Read it and Enjoy it ~

[Oneshoot] HanKyuMinChul’s Fanfiction || When You’re Looking Like That || Genderswitch || Romance

[Oneshoot] HanKyuMinChul’s Fanfiction || When You’re Looking Like That || Genderswitch || Romance

Tittle : When You’re Looking Like That

Cast : Hanchul & Kyumin

Genre : Genderswitch , Alternatif Romance, Fluff *maybe*

Rate: Teen

Length : Oneshoot

Author : LidyaNatalia

Warning : some typos , short fiction. If you do not like this couple or this Genre (read : Genderswicth) Please do not read this Fiction. Basher will be blocked.

Disclaimer: Hanchul and KyuMin belong to God and their shipper and ELF, but Donghae belong to me ^^ *gyagya* \(^_^)/

Summary : No Summary ,, Just read and enjoy it ~

A/N : Terinspirasi dari novel Ceweknya by Esti Kinasih , meski awalnya agak sama , tapi ceritanya berbeda kok ^^~ Don’t flame and Read it if you don’t mind…

Let’s check it out the story…

***

Pintu dan semua jendela ruang osis, Super Junior High School , tertutup rapat ketika Heechul dan Sungmin tiba siang itu. Wajar saja, ini sudah jam pulang sekolah , namun orang-orang didalam ruangan itu masih juga belum keluar. Menunjukan tanda-tanda mau keluar pun tidak.

“Rapat osis lagi kayanya, Min..” Desis Heechul sebal dan jengkel. “Gimana nih? Mau langsung pulang aja atau nungguin mereka dulu?” Tanya Heechul pada Sungmin yang tengah menyender disalah satu dinding tiang koridor.

“Tungguin ajalah. Udah dari tadi kan rapatnya? Mungkin aja bentar lagi selesai.” Kata Sungmin nggak tega mau ngajak Heechul pulang. Masalahnya Heechul bilang tadi dia lagi pengen pulang bareng Hangeng.

Namun setelah keduanya telah berjam-jam menunggu sampai hampir karatan atau bahkan bertelur(?), mungkin. Begitu pintu ruang osis itu terbuka , orang yang ditunggu dengan santai dan gampangnya malah menyuruh mereka pulang.

Setelah sempat terperangah di ambang daun pintu, Hangeng dengan segera menghampiri Heechul yang tengah memasang tampang bete , kesel , dongkol dan segala macem, namun tetap terlihat cantik dimata Hangeng.

“Mian , Heenim. Karena masih belum ada hasilnya aku bakal rapat sampai sore kayaknya. Kamu nggak apa-apa kan kalau pulang sendiri?” Ucap Hangeng tanpa rasa bersalah. Jelas membuat Heechul langsung emosi.

“Nggaaaakkk!!! Nggak apa-apa kok. Rapat aja lagi… sampai malem kalo perlu eh enggak sampe besok aja sekalian. Malah kalo perlu juga nggak usah pulang! Tanggung kalo cuma sampe sore mah -_-” Geram Heechul.

“Besok , sehabis pulang sekolah kita jalan-jalan sambil kencan deh. Aku janji.” Seru Hangeng.

“Kemarin-kemarin juga ngomongnya begitu!” Sahut Heechul sebal.

“Kemarin lusa juga” Sungmin langsung menimpali, “Juga kemarin kemarinnya lusa, dan kemarinnya dan kemarinnya….”

Seakan tak mendengar , Hangeng tidak memperdulikan celetukkan Sungmin. “Tapi besok janji , beneran..” Tegas Hangeng lagi mencoba meyakinkan Heechul.

“Minggu kemaren juga, Chul!!” Seru Sungmin lagi.

“Siapa yang percaya?” Sentak Heechul. “Pulang yuk, Min!” Ajak Heechul pada Sungmin.

“Heenim, please! Jangan ngambek gitu dong…” Hangeng buru-buru meraih tangan Heechul, tapi langsung ditepis oleh Heechul.

“Ngambek ?! Siapa juga yang ngambek !? Nggak bisa bedain ya orang marah sama ngambek?” Geram Heechul menahan amarah sembari menyentakkan kakinya dilantai koridor sekolah itu.

Hangeng menatap Heechul dengan pandangan memelas dan serius. “Tapi kali ini…”

“Nggak! Nggak! Nggak! Aku nggak mau denger!!” Potong Heechul sembari menutup kedua telinganya dengan tangannya.

Hangeng mengalihkan pandangannya ke Sungmin. Harapan Hangeng kini langsung beralih ke Sungmin , bestie nya Heechul. “Min , tolong jelasin ke Heechul ya , loe yakinin dia yah.” Ujar Hangeng dengan wajah sangat meyakinkan.

“Dih? Ogah! Mending jelasin dan yakinin sendiri. Yang punya urusan elo , lagian juga paling bohong dan gak jadi lagi…” Tolak Sungmin telak. Sungmin sudah sangat tahu bagaimana sifat Hangeng itu kalau sudah berjanji. Tentu saja, Sungmin kenal Hangeng bukan baru kemarin sore.

Hangeng mencibir. “Yee , ini anak bukannya bantuin , malah memperkeruh suasana..” Seru Hangeng sembari beralih lagi ke Heechul.

“Chagiyaaa…” Seru Kyuhyun yang juga ikutan keluar dari ruang osis begitu melihat Sungmin ada disitu. Membuat Sungmin melirik jengah ke arahnya. “Mian yah , aku juga kayanya nggak bisa pulang bareng kamu lagi deh..” Ucap Kyuhyun penuh sesal ke arah Sungmin.

Sungmin mengangkat sebelah alisnya dengan pandangan ‘Ini orang kumat lagi?’

“Padahal aku pengen banget pulang bareng sama kamu…” Lanjut Kyuhyun lagi.

“Ih,” Sungmin langsung buang muka ke arah lain. “Siapa yang juga pengen pulang bareng sama loe?” Sahut Sungmin kemudian. “Ayo , Chul kita pulang , lama-lama disini perasaan gue jadi nggak enak.”  Ucap Sungmin sembari menarik lengan Heechul dan membawanya pergi.

Kyuhyun terkikik sendiri. Kalau saja disekeliling mereka tidak ada Hangeng dan Heechul , pasti sudah dibekapnya yeoja yang telah berhasil dia paksa menjadi yeojachingunya tersebut.

Hangeng dan Kyuhyun pun hanya bisa menatap kepergian yeojachingu mereka dari depan ruang osis. Tidak mungkin mereka pergi dan meninggalkan rapat begitu saja. Namanya juga anggota osis. Kalau hanya anggota sih tidak masalah tidak ikut rapat. Masalahnya Mereka adalah pasukan inti di organisasi osis Super Junior High School, Hangeng adalah ketua osis dan Kyuhyun menjadi wakilnya.

Kalau ketua dan wakilnya tidak hadir. Siapa yang memimpin rapatnya ? Dan bagaimana anggotanya juga?

***

Setelah beberapa jam berkelut dengan rapat yang juga tidak membuahkan hasil . Seluruh anggota osis memutuskan untuk menutup rapat ini pada pukul 6 sore dan akan dilanjutkan besok.

Hal yang tidak terduga untuk Hangeng pada waktu itu. Gimana enggak ? Besok dia sudah berjanji akan mengajak Heecul untuk jalan. Nah kalau misalnya besok harus rapat lagi? Gimana. …

“Arrgghhh” Hangeng menjambak rambutnya frustasi. Dia sudah bisa menebak bagaimana respon Heechul nanti apabila dia membatalkan janji kencan mereka lagi. Kyuhyun sebaliknya , justru kecewa. Karena dia tahu benar, Sungmin pasti akan sangat bersyukur karena besok tidak jadi pulang bersamanya dan juga tidak jadi jalan atau kencan!

***

“Tuh , kan bener!” Seru Heechul sembari menyilangkan kedua tangannya.  “Lagi-lagi pake alesan rapat! Selalu aja begitu. Hari ini rapat , besok rapat , besoknya rapat , lusanya rapat. Dan semuanya penting! Heran aku apa yang kalian rapatin sih , sampe rapat terus-terusan ? Nggak bosen apa? Aku aja yang dengernya udah mau mati bosen.” Heechul langsung berseru sebal begitu tahu kedatangan Hangeng kerumahnya malam-malam begini.

Hangeng berdiri , mendekati kekasihnya yang tengah menekuk wajahnya itu , lalu memeluknya dari belakang.dengan mesra. Dia sandarkan dagunya ke bahu Heechul , kemudian membisikan kalimat-kalimat permohonan pengertian dan minta maaf tepat ditelinga Heechul. Hal itu sedikit membuat bulu roma Heechul bergidik kegelian. Namun kembali melambat ketika mengingat kenapa dia melakukan itu.

Mau membujuknya lagi!

Ya , harus begitu memang ,, kalau tujuan Hangeng ingin tercapai , yaitu membuat Heechul mengerti. Dan cara itu selalu berhasil kemarin-kemarin.

‘Basi’ dengus Heechul dalam hati.

***

Di rumah Sungmin, Kyuhyun juga sedang menjelaskan bahwa besok dan mungkin lusa dia terpaksa absen lagi. Namun , Kyuhyun tahu penjelasannya itu sebenarnya percuma alias sia-sia tak berguna, karena Sungmin justru akan sangat bersyukur.Telat datang menjemput sebentar saja, yeoja itu sudah langsung lenyap. Telpon kerumahnya, sering dibilang Sungmin sedang tidak ada dirumah, apalagi mencoba menelpon ke hapenya. Sungmin , memang berbeda apabila dibandingkan dengan mantan-mantan Kyuhyun yang terdahulu.

Baru Sungmin yang bener-bener suka bertingkah dan sudah diatur. Membuat Kyuhyun jadi terus memutar otak untuk menghadapinya. Untung saja dia benar-benar serius mencintai Sungmin , kalau tidak? Pasti sudah dia tinggalkan Sungmin sedari dulu.

“Ngapain dateng malem-malem begini? Mana malem jumat lagi..” Tanya Sungmin.

Kyuhyun menatap wajah Sungmin yang sama sekali tidak berkenan dengan kehadirannya itu.

“Ada yang mau aku omongin , Minnie..” Ucapnya lembut.

Sungmin menanggapinya dengan tampang malas. Kyuhyun berdehem , mencoba menampilkan wajah sesedih mungkin, biar lebih meyakinkan. “Besok pagi kayanya aku nggak bisa jemput sama anter kamu pulang deh soalnya…”

“Oh , nggak apa-apa..” Potong Sungmin cepat sembari memasang wajah pengertian yang terlalu berlebihan.

Belum juga Kyuhyun selesai berbicara sudah dipotong oleh Sungmin.

Kyuhyun mengambil nafas panjang-panjang mencoba menahan kesabarannya. Dan berniat melanjutkan perkataannya yang tadi dipotong Sungmin.

“Rapat yang tadi belum …”

“Iya aku ngerti kok… nggak apa-apa…”

Dipotong lagi! Kyuhyun mendesis jengkel. Bola mata obsidian nya menatap Sungmin tajam. Tapi Sungmin menentang tatapan itu dengan berani. Iyalah , dirumah. Coba diluar? Tidak bakalan Sungmin berani.

“Bisa aku ngomong sampe selesai?” Tanya Kyuhyun lagi. Kali ini tersirat rasa jengkel didalam nada bicaranya.

“Nggak usah. Aku udah tahu kok. Rapat Osis tadi belum selesai kan? Terus mau dilanjutin besok pagi sama habis sepulang sekolah? Makanya loe eh kamu nggak bisa jemput dan anter aku besok. Mau rapat apapun, pokoknya ada rapat aja! Iya kan? Bener kan?” Ujar Sungmin panjang lebar.

“Nggak pengen tahu rapatnya ngebahas tentang apa?”

“Nggak sama sekali.” Sahut Sungmin enteng.

“Tapi aku pengen ngasih tahu kamu..” Tandas Kyuhyun mencoba tegas.

“Tapi aku nggak pengen tahu!” Pekik Sungmin dengan tegas juga. “Udah sana pulang! Udah malem! Hoamzzz , tuh kan aku nguap , udah waktunya tidur berarti!” Ujar Sungmin mencoba mengusir Kyuhyun terang-terangan.

Kyuhyun melirik ke jam dinding yang ada diruang tamu Sungmin. “Ini baru jam setengah delapan Minnie, masa iya udah mau tidur.” Ujar Kyuhyun tak percaya.

“Ih , suka-suka dong , mau jam setengah delapan kek , setengah kilo kek , pokoknya kalo aku ngantuk ya ngantuk.” Tegas Sungmin.

“Setengah kilo itu berat, Minnie, bukan jam.” Ralat Kyuhyun.

“Ahhh , nggak perduli. Udah sana pulang!” Seru Sungmin sembari mendorong tubuh Kyuhyun keluar dari rumahnya.

“Huh!” Dengus Kyuhyun. “Iya aku pulang. Sama pacar sendiri gitu amat ..” Gerutu Kyuhyun.

“Gasuka? Yaudah kita putus aja..” Sahut Sungmin enteng, berharap Kyuhyun mengiyakannya.

“Eh , enggak nggak nggak. Enak aja , yaudah aku pulang. Eh Minnie itu lihat Hyaku keluar dari kandangnya..” Tunjuk Kyuhyun ke arah kanan Sungmin.

Sungmin menoleh mengikuti arah telunjuk jari Kyuhyun, “Mana?”

“Chu~”

Kyuhyun berhasil mengambil satu kecupan , meskipun hanya dipipi Sungmin dan langsung beranjak pergi.

Sungmin mengusap-usap pipinya ah mungkin  lebih tepatnya mengelap pipinya. “Cium-cium sembarangan!” Gerutu Sungmin yang kemudian masuk kedalam rumahnya.

***

Heechul kembali dibuat kesal semalam, hingga pagi ini pun wajahnya masih belum bisa sumringah. Gimana bisa? Pacar dateng kerumah bukannya ngajak jalan atau kencan tapi malah mau ngebatalin janji!! Err… siapa yang nggak bete coba?

Makanya nggak mengherankan kalo kali masih pagi wajahnya udah kaya kertas origami kusut. Dan alhasil, Sungmin sang sahabat harus rela jadi tempat curhat colongan pagi-pagi gini.

“Ya ampun loe kenapa Chullie?” Tanya Sungmin pada Heechul yang lagi-lagi harus berangkat sekolah bersamanya.

“Gue marah banget , Minnie!!” Geram Heechul sembari mengepalkan kedua telapak tangannya gemas.

“Mereka kan emang selalu begitu, mentang-mentang demi organisasi kerjaannya rapat mulu…” Sahut Sungmin mencoba memaklumi kegiatan rutin duo Osis tersebut.

“Tapi kan nggak bisa gitu terus Min! Emangnya mereka tuh nganggep kita tuh apaan? Nggak ada jalan lain , kita harus bales dendam!!” Seru Heechul dengan semangat membara.

“Balas dendam ? Hahaha , buat apaan, Chul?” Tanya Sungmin bingung pada Heechul.

Kalo Heechul mungkin mau balas dendam karena emang dia kesel, marah, bete, serta nggak terima karena Hangeng lagi-lagi ngebatalin janji mereka. Nah kalo Sungmin? Dia kan justru terharu, seneng dan bahagia banget karena nggak jadi diajak kencan sama Kyuhyun. Nah jadi ngapain Sungmin harus balas dendam? Malah menurutnya dia harus bersyukur sama Osis yang terus-terusan ngadain rapat. Ckck! Sungmin! Sungmin!

“Ya , buat ngebales mereka lah! Kita bikin mereka kesal balik aja karena udah batalin janji seenaknya… Loe setuju kan Minnie?” Tanya Heechul meminta persetujuan dari sahabat setianya itu.

“Hah?!! Kesel balik??” Tanya Sungmin mengulang pernyataan Heechul.

Heechul mengangguk sembari tersenyum.

“Kapan gue pernah kesel sama Kyuhyun gara-gara dia ngebatalin janji?!!” Tanya Sungmin sekali lagi pada Heechul.

“Ahhh… Sungmin… ayolah bantu teman loe yang manis ini ya ya ya…” Rayu Heechul sembari bergelayut manja dilengan Sungmin. “Pokoknya mereka harus dapet balasan!!” Tambah Heechul sembari mengepalkan tangannya kuat-kuat dengan wajah kesal kembali tertekuk.

“Hahaha , iya-iya. Yaudah mukanya jangan ditekuk gitu lah..” Ucap Sungmin akhirnya menyetujui.

Ingat! Bagaimanapun dia menyetujuinya karena Heechul, bukan karena Kyuhyun!

“Gimana nggak ditekuk. Itu orang seneng banget ngebatalin janji lagi seenak jidatnya.” Sahut Heechul jengkel. “Bete nggak sih kalau loe jadi gue, Min?” Tanya Heechul.

Sungmin menggeleng cepat, “Enggak sama sekali. Malah bagus banget. Rasanya free banget…” Ujar Sungmin sembari melebarkan kedua tangannya dan itu mengenai wajah Heechul.

“Aisshhh!! Dasar Sungmin!! Nggak bisa apa ya, sekali aja mikirin si Kyuhyun tengil itu.?” Tanya Heechul.

“Dia?? Nggak! Buat apaan coba?!” Sahut Sungmin enteng.

“Eh , gitu-gitu dia namjachingu loe, Minnie.” Ujar Heechul mengingatkan Sungmin.

“Iya namjachingu terpaksa!! Ahhh , lagian kenapa juga itu namja tengil bisa suka sama gue?” Tanya Sungmin sebal.

“Yee!!!  Mana gue tahu.. makanya jangan suka tebar pesona kalo didepan dia..” Ledek Heechul.

“Tebar pesona sama dia? Ya ampun!! Chul , kapan gue tebar pesonanya, itu orang tiap hari gue jutekin juga kebal. Masa iya gue mau tebar pesona sama dia..” Ucap Sungmin mencoba menyangkal.

“Hahaha , ya kali aja , Min..”

“Yeee ini anak , tadi mukanya nekuk sampe berapa lipatan tau , eh sekarang malah ngeledekin -_-!” Kali ini ganti Sungmin yang malah menekuk mukanya berlipat-lipat karena Heechul terus menggodanya.

Sedang Heechul malah terkikik berhasil menggoda Sungmin.

“Eh eh Chul liat tuh!!” Seru Sungmin sembari menunjuk ke arah ruang osis. “Itu Hangeng kan? Nah lho dia selingkuh tuh , hahaha …” Ucap Sungmin mencoba menas-manasi Heechul.

“Eh? Sembarangan kalo ngomong. Tuh liat!! Yang bercanda sama itu cewek  mah si Kyuhyun! hahaha , hayo lho , Min! Kyuhyun selingkuh tuh..” Ucap Heechul balik.

“Ih , bodo amat , dia mau selingkuh juga. Kalo perlu jadian aja sama tuh cewek terus putusin gue..” Sahut Sungmin cepat.

“Wow , loe kalo lagi cemburu serem juga ya , Min?” Lagi-lagi Heechul kembali menggoda Sungmin. Dia bukannya tidak tahu kalau Sungmin menerima Kyuhyun karena terpaksa, tapi dia memang benar-benar berniat menggodanya. Haha.

“Mwa ? Mwi ? Mwo? Cemburu ?! Big No , Kim Heechul!!” Seru Sungmin sembari meninggalkan Heechul menuju kelasnya.

***

Setelah menunggu waktu yang tepat. Heechul akhirnya bisa menjalankan puncak dari rencana balas dendamnya pada Hangeng. Dibantu Sungmin, Heechul sudah memikirkan rencana ini masak-masak. Dan dia yakin kali ini rencananya berhasil. Selain waktu yang mendukung, ternyata dukungan lain juga datang kepadanya.

Heechul memutuskan untuk melakukan pembalasan dendam pada hari dimana sekolah mereka dijadikan tempat berlangsungnya babak final pertandingan basket antar SMU tingkat daerah. Heechul dan Sungmin yang kebetulan anggota cheerleaders di SMU mereka , menjadi sangat sibuk setelah pengumuman seminggu yang lalu mengenai pertandingan yang akan diadakan nanti. Kebetulan tim basket sekolah mereka berhasil melaju sampai ke babak final.

Oleh karena itu sebenarnya dia sudah mulai menjalankan aksi balas dendamnya semenjak dari seminggu lalu dimana berganti mereka yang jadi sibuk dan tidak bisa diajak pergi bersama oleh Hangeng dan Kyuhyun yang sebenarnya juga turut andil dalam kegiatan tersebut tapi tidak sebesar andil tim basket dan cheers. Dan bagi Heechul hari ini merupakan puncak balas dendam mereka.

“Heenim … kenapa kamu harus ikut-ikutan segala sih?” Tanya Hangeng dengan tampang agak bete menghiasi wajahnya.

Saat ini dia dan Kyuhyun tengah berada didepan pintu ruang latihan tim cheerleaders sekolah mereka yang tengah mempersiapkan diri untuk penampilan nanti.

“Ya aku kan bagian dari team cheers juga…”  Sahut Heechul sambil merengut. Enak aja Hangeng ngelarang-ngelarang , dia aja nggak gue larang. Begitulah pikir Heechul dalam hatinya sekarang.

“Tenang aja beb aku nggak bakalan kayak Hangeng yang larang-larang Heechul buat ikutan cheers , aku dukung kamu kok…” Ucap Kyuhyun baik-baikin Sungmin.

“Yee… loe larang juga gue nggak bakal nurut!” Sahut Sungmin acuh pada Kyuhyun. Membuat Kyuhyun harus sedikit mengelus dada.

Inget Kyu masih rame! Begitu batinnya mencoba menenangkan diri.

“Kok loe gue sih? Nanti dikira orang kita pacarannya boongan lagi…” Ucap Kyuhyun lagi.

“Emang!” Sahut Sungmin lagi dengan singkat namun bisa membuat Kyuhyun langsung headbang ke tembok diruangan itu.

Kyuhyun menarik ujung bibirnya hingga matanya menjadi segaris. Kelihatan banget kalo dia maksain senyum ke Sungmin.“Kamu lucu deh kalo lagi becanda gitu…” Ucap Kyuhyun nyangkal kenyataan. Jelas-jelas dia tahu Sungmin serius.

Sungmin sedikit mencibir.“Gila loe!” Serunya sembari menarik tangan Heechul dan pergi dari ruangan yang menurutnya udah jadi tempat nggak aman lagi.

***

“Chul, sebenarnya rencana kita itu apa sih? Gue bingung deh kenapa kita mesti ikutan cheers segala?” Tanya Sungmin begitu sampai dikantin. Ternyata tempat yang menurut Sungmin cukup aman dari duo nyamuk itu adalah kantin.

Heechul menghela nafas beratnya sembari mengambil 1 botol minuman dingin dikulkas kantin dan langsung membayarnya sebelum menjawab pertanyaan Sungmin.

“Gue pikir loe udah tau , makanya loe mau , Min.” Jawab Heechul sembari duduk disalah satu kursi yang kosong.

“Nggak! Gue belum tahu , makanya gue nanya sama loe.” Sahut Sungmin sembari ikutan duduk didepan Heechul. Heechul mulai membuka plastik tutup botol minumannya. Dan setelah terbuka Sungmin dengan serta merta langsung merebutnya.

“Kebiasaan!” Cibir Heechul namun tetap membiarkannya. “Rencana kita ya bikin mereka cemburu dong,Min…” Ucap Heechul sembari senyum-senyum sendirian sambil menerawang hasil yang bakal didapetnya , yaitu wajah cemburu dan keselnya si Hankyung.

“Byurrrrr!!!! What?!!! Gak salah?!” Seru Sungmin setelah menyemburkan isi mulutnya tepat ke wajah Heechul.

Heechul memejamkan matanya sembari menahan geram.

“Eh, sorry! sorry , Chul. Gak sengaja gue…” Sahut Sungmin cepat sambil berusaha ngelapin muka Heechul.

“Min loe ngelap muka gue pake apaan?” Tanya Heechul sembari menepis tangan Sungmin dan membuka matanya.

“Ini.” Acung Sungmin tepat didepan wajah Heechul.

“Kyaaa!!!! Itu kan lap!” Seru Heechul kemudian. “Tisu! Tisu mana Tisu?!!” Ucapnya panik.

Sungmin yang melihat kepanikan Heechul langsung merogoh sakunya dan mengambil sebuah tisu dari sana. Dan menyerahkan pada Heechul.

“Kalo ada tisu ngapain tadi lo ngelap muka gue pake lap, Min?” Tanya Heechul sembari masih terus mengeringkan wajahnya dengan tisu yang diberikan oleh Sungmin.

“Ya maaf , gue panik tadi.” Ucap Sungmin membela diri.

“Yaudah yaudah , anterin gue kekamar mandi aja.” Heechul langsung berdiri dari duduknya dengan kedua tangan memegangi rambutnya yang sedikit basah akibat semburan Sungmin agar tidak menempell diwajahnya.

“Iya. iya.”

***

“Brukk!!”

“Aww…” Heechul langsung terjatuh tatkala tubuhnya yang kecil ditabrak oleh sesosok bertubuh besar dipersimpangan koridor sekolah.

“Maaf!”  Ucap sang penabrak sembari mengulurkan tangan bermaksud untuk membantu Heechul untuk berdiri.

“Lo gapunya ma…..” Ucapan Heechul langsung terhenti ketika melihat sosok dihadapannya. Tampan. Begitu kesan pertamanya ketika melihat langsung wajah si penabrak tersebut. Dan masih dalam keadaan termangu kagum , dia ulurkan tangannya untuk menyambut uluran dari laki-laki tersebut.

“Sorry , gue gak sengaja. Loe nggak apa-apa kan?” Tanyanya mengkhawatirkan Heechul.

Heechul menggeleng cepat. “Nggak apa-apa kok. Gue Heechul.” Jawab Heechul.

Laki-laki tersebut mengerenyitkan dahinya , mengetahui bahwa sepertinya Heechul tertarik padanya. “Zhoumi.”

“Oh Zhoumi.” Ulang Heechul sembari mengangguk-anggukan kepalanya dan tersenyum manis pada Zhoumi. Namun dibalas Zhoumi dengan lirikan ke tangan Heechul yang sampai sekarang belum melepaskan tangannya. “Eh maaf.” Ucap Heechul kemudian sembari menarik tangan halusnya.

“Oke. Gue duluan ya..” Pamit Zhoumi sembari berjalan lurus melanjutkan perjalanannya. Dengan eye’s smile yang sebelumnya dia pancarkan pada Heechul terlebih dulu.

Heechul mengangkat tangannya dan dilambaikan ke arah Zhoumi yang bahkan kini hanya terlihat punggung belakangnnya saja.  “Hiyaaa….. Cakepnya!!!” Seru Heechul kemudian dan langsung berbalik dan dengan segera dia pergi dari tempat itu ingin segera menemui Sungmin dan menceritakan apa yang baru saja dialaminya.

Tanpa Heechul ketahui , Zhoumi sempat menolehkan kepalanya ke belakang melihat tingkah Heechul , ketika Heechul berseru tadi.

