Read it and Enjoy it ~

Kyumin’s Fanfiction / WANTED / Genderswitch / Romance / Oneshoot

 

Tittle : WANTED

Cast : Cho Kyuhyun , Lee Sungmin , Lee HyukJae , Yoon Bora , Kang JiHyun (SoYou)

Pair : Kyumin

Genre : Romance , Hurt

Rate : Teen

Length : OneShoot

Author : LidyaNatalia

Warning : OOC ,  Yang nggak suka sama pairingnya , jangan baca. Yang nggak suka sama Super Junior  juga nggak usah baca, apalagi yang nggak suka sama aku #eh. Banyak Typo , Nggak terima bashingan , apalagi bashing pairnya. Pokoknya I WARN all of you to do not read this fanfiction if you didn’t like the cast or didn’t like me .

Disclaimer : Super Junior belong to God and their family ~ But this story originally belong to me.

A/N : Terinspirasi dari lagu Hunter Hayes yang judulnya WANTED  . Aku rekomendasiin kalian buat dengerin lagu ini sambil baca liriknya ^^ Wanted disini artinya diinginkan ya , bukan dicari XD

Summary :  Im just wanna make you feel wanted.

Let’s check this out the story…

 

***

Wanted

 

I wanna holds your hands

wanna kiss your lips..

I…

Wanna make you feel wanted…

 

****

 

Kyuhyun melangkah cepat dengan nafas memburu. Dadanya naik turun sedari tadi menahan amarahnya. Dia marah , dia punya amarah. Mereka tidak tahu apa-apa tentang kekasihnya , Lee Sungmin. Tetapi dengan seenaknya berkata hal yang jelek mengenainya , bahkan sampai menyarankan Kyuhyun untuk pergi meninggalkannya.

 

“Shit!” Rutuk Kyuhyun ketika sebuah batu menghalangi langkahnya hingga membuat dia terjatuh sampai celana berbahan yang dikenakannya sobek tergesek dengan aspal jalanan.

 

Dengan segera dia kembali bangkit dan melangkah cepat lagi agar lebih cepat sampai ketempat tujuannya.

 

***

 

“Kau itu tampan , cerdas , sempurna , sedangkan dia? Cantik pun tidak. Buat apa dipertahankan. Lebih baik kau dekati saja Soyou atau Bora yang lebih baik dari dia.” Ucap salah seorang teman Kyuhyun bernama HyukJae.

 

Sedang yang disebut namanya hanya senyum-senyum tersipu. Semua orang tentu tahu tentang kesempurnaan yang dimiliki seorang Cho Kyuhyun. Dan semua orang juga tentu tidak akan pernah menolak apabila disejajarkan untuk dapat bersanding dengannnya.

 

“Jangan begitu , Hyuk , Sungmin itu cantik kok. Lagipula dia baik dan tulus.” Ucap Soyou mencoba mencairkan suasana panas hati Kyuhyun. Bagaimanapun juga , Soyou masih punya hati ,meski tak dapat dipungkiri kalau dia juga menyukai Kyuhyun.

 

“Kau yakin Soyou?” Tanya HyukJae lagi. “Dia tidak ada apa-apanya dibandingkan denganmu.” Tambah HyukJae lagi.

 

“Kalau begitu kenapa tidak kau jadikan saja Soyou sebagai pacarmu?” Tanya Kyuhyun sinis pada HyukJae.  Eunhyuk yang ditanya begitu jadi sedikit gelapan. Sementara Soyou dan Bora saling berpandangan serius.

 

Ayolah. Lee HyukJae atau yang akrab disapa Eunhyuk mengajak Kyuhyun kesini karena dia bilang ingin menyegarkan otak mereka dari segala macam tumpukan berkas-berkas laporan dan proposal kantor serta tuntutan – tuntutan yang diminta oleh para investor serta klien besar mereka. Bukan untuk mencarikan jodoh untuk dirinya apalagi untuk menjelek-jelekkan kekasihnya.

 

“Ak-aku kan sudah punya Hyorin.” Sahut Eunhyuk kemudian.

 

“Aku juga sudah memiliki Sungmin.” Sahut Kyuhyun lagi.

 

“Tapi Sungminmu itu rendah!”

 

“BUGGHH!!!”

 

Secara tiba-tiba Eunhyuk terjatuh setelah Kyuhyun mendaratkan pukulannya pada wajah mulusnya. Suasana kafe tempat mereka tengah bersantai tiba-tiba ricuh. Semua orang memandangi mereka sambil berbisik-bisik.

 

“BUGHH!!”

 

Sekali lagi Kyuhyun mendaratkan pukulannya , tapi kali ini bukan diwajah Eunhyuk melainkan diperutnya sampai tersungkur jatuh kebawah.

 

“Aku menerima ajakanmu kemari bukan untuk mendengarkan kau berbicaara hal buruk mengenai kekasihku!!” Seru Kyuhyun pada Eunhyuk yang masih terduduk dibawah.

 

Kyuhyun kembali maju menghampiri Eunhyuk dan kemudian menarik kerah kemeja corona Eunhyuk.

 

“Sudah Kyu! Tahan emosimu ini tempat umum!” Seru Soyou sembari menahan tubuh Kyuhyun , sementara Bora mencoba menarik mundur tubuh Eunhyuk lebih kebelakang , agar cengkaraman Kyuhyun dikerahnya terlepas.

 

Dan berhasil.Kyuhyun dan Eunhyuk memang memiliki sedikit jarak yang lebih kini.

 

“Kau tega memukul temanmu hanya untuk perempuan cacat itu? Hah?!!” Seru Eunhyuk lagi sembari mengelap darah yang keluar dari sudut bibir tipisnya.

 

“Diam kau Lee HyukJae!!” Bentak Kyuhyun. “Sekali lagi kau bilang Sungmin perempuan cacat , akan kubunuh kau!” Lanjut Kyuhyun lagi.

 

Eunhyuk tersenyum sinis menanggapi ancaman Kyuhyun. Sekilas dia buang pandangannya ke arah lain dan sejurus kemudian kembali memandang ke arah Kyuhyun lagi dengan tampang mengejek , “SUNGMIN PEREMPUAN CACAT!!”

 

“Shit!!”

 

Kyuhyun melangkah menghampiri Eunhyuk dan kembali menarik kerah kemejanya. Bora memutuskan untuk tidak menahan tubuh Eunhyuk lagi , begitu juga Soyou. Menurut mereka Eunhyuk memang sudah keterlaluan kali ini.

 

“Berani kau katakan itu sekali lagi , aku..”

 

“Ca…”

 

“BUGH!!” Kyuhyun kembali menghajar Eunhyuk.

 

“BUGH!!”

 

Tidak seperti tadi yang hanya diam saja , kali ini Eunhyuk membalas pukulan dari Kyuhyun. Baku hantam pun tidak dapat dihindari oleh keduanya. Para pengunjung kafe yang memang bisa dihitung menggunakan jari itu lebih memilih acuh dan diam melihat kegaduhan itu.

 

“BUGH!!”

 

“BUGH!!”

 

Sementara para pelayan Café langsung pergi kebelakang. Entah mereka mau menghindari keributan itu atau mencari sesuatu dibelakang yang mungkin saja bisa melerai keduanya.

 

Melihat situasi yang semakin tidak beres membuat Soyou dan Bora menjadi sedikit khawatir , bagaimanapun keduanya saling bersahabat. Keributan kali ini sungguh diluar dugaan mereka.

 

“Kau tunggu sini , biar aku yang panggilkan security untuk memisahkan mereka.” Ucap Bora. Soyou mengangguk.

 

Dan selepas itu Bora langsung menuruni anak tangga untuk sampai ke lantai satu. Tempat mereka sekarang ada dilantai 3 , oleh karena itu security yang berada dibawah belum mengetahui hal ini , terlebih lagi Café yang tutup 30 menit lagi itu hanya memiliki beberapa pengunjung saat ini.

 

Selang 5 menit kemudian , Security datang dan memisahkan mereka berdua yang sudah babak belur saling menghajar. Meski tidak terlalu banyak kerusakan serta kerugian yang ditimbulkan mereka tetap harus membayar ganti rugi. Dan dengan inisiatif Soyou , dia langsung menyerah selembar cek kosong kepada manajer Café yang ternyata baru keluar setelah salah satu pelayannya pergi ke ruangannya.

 

“Mulai sekarang hubungan persahabatan kita putus , Cho Kyuhyun!!” Seru Eunhyuk kesal. Bora yang berada dibelakangnya berusaha memegangi tubuhnya yang sempoyongan.

 

Sementara Kyuhyun yang massih berdiri dengan tegap tersenyum sinis ke arah Eunhyuk , “Memangnya kita pernah bersahabat?” Tanya Kyuhyun sembari mengambil jas hitamnya dan langsung pergi meninggalkan Bora dan Eunhyuk.

 

“Kyu , mau ku antar? Mobilmu masih dibengkel kan?” Tawar Soyou yang baru kembali dan melihat Kyuhyun hendak pergi. Tanpa membalikkan badannya , Kyuhyun mengangkat tangan kanannya ke atas , pertanda tidak perlu atau menolak tawaran Soyou.

 

***

 

Setelah 75 menit berjalan kaki dari Café dekat kantor , tempatnya bekerja , akhirnya Kyuhyun tiba didepan rumah berukuran cukup besar yang sudah 2 tahun ini dia tempati bersama Sungmin , kekasih yang sekaligus merangkap menjadi istrinya.

 

“Krieeett…”

 

Dibukanya pintu gerbang dengan perlahan , meski begitu suara decitannya masih dapat terdengar ditengah kesunyian malam itu. Setelah berhasil melewati pintu gerbang rumahnya sendiri , Kyuhyun berjalan melintasi taman rumahnya yang dipenuhi bunga-bunga cantik penuh warna.

 

Tentu saja bukan Kyuhyun yang menanamnya , bukan dia juga yang menyarankan ataupun menyukainya. Tapi Sungmin , wanita penuh kelembutan itu sangat menyukai warna-warna keindahan bunga , hingga meminta Kyuhyun untuk membuat sebuah taman bunga kecil dihalaman rumahnya , dan Kyuhyun ? Tentu saja selalu menuruti permintaan kekasih yang paling dicintainya tersebut , permintaan paling kecil sampai tidak masuk akal sekalipun , seperti merubah warna kayu ranjang mereka menjadi berwarna pink.

 

Kyuhyun yang juga memegang kunci rumahnya , dengan mudah masuk kedalam rumahnya. Lampu-lampu sudah dimatikan , karena memang ini sudah hampir tengah malam. Pegawai rumah tangga harian yang dipekerjakannya pasti juga sudah pulang sedari tadi.

 

Sama sekali tak ada niatan dalam hati Kyuhyun untuk menyalakan penerangan didalam langkah kecilnya. Dipeganginya wajahnya pelan-pelan , “Semoga Sungmin tidak menyadari luka ini…” ucapnya sebelum akhirnya masuk kesebuah ruangan berukuran 10 x 5 meter itu.

 

Dalam keadaan masih gelap , Kyuhyun berjalan ke arah jendela , dimana kekasihnya tengah terduduk disebuah kursi sembari memandangi sinar bulan malam. Dengan segera Kyuhyun hampiri dan peluk istrinya itu dengan penuh kasih sayang. Pertengkaran dengan Eunhyuk tadi membuat hati dan tubuhnya serentak merindukan Sungmin.

 

“Ah , Kyu , kau sudah pulang? Kapan kau pulang? Kenapa aku tidak tahu?” Tanya Sungmin bertubi-tubi setelah menyadari keberadaan Kyuhyun , suaminya. Kyuhyun tak menjawab melainkan terus memeluk tubuh Sungmin dari belakang.

 

Menyadari kemanjaan Kyuhyun yang tiba-tiba , Sungmin memutuskan diam , menikmati dekapan hangat Kyuhyun  hari ini. Kyuhyun pasti tidak akan menjawab kalau sedang begini , dan biasanya dia begini kalau…

 

“Apa ada masalah, Kyu?” Tanya Sungmin lagi sembari berusaha menolehkan kepalanya untuk melihat wajah Kyuhyun , namun gagal.

 

Kyuhyun menggeleng dibalik punggung Sungmin , membuat Sungmin sedikit bergidik kegelian.

 

“Kyu , geli..” Ucap Sungmin sembari mengangkat kedua bahunya erat dengan leher , menahan geli. Bukannya berhenti Kyuhyun malah semakin jadi menggerakan kepalanya dipunggung belakang Sungmin , seperti anak kucing yang sedang bermanja-manja dengan majikannya.

 

“Aigo , Kyu… geli…” Ucap Sungmin lagi.

 

Kyuhyun tersenyum sembari memejamkan matanya. Senyum dan tawa Sungmin lah yang dia butuhkan untuk meredam emosi dan amarahnya saat ini. Akhirnya Kyuhyun berhenti menjahili istrinya sendiri.  Dia tarik kursi yang menjadi tempat duduk Sungmin hingga kedekat sisi ranjang.

 

Dari belakang kembali dia peluk Sungmin dengan erat sambil duduk disisi ranjang.

 

“Kau sedang apa? Kenapa belum tidur , Minnie?” Ucap Kyuhyun mulai buka suara sembari mencium lembut puncak kepala Sungmin.

 

“Aku sebenarnya tadi tertidur , Kyu. Dan terbangun ketika tadi kau memelukku secara tiba-tiba dari belakang.” Jawab Sungmin polos sembari memegang tangan Kyuhyun yang melingkar dipinggangnya.

 

“Oh ya?” Sahut Kyuhyun. “Berarti aku menganggu tidurmu dong?” Tanya Kyuhyun lagi kali ini dia sandarkan dagunya dibahu Sungmin sembari menghirup aroma khas yang keluar dari tubuhnya.

 

Sungmin menggeleng , “Aniya , mana ada begitu , kau tidak menganggu tidurku kok. Tadi itu juga ngantuknya karena pengaruh obat , bukan karena aku mengantuk.” Jawab Sungmin lagi.

 

Kyuhyun mengangguk-anggukkan kepalanya. “Kenapa tidak pindah keranjang saja?” Tanya Kyuhyun.

 

Sungmin merengut , memajukan bibirnya. “Kau mengejekku , Kyu?” Tanya Sungmin sembari menundukan kepalanya , melihat kearah kakinya.

 

Buru-buru Kyuhyun rutuki pertanyaan bodohnya yang keluar dari mulutnya sendiