegiatan seperti itu yang telah diikutinya sejak dari kelas 1 sampai kelas 2 kemarin. Dia fikir dengan beranjaknya dia kekelas 3 , dia akan benar-benar bebas, eh , ternyata masih belum juga.

“Udahlah Minnie , jangan lesu begitu…” Bujuk Heechul sembari memainkan bando kelinci Sungmin.

“Harusnya kau itu semangat mengikuti kegiatan kemping lusa…” Sahut Kibum.

“Kok?” Tanya Sungmin bingung.

“Plakkk!!”

“Aishhh , Bummie apa-apaan sih memukulku begitu , kan sakit…” Keluh Sungmin ketika Kibum menjitaknya pelan.

“Lagian kau ini keterlaluan Sungmin. Masa begitu saja lambat…” Seru Kibum gemas.

“Maksudnya apa sih? Ngomong yang jelas dong..” Protes Sungmin lagi seraya menggembungkan pipinya dan mengerucutkan ujung bibirnya.

“Maksudnya Bummie itu kau harus semangat karena dikegiatan nanti kau bisa melihat Kyuhyun sepuasnya.!!” Sahut Heechul ikutan gemas.

“Oh gitu…” Seru Ryeowook membuat Kibum dan Heechul menoleh padanya.

“Kau juga baru mengerti Wookie?” Tanya Sungmin.

Ryeowook mengangguk polos.

“Kyaaa….” Sungmin tersenyum senang sembari langsung memeluk Ryeowook yang duduk didepannya. Merasa mempunyai koloni dalam hal lambat berfikir, membuat Kibum dan Heechul menggelengkan kepalanya tak habis pikir.

****

Sungmin melangkah dengan penuh semangat sembari menjinjing koper pinky mudanya. Matanya sibuk mencari-cari dimana keberadaan teman-temannya yang juga mengikuti kegiatan kemping untuk anak kelas 1.

Dan langkahnya dipercepat ketika dia mendapati ketiga temannya yang tengah berkumpul.

“Wookie!! Bummie!! Chullie!!!” Seru Sungmin memanggil ketiga temannya sembari melambai-lambaikan tangan kanannya untuk menarik perhatian mereka agar melihat ke arahnya.

Dan berhasil. Ryeowook , Kibum dan Heechul menoleh kepada Sungmin, membuat Sungmin langsung menambah kecepatan langkahnya yang baginya sudah sangat cepat untuk cepat sampai dihadapan ketiga temannya.

“Kenapa kau telat, Minnie?” Tanya Heechul ketika Sungmin sampai didepan mereka.

“Ya… maaf tadi aku lupa meletakkan syal pink kesayanganku… jadi aku cari dulu…” Jawab Sungmin memberi alasan.

“Hem, yasudahlah ayo cepat letakkan kopermu dibagasi bus dan langsung naik kedalam bus, Minnie!” Titah Heechul sembari membantu Sungmin mendorong kopernya ke arah bus yang sudah parkir entah sejak kapan.

Setelah memasukan koper Sungmin kedalam bagasi bus, ketiga teman Sungmin beserta Sungmin sendiri langsung memasuki bus bernomorkan 4 didepan kacanya. Bus memang terbagi menjadi 6 nomor. Dengan masing-masing bus terdiri dari sekitar 30 orang murid kelas 1 dan 5 siswa kelas 3 yang menjadi perwakilan setiap ekstrakurikuler disekolah tersebut. Dan 3 guru yang menjadi pembimbing dari masing-masing bus.

Kibum , sang ketua kegiatan ekstrakurikuler Karate menjadi perwakilan dari eskulnya. Begitu juga dengan Ryeowook yang menjadi perwakilan dari eskul paduan suara , Heechul dari perwakilan eskul Cheers dan Sungmin yang menjadi perwakilan dari eskul teater.

Mereka memang mempunyai kesukaan dan kegiatan yang berbeda-beda, namun , meski begitu perbedaan tersebut tak menjadi halangan besar untuk mereka menjalin hubungan persahabatan yang erat. Mereka sudah berteman sedari pertama kali masuk kesekolah tersebut sampai sekarang sudah menduduki bangku kelas 3 SMA.

“Lho kenapa aku duduk sendiri?” Tanya Sungmin ketika melihat Kibum duduk bersama Ryeowook didepan bangkunya sedangkan Heechul memilih bangku dibelakangnya seorang diri. “Kau duduk bersamaku saja, Chullie…” Ajak Sungmin sembari menarik tangan Heechul yang sekarang tengah duduk manis dibangkunya.

Kibum dan Ryeowook sontak langsung membalikkan badannya ke belakang, sedang Heechul langsung menggeleng ke arah Sungmin.

“No! No! No! No!” Tegas Heechul dengan intonasi nada lagu I Am The Best yang dibawakan oleh 2ne1. “Maaf, Minnie kali ini aku tidak bisa duduk bersamamu…” Tolak Heechul sembari tersenyum manis.

Sungmin mengerucutkan bibirnya seimut mungkin untuk merayu Heechu. “Tapi kan aku sendiri, Chullie. Kau juga sendiri. Kenapa kita tidak duduk bersama saja?” Tanya Sungmin kemudian.

Heechul bangkit dari duduknya dan melepaskan tangan Sungmin yang memegang lengannya. “Siapa bilang aku sendiri?”

“Permisi…”

“Nah!!” Seru Heechul sembari menarik lengan seseorang yang baru saja hendak melewati Sungmin. “Aku duduk bersama Hangeng…”Ucap Heechul memberitahu Sungmin sembari mendudukan tubuh Hangeng ditempat duduknya. “Iya kan Han?” Tanyanya pada Hangeng diiringi dengan deathglare manis. Heechul memberikan isyarat pada Hangeng untuk mengangguk dengan mencontohkannya pada Hangeng.

“Ah… Iya…” Sahut Hangeng agak ragu.

“Nah! Makanya kali ini kau duduk sendiri dulu ya…” Seru Heechul sembari langsung menyuruh Hangeng bergeser ke dekat jendela hingga dia bisa duduk ditempatnya semula.

Kibum dan Ryeowook sedikit terkikik kecil melihat tingkah Heechul yang tiba-tiba langsung menarik Hangeng. Karena jujur saja, itu semua tidak ada didalam rencana mereka. Sementara Sungmin hanya merengut sebal karena Heechul lebih memilih duduk bersama orang lain ketimbang dengan dirinya.

“Yasudahlah…” Desah Sungmin pasrah sembari langsung merebahkan tubuhnya dibangku dekat jendela, sementara disisinya kosong. “Sendirian juga tak apa…” Ucap Sungmin dengan nada dibuat-buat sedih. “Sendirian selama perjalanan pulang pergi juga tak masalah!!” Kali ini dikeraskannya nada bicaranya sengaja agar Heechul mendengarnya dan balik mau duduk bersamanya.

Namun. Hasilnya nihil. Heechul malah sama sekali tak memberi tanggapan sesuai harapan Sungmin. Tidak sama sekali!

Kibum dan Ryeowook langsung berbalik lagi menghadap kedepan dan duduk saling berhadapan, “Apa Sungmin lupa kalau kapasitas bangkunya itu selalu pas?” Tanya Kibum tak habis pikir pada Ryeowook.

Ryeowook terkikik, “Memangnya dia pernah mengingat hal lain selain tentang dirinya sendiri?” Tambah Ryeowook balik bertanya pada Kibum.

Kibum menggeleng-gelengkan kepalanya tidak habis pikir dengan kepolosan temannya itu, umur sudah 18 tahun tapi sifat masih seperti anak 8 tahun , ckck!

Sungmin melirik jam tangan berwarna putih pink yang melingkar dipergelengan tangannya, harusnya bus sudah berangkat dari 5 menit yang lalu. Tetapi ini baru mesinnya saja yang dinyalakan, sementara posisi bus sama sekali belum berpindah.

“Kenapa busnya tidak jalan-jalan sih?” Gerutu Sungmin sebal. Dia paling tidak suka sama yang namanya menunggu ataupun ngaret seperti ini , meski pada kenyataannya hari ini dia juga datang agak telat -,-”

“Padahal bus yang lain sudah berangkat..” Lirih Sungmin sembari melihat ke arah luar jendela mobil.

“Permisi… boleh aku duduk disini? Tempat yang lain sudah penuh..” Seru seseorang pada Sungmin.

Sungmin mengangguk – anggukan kepalanya tanpa menoleh sedikitpun, “Iya.. iya… silahkan saja…” Ucap Sungmin sembari terus melihat ke arah bus-bus yang sudah berangkat.

“Baiklah anak-anak! Karena sudah lengkap semua kita akan berangkat sekarang!” Shin Seongsaenim berseru kepada seluruh awak bus yang ditumpangi oleh Sungmin, dkk.

Sungmin memalingkan kepalanya kedepan ketika Shin Seongsaenim berbicara. “Pantas saja baru jalan. Ternyata tadi belum lengkap toh..” Ucap Sungmin sembari manggut-manggut. “Eh? Tunggu!”

“Baru lengkap?” Seru Sungmin. “Dan …” Sungmin langsung menoleh kesampingnya dan mendapati bangku disampingnya sudah tidak lagi kosong. Bangku tersebut diisi oleh….

“Siapa kau?” Tanya Sungmin ketika mendapati orang yang tidak dikenalnya duduk bersebelahan dengannya. Sepertinya bukan anak kelas tiga. Begitu pikir Sungmin. Karena wajahnya yang sangat asing baginya.

“Ah… E… Henry imnida sunbaenim…” Ucapnya sembari membungkukan badannya sedikit.

“Sunbaenim? Kau murid kelas 1?” Tanya Sungmin.

Henry mengangguk. Sedikit takut dengan Sungmin yang menurutnya terkesan jutek dan galak membuat dia tak berani banyak bicara.

Melihat raut wajah Henry yang berubah, membuat Sungmin menyunggingkan senyumnya untuk memberikan kesan ramah pada juniornya. “Aku Sungmin… salam kenal ya Henry-ah..” Sahut Sungmin ceria .

Melihat Sungmin memperkenalkan diri sembari tersenyum sedikit membuat Henry jadi lebih nyaman. Ternyata sunbaenimnya ini tidak terlalu jutek seperti kelihatannya. Begitu pikir Henry dalam hati.

Hum , tak apalah duduk dengan hoobaenya sendiri. Daripada duduk sendiri dan mati bosan. Begitulah pemikiran Sungmin ketika Henry duduk disampingnya.

***

Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam didalam bus. Akhirnya rombongan bus Nira High School sampai juga ketempat mereka akan berkemah. Karena berangkat paling terakhir otomatis bus yang ditempati Sungmin juga sampai paling terakhir.

Henry si anak kelas 1 langsung bergegas turun dari bus meninggalkan Sungmin yang selalu saja mengajaknya berbicara selama perjalanan. Sedang Kibum, Ryeowook dan Heechul lebih memilih menunggu Sungmin yang kerepotan membawa tas jinjingnya.

“Minnie! Kau tadi duduk sama siapa?” Tanya Heechul ketika melihat punggung orang yang baru saja beranjak dari tempat duduk Sungmin itu asing baginya.

Sungmin berdiri dengan susah payah sembari mengambil tas-tasnya. “Oh… itu anak kelas 1 namanya Henry…” Ujar Sungmin memberitahu Heechul.

“Lho kau tidak duduk dengan Kyuhyun?? Ups!!” Ryeowook langsung menutup mulutnya ketika tersadar bahwa dia keceplosan berbicara. Sementara Kibum langsung memberikan deathglare padanya sembari menyenggol lengan Ryeowook dengan lengannya.

Dan Heechul memberikan isyarat jari telunjuk pada Ryeowook.

Sungmin menoleh ke arah Ryewook , menatapnya bingung. “Kyuhyun?” Tanya Sungmin pada Ryeowook.

“Eh , engga kok. Wookie cuma nanya aja , Min. Kenapa kamu nggak duduk sama Kyuhyun? Kan katanya kamu suka sama dia…” Sahut Kibum mencoba membantu Ryeowook memberi penjelasan.

“Lho emangnya Kyuhyun di bus ini juga?” Tanya Sungmin polos sukses membuat Kibum , Heechul dan Ryeowook tak habis pikir dengan temannya itu.

“Memang tadi kau tidak membaca daftar nama-nama penumpang bus ini dipintu masuk?” Tanya Kibum.

Sungmin menggeleng. “Kan tadi kalian menyuruhku untuk cepat naik. Jadi mana ada waktu untuk melihat daftar nama…” Sahut Sungmin enteng sembari berjalan turun. Diikuti ketiga temannya menyusul dibelakang.

Namun Sungmin langsung menghentikkan langkahnya tepat didepan pintu masuk bus tersebut. Dilihatnya daftar nama para penumpang yang ada didalam bus tersebut. Ditelusuri nama-nama didalam daftar tersebut dengan ujung jari telunjuknya. Dan berhenti ketika menemukan nama yang dia cari.

“Cho Kyuhyun!” Seru Sungmin. “Kenapa aku tak melihatnya ya tadi…” Tanya Sungmin pada ketiga temannya.

Sedang ketiga temannya hanya mengangkat bahunya kompak sebagai jawaban.

***

“Hey!! Kyuhyun!!” Seru Henry memanggil Kyuhyun yang tengah berjalan menuju area camp kelas 1 untuk kategori eskul paduan suara.

Kyuhyun yang mendengar namanya dipanggil reflek langsung menolehkan kepalanya kebelakang.

Henry menepuk bahu Kyuhyun ketika sampai dihadapannya. “Hey! Kyu!! Gara-gara kau minta tukar tempat duduk tadi. Aku jadi kena sial!” Keluh Henry dengan wajah masam yang dibuat-buat.

Kyuhyun kembali berjalan. “Sial kenapa?” Tanyanya kemudian.

Henry merengut kesal. Namun ikut melangkah bersama Kyuhyun menuju tempat tenda Kyuhyun akan didirikan. “Lihat telingaku!” Serunya sembari menyodorkan telinga kanannya ke arah Kyuhyun.

Dan tanpa penjelasan tambahan Kyuhyun langsung mengerti apa yang dimaksudkan Henry. “Wkwkwkk… Apa separah itu…?” Tanyanya sembari terus tertawa.

“Lebih dari parah!” Sahut Henry. “Bahkan dia tak berhenti bicara sampai bus yang kita kutumpangi berhenti! Pokoknya pulang nanti aku ingin kembali ke busku!” Seru Henry lagi.

Kyuhyun terus tertawa sembari memegangi perutnya. Melihat Henry menderita adalah kebahagian baginya.

“Kesal sih kesal… tapi liat dulu arah tujuanmu! Tempatmu itu bukan disini…! Tapi disitu!” Ujar Kyuhyun sembari membalikan bahu Henry ke arah sebaliknya. Ke arah area camp kategori eskul dance.

Henry tersenyum kecil. “Haha! Baiklah! Sampai jumpa di acara pembukaan, Kyu!” Ucap Henry sembari langsung pergi dan memutar arah jalannya.

“Yo!!”

***

Di area camp kategori eskul teater , hampir semua tenda-tenda telah berdiri dengan tegak. Semua junior kelas 1 ternyata banyak yang sudah berpengalaman dalam mendirikan tenda.  Namun masih ada satu tenda yang masih belum berdiri tegak sama sekali.

Dan itu bukan tenda anak kelas 1. Melainkan tenda seorang Lee Sungmin, yang selalu saja roboh kembali ketika Sungmin yakini sudah berdiri tegak.

“Huh!! Kenapa harus misah-misah sih tendanya?! Mana aku tidak bisa mendirikan tenda lagi.. aigoo…bagaimana ini…” Rutuk Sungmin terus-terusan.

Sebenarnya bisa saja Sungmin meminta bantuan dari hoobaenya, namun gengsi mengalahkan keinginannya untuk meminta bantuan. Apa kata dunia kalau dia minta tolong sama hoobaenya? Yah begitulah Sungmin berpikir mengenai gengsi yang harus dijaganya.

Dilihatnya ke sekeliling. Semua tenda sudah berdiri dengan tegak, penghuninya pun telah memasuki tenda masing-masing untuk berbenah. “Aku harus bagaimana…. Huweee…” Sungmin mulai putus asa ketika tinggal dirinya sendiri di area tersebut yang sama sekali belum mendirikan tenda.

“Perlu bantuan?” Seru seseorang dari arah belakang mengagetkan Sungmin. Dengan cepat Sungmin menoleh.

‘Wah tinggi sekali dia!!!’ Seru Sungmin dalam hati ketika mendapati seorang laki-laki bersurai hitam pekat berkacamata berdiri dibelakangnya.

“Eng… kalau tidak merepotkanmu…” Jawab Sungmin ketika tersadar dari kekagumannya.

Sejurus kemudian tanpa membuang waktu lama – lama. Laki-laki tersebut langsung mengambil alih tenda Sungmin yang masih tergeletak nyaman ditanah. Dengan cekatan dia mendirikan tenda tersebut dalam waktu singkat.

“Selesai!!” Ucapnya ketika tenda milik Sungmin sudah berdiri dengan tegak.

“Wah terima kasih ya…!! Cepat sekali kau mendirikannya….” Seru Sungmin senang. “Oh iya siapa namamu? Namaku Sungmin!” Seru Sungmin sembari menjulurkan tangannya ke arah laki-laki tersebut.

“Namaku Zhoumi, Sungmin-ah….” Sahutnya sembari membalas uluran tangan Sungmin. “Kau bisa panggil aku oppa kalau kau mau…” Tambah Zhoumi membuat Sungmin tercengang.

“Oppa?!!” Seru Sungmin bingung. Sungmin memperhatikan Zhoumi dari atas ke bawah. Memang tinggi sih , tapi jujur saja Sungmin sempat mengira dia ini adalah hoobaenya, karena Sungmin sama sekali tidak pernah melihat sosoknya sebelumnya. Jadi Sungmin tidak menyangka kalau dia lebih tua dari dirinya.

Zhoumi menggaruk surai belakangnya setelah melepaskan jabatannya pada Sungmin sembari nyengir gaje. “Masih belum pantas ya? Yasudah panggil gege saja…” Ucapnya kemudian.

“Gege?? Memangnya kau kelas berapa?” Tanya Sungmin kemudian.

“Aku kelas X.2 …” Jawab Zhoumi lugas.

“X.2?” Ujar Sungmin kembali mengulang jawaban yang diberikan Zhoumi. Benar ternyata dugaannya. Laki-laki ini adalah hoobaenya, tapi kenapa dia meminta dirinya untuk memanggilnya Oppa atau Gege? Itulah yang kini membuat Sungmin bingung dan bertanya-tanya.

“Mimi-ge!!!” Sebuah seruan suara mengalihkan perhatian Zhoumi yang langsung menolehkan kepalanya ke arah sumber suara.

Dari jauh , sosok yang memanggilnya tersebut memberikan isyarat kepadanya untuk segera menghampirinya. Zhoumi mengangguk menyahuti isyarat tersebut. Dan sedetik kemudian Zhoumi kembali mengalihkan pandangannya ke arah Sungmin.

“Sungmin! Aku duluan ya…” Pamitnya sembari langsung berbalik dan berlari ke arah sosok yang memanggilnya tadi.

“Aku disuruh memanggil hoobaeku sendiri dengan panggilan oppa??” Seru Sungmin tak percaya. Sejurus kemudian Sungmin langsung bertolak pinggang. “Apa aku tidak terlihat seperti anak kelas tiga?” Tanyanya sembari memperhatikan dirinya sendiri.

“Murid kelas X.2 menyuruh murid kelas XII. IPA 2 memanggilnya dengan sebutan kakak??!!”

“Oh Geez!!”

***

TBC

Gimana readers?? Ngebosenin kah?? Jadi ini bagusnya dilanjut apa engga?

Oh iya aku minta tolong jangan ada yang plagiat-in ya…

Bukannya aku sok , tapi aku udah nemuin beberapa orang yang memplagiat fanfiction aku dan mengatasnamakan itu sebagai fanfictionnya. Kalian boleh dan bisa baca karyaku yang nggak seberapa ini , tapi tolong hargai dan jangan di plagiatin. Kalian jangan berfikir aku nggak tahu.

Jujur aja , hal plagiat kaya gini yang bikin aku makin rajin naro password disetiap karyaku.

Makanya kalau kalian nggak mau repot karena password, tolong hargai aku ya…

Aku tahu semua karyaku masih banyak kekurangannya oleh karna itu aku butuh komentar , saran atau masukan. Bukan flame ataupun tindakan ke-plagiat-an.

Advertisements

8 responses

  1. cho ahrie

    lanjut aja chingu

    .kan udah terlanjur
    .aq dukung kok
    .hwaiting

    27 June 2012 at 7:32 AM

  2. wuih,..lanjuut aja chingu….
    semangat!!

    28 June 2012 at 8:49 PM

  3. hmmmm di lanjutin ajj dongsaeng
    critanya sru kok,,,,,,

    4 July 2012 at 4:27 PM

  4. Lanjut..
    Seru ni ffnya.
    Kasian si henry hahahaha
    si sungmin disuruh manggil zhoumi oppa??wkwkwkwk…ngakak di situnya.Kasian si sungmin di anggep adik kelasnya 😀
    Lanjut chingu

    8 July 2012 at 6:11 PM

  5. Anna

    ming babo banget #plakk
    kyu kayanya ngeselin bangey di sini
    mimi kocak, hahahaha

    16 August 2012 at 1:00 PM

  6. kyumi wijayanti

    ternyata kyuhyun bermuka 2, di dedapan orang sok baik ma sungmin. tapi kalo lagi ber2 berubah jadi dingin gitu. hadeh#ngelus dada

    10 April 2014 at 8:21 PM

  7. Mita

    Maksimal ffnya
    ffnya bagus
    wah sungmin polos banget
    kasian telinganya henry
    sekali lagi makasi ffnya

    8 June 2014 at 12:27 PM

  8. trimesymawardini

    wuaaa..makin seru aja!! XD tapi kenapa Kyu minta tukeran tempat duduk ma ming :/ hmmhh.. oiya chingu,, kenapa gk pke bahasa yg lebih formal ja biar lebih srekk ja gtu baca’nx :3 kkk~ chingu? dlanjut ne epepnya cz q penasaran ma klanjutannya!! >< next 😉

    1 November 2014 at 10:11 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s