“Sepertinya bakal seru!”

***

“Sungminnnnn!!! Loe pasti ga percaya apa yang baru aja terjadi sama gue…” Seru Heechul semangat sekembalinya dari toilet pada Sungmin yang tengah memakan semangkuk bakso yang tadi sudah dia pesan sebelum Heechul kembali dari toilet.

“Hah? Emang barusan terjadi apa sama lo?” Tanya Sungmin sembari memasukan sebuah bakso bulat kedalam mulutnya.

“Gue kenalan sama cowo ganteng bangettt.. tinggi , putih , keren deh , kayanya dia anak basket lawan deh..” Ucap Heechul memberitahu.

“Wahhh , musuh dong berarti. Percuma aja kalo gitu.” Sahut Sungmin kemudian.

“Lho percuma kenapa?” Tanya Heechul bingung sembari menyendokan sebuah bakso dari mangkuk Sungmin kedalam mulutnya.

“Yah , dia kan lawan dari sekolah kita , gimana sih?” Sahut Sungmin lagi.

“Ahh , justru itu , Min. Lo tahu nggak apa yang ada dipikiran gue waktu liat dia?” Tanya Heechul pada Sungmin. Kali ini sembari menyeruput minuman Sungmin.

“Apa?” Tanya Sungmin. “Tunggu dulu , jangan bilang lo mau …” Sungmin menyipitkan matanya menatap Heechul lekat.

Heechul mengangguk sembari tersenyum lebar.

“Michi!!” Seru Sungmin. “Lo mau manfaatin dia? Dia orang asing , Chul. Jangan macem-macem deh.” Ujar Sungmin memberitahu.

“Nggak macem-macem kok cuma satu macem aja , hehehe…” Sahut Heechul enteng sambil tersenyum lebar menunjukkan deretan putih giginya.

“Aigoo…!! Gue gak ikut-ikutan yaa…” Jawab Sungmin sembari membersihkan mulutnya dengan tisu setelah suapan terakhirnya.

“Yaahh , kok gitu?? Itu kan bagian dari rencana kita buat Sejoli Osis itu , Min…” Rajuk Heechul sembari menarik – narik tangan Sungmin.

“Ya , kalau misalnya sama anak dari sekolah kita gue mau deh , tapi kalo dari sekolah lain. Nggak deh.” Jawab Sungmin lagi sembari menenggak habis minum yang tersisa.

“Ahh , elo , Min. Loe tahu sendiri kan disekolah kita ya Hangeng sama Kyuhyun itu yang jadi cassanovanya , mau cari bandingannya disini susah , mumpung lagi ada yang sebanding kenapa nggak dimanfaatin coba?” Ujar Heechul masih mencoba merayu Sungmin. “Atau jangan-jangan elo udah mulai suka lagi sama Kyuhyun , jadi loe nggak mau bantuin gue , iya bukan?” Tebak Heechul asal.

Sungmin melotot sembari menggembungkan kedua pipinya , sementara Heechul sudah bersiap-siap dengan pompom ditangannya untuk melindungi wajahnya dari semburan Sungmin yang kedua.

Namun ternyata kali ini Sungmin yang benar-benar memang butuh air tersebut lebih memilih menelannya daripada menyemburkannya ke wajah Heechul.

“Sejak kapan gue suka sama Kyuhyun. Loe denger ya , Chul. That is so impossible you know!” Seru Sungmin dengan logat kental khas Korea dan bahasa inggris yang pas-pasan.

“Ya terus kenapa loe nggak mau?” Tanya Heechul lagi.

“Kan tadi udah gue bilang , karena mereka itu lawan sekolah kita , kalo mereka 1 sekolah sih ya nggak apa-apa. Gue nggak mau dituduh jadi pengkhianat.” Timpal Sungmin lagi.

“Aduhh , masalahnya kalo cuma gue doang , nanti pasti Hangeng curiga terus rencana gue kebongkar , terus gagal bales dendam ke Hangeng terus dia tetep seenaknya sama gue , teruss ….”

“Stop!” Potong Sungmin sebelum deretan ‘terus’ dari Hangeng menjadi 1 jilid buku glossarium yang terdapat diperpustakaan nasional. “Putusin aja kalo dia tetep seenak jidatnya batalin janji ke elo.” Saran Sungmin.

“Mwo?!”Pekik Heechul. “Shireoooo!!!” Lanjut Heechul. “Gue cuma mau kasih pelajaran doang , Min. Bukan putusin. Biar dia nyebelin gitu , gue masih sayang sama dia…”

“Alaaahh… phares lo , Chul.”

“Terserah lo deh , Min , mau bilang gue apa , yang penting lo bantuin gue , ya ya ya?” Rayu Heechul sekali lagi.

“Iya iya iya!!” Sahut Sungmin mengiyakan , karena sudah tidak tahan dengan rengekan temannya yang semakin menjadi bila tak dituruti itu.

***

Setelah Sungmin setuju akan rencananya , Heechul langsung mengajaknya untuk langsung berdekatan dengan Zhoumi dan teman-temannya. Dengan membunuh rasa malunya , Heechul mendatangi mereka dengan alasan hanya ingin sekedar beramah tamah kepada tim tamu.

Namun , tentu sebelum pergi kesana , Heechul dan Sungmin sudah memastikan kalau target mereka aka sejoli osis tersebut mengikuti mereka.

Dan tepat!

Ternyata mereka memang benar-benar mengikuti Heechul dan Sungmin yang sudah berganti baju dengan seragam cheers sekolah mereka. Diruang sebuah ruang kelas yang sudah dijadikan sebagai tempat mereka beristirahat , Heechul langsung menyapa Zhoumi dan memperkenalkan Sungmin kepadanya.

Jujur Sungmin akui memang Zhoumi cukup tampan dan pantas bila dibandingkan dengan Kyuhyun dan Hangeng. Namun melihat gelagatnya yang tidak sopan karena terus saja mengelus pergelangan tangannya ketika berkenalan tadi , membuatnya merasa tidak nyaman dan langsung illfeel dengan laki-laki tersebut.

Sementara tanpa Sungmin tahu , tak jauh dari dirinya berada , seseorang menahan geram akan hal itu. Hampir saja dia langsung menghampiri Zhoumi dan menghajarnya , karena perlakuannya itu. Namun orang disampingnya menahannya dengan alasan nama baik sekolah lebih jangan buat keributan dan menyarankannya untuk menunggu lagi apa yang akan terjadi selanjutnya. Kalau sudah kelewat batas , baru mereka ambil tindakan.

Heechul mulai mencoba mengakrabkan diri dengan Zhoumi dan teman-temannya dengan sedikit bertanya – tanya hal – hal tidak penting. Sementara Sungmin hanya diam sembari menarik-narik rok kostumnya agar bisa lebih menutupi bagian pahanya yang terekspos bebas.

“Kayanya kita harus pergi dari sekarang juga deh , Chul.” Bisik Sungmin pelan ke daun telinga Heechul sembari menyingkirkan sebuah tangan yang bersandar dibahunya.

“Gue belum selesai , Min. Lo liat kan rencana kita hampir berhasil , dari tadi gue liat Hangeng sama Kyuhyun nahan kesel pas kita akrab sama Zhoumi sama temen-temennya?” Jawab Heechul dengan suara berbisik juga.

“Iya gue tahu , tapi bukan cuma mereka aja. Gue juga tahu!” Bisik Sungmin lagi. “Ih apaan sih!” Bentak Sungmin pada salah satu teman Zhoumi yang berusaha memegang pinggangnya dari belakang , yang kalau tidak salah namanya adalah Chansung.

“Alaaah , nggak usah munafik deh , lo suka kan gue peluk kaya gitu?” Sahut Chansung membuat emosi Sungmin tersulut. Heechul mencoba menahan tubuh Sungmin ketika melihat temannya itu seperti mau menghajar laki-laki tinggi dihadapannya.

Namun tubuhnya juga secara tiba-tiba ditahan oleh Zhoumi agar tidak mendekat ke arah Sungmin dan Chansung.

“Eh ? Lo mau apa?” Tanya Heechul pada Zhoumi kemudian.

Zhoumi menyunggingkan smirknya ke arah Heechul membuat Heechul sedikit ketakutan.

“Lepas gak!!” Seru Heechul sembari mencoba menarik pergelangan tangannya yang terus ditahan oleh Zhoumi.

“Heh!!”

Sebuah seruan terdengar dari belakang tubuh mereka.

“Hangeng…” Desah Heechul lega.

“Kyu…hyun…” Ucap Sungmin terbata.

Dengan serta merta kedua orang yang baru tiba tersebut , langsung menarik pacar mereka menjauh dari tim lawan tersebut dan membawanya pergi.

Ini masih disekolah , membuat keributan hanya akan memalukan nama sekolah mereka sendiri. Oleh karena itu Hangeng dan Kyuhyun tidak menghajar Zhoumi dan teman-temannya meski kekesalannya sudah dipuncak ubun-ubun.

Heechul langsung menangis setelah Hangeng memeluknya. Jujur saja Hangeng menahan kesal pada pacarnya itu , tapi melihat Heechul menangis membuatnya tak tega , dengan penuh kasih sayang dia usap punggung Heechul mencoba menenangkannya.

“Udah , udah , mereka udah nggak ada disini lagi kok , Heenim. Tenang aja kamu aman sama aku… ” Ucap Hangeng.

Sementara Sungmin yang juga masih shock dengan perbuatan teman-teman Zhoumi tadi malah mematung didepan Kyuhyun yang raut wajahnya kini sudah berubah , tidak seperti biasanya yang selalu bersikap manis. Kali ini Kyuhyun menunjukan raut wajah geram , kesal , cemburu dan marahnya pada Sungmin , membuat Sungmin menunduk takut.

Melihat hal tersebut , sedikit membuat Kyuhyun juga turut tak tega.dengan perlahan dia buka sweater abu-abu dibadannya dan memakaikannya dipinggang Sungmin. Melihat itu Sungmin mengangkat kepalanya.

“Kamu kalo nggak terbiasa pake rok pendek , nggak usah pake. Oke?” Tanya Kyuhyun lembut sembari mengusap puncak kepala Sungmin. Sungmin mengangguk cepat diiringi dengan air matanya yang tiba-tiba saja keluar dari matanya.

Dan Kyuhyun langsung menarik Sungmin kedalam pelukannya , sama seperti Hangeng pada Heechul. Bahu Sungmin semakin bergetar cepat.

“Lagian tumben amat kamu nyamperin cowok-cowok begitu , Min”Ucap Kyuhyun kemudian, membuat Heechul langsung menarik kepalanya dari dekapan Hangeng.

“Bukan salah Sungmin , yang ngajak Sungmin buat nyamperin tim lawan itu gue , Kyu.” Sahut Heechul kemudian. “Gue minta Sungmin buat bantuin gue untuk…”

“Untuk?” Ulang Hangeng.

“Engga usah dibahas deh , Han. Urusan cewek.” Jawah Heechul cepat. Dia tak mau kegagalan rencananya terbongkar didepan Hangeng dan membuatnya malu.

“Kok gitu? Untuk apa? Kalo kamu nggak jawab , aku marah loh..” Ancam Hangeng.

“Untuk bales dendam sama kamu dengan cara bikin kamu cemburu , puass?” Seru Heechul sembari menghambur lagi kepelukan Hangeng untuk menyembunyikan raut wajahnya yang memerah karena menahan malu.

Hangeng tertawa sembari menggeleng-gelengkan kepalanya. “Nggak usah malu , Heenim. Rencana kamu berhasil kok. Aku sama Kyuhyun tadi bener-bener cemburu dan hampir ngasih pelajaran ke mereka. Untung aja kita ingin ini masih disekolah.” Ucap Hangeng kemudian.

“Udah ayo kita kekelas ya?” Ajak Hangeng dan diikuti anggukkan oleh Heechul.

Sepeninggal Heechul dan Hangeng, Kini Sungmin dan Kyuhyun hanya tinggal berdua disana.

“Jadi kalian begitu biar kami cemburu?” Tanya Kyuhyun kali ini pada Sungmin , untuk memulai pembicaraan membuat Sungmin menarik tubuhnya dari pelukan Kyuhyun dan menggeleng cepat.

“Itu mah cuma buat Heechul , kalo gue eh aku nggak sama sekali berniat ngelakuin itu biar elo eh kamu cemburu.” Ucap Sungmin cepat.

Kyuhyun menghela nafas. Masih tetap saja seperti itu. Tapi itulah yang membuatnya semakin menyukai Sungmin. Meski dia sering kali menyangkal bahwa dia sudah mulai menyukai dirinya , tapi selalu saja sikap yang ditunjukkan berkebalikkannya. Seperti sekarang ini.

“Kamu kalo emang nggak nyaman pake aku kamu , ke aku , pake gue lo juga nggak apa-apa kok.” Ucap Kyuhyun kemudian sembari menangkupkan kepala Sungmin dengan kedua tangannya.

Sungmin sedikit terkejut dengan pernyataan tiba-tiba Kyuhyun. Sungmin menggeleng pelan.

“Kenapa?” Tanya Kyuhyun.

“Nanti kita dikira pacarannya boongan lagi…” Dan jawaban Sungmin serta merta membuat Kyuhyun menarik tubuhnya lagi kedalam pelukannya lagi.

***

END

Advertisements

17 responses

  1. Pingback: MUQADDIMAH | aannurefendi

  2. retha

    wah onnie bagus
    awalnya kasian kyu juga sih onn,tapi akhirnya ming mau nerima kyu hehe
    🙂

    7 October 2012 at 7:54 PM

  3. so sweet… apa yang mereka lakuin terutama sikapakyuhyun ke sungmin maupun sebaliknya.. hanchul juga gitu
    huwaaa daebak

    9 October 2012 at 1:16 PM

  4. like like like
    Dasar si heechul,buat cemburunya itu loh ckckckc
    zhoumi sama si chansung gitu banget perlakuannya ke heechul sama minnie ==”
    Kasian kyuhyun,tapi akhirnya si sungmin juga bisa sadar lah haha

    9 October 2012 at 9:35 PM

  5. Pingback: Download e-Book Gratis Novel (Part III) « Melan'Z Blog::Wordpress Lover

  6. Pingback: How Can Navicat Help You? « Melan'Z Blog::Wordpress Lover

  7. wah ari’y min ska yah sm kyu tp knp min’y gx blng klo sndr’y ska aku jdi bingung . . . .

    kta’y nerd girl dah slsy cptan di posting ea unn aku dah gx sbar pngen bca . . .

    12 October 2012 at 7:30 PM

  8. Widiantina

    crita awalny bkin geregtn.. 🙂
    tpi akhr critanya so sweeeeett.. ^^

    14 October 2012 at 4:27 PM

  9. Pingback: KISAH ABU NAWAS & HARUN AL RASYID « MyBirdDay.Com

  10. FK

    Iihh sweet banget sih ini cerita hahaha. Keren 😀

    20 November 2012 at 11:50 AM

  11. renkyu

    aaa aku suka banget sama karakter kyuhyun di sini. kyu yang sabar banget ngadepin ming hehe dan akhirnya berakhir manis. nice story author ^

    25 January 2013 at 9:59 PM

  12. kyuchikii

    unni sungminnya lucu bgt disini aku sampe ketawa tawa sendiri XD sikap ming yg acuh + kyu yg sabar bgt jadi padu padan yg pas XD suka bgt sama kyumin disini XD hanchulnya juga klop bgt

    19 June 2013 at 12:38 AM

  13. ming kenapa cuek bgt sih sma kyu
    klo kyk gitu kyu nya buat aku aja #plakk

    5 August 2013 at 3:12 PM

  14. eunwoo

    Akirny kuk gantung gitu ? xo . Tp tp bagus kuk :))

    6 August 2013 at 1:39 PM

  15. Awalnya kasian sama kyu, di jutekin sama ming… Tapi akhirnya sweet bangeeet >.<

    8 October 2013 at 8:14 AM

  16. kyumi wijayanti

    wahh, kyuhyun baik banget ma sungmin tapi kenapa malah sungmin acuhin kyuhyun. kan kasian, untung kyuhyun sabar ya??

    11 April 2014 at 10:39 PM

  17. Di awal kasian kyu yang sering di cuekkin min,tapi pas akhir kyuhyun nggak sia2 perjuangannya 😀 🙂

    29 December 2014 at 5:32 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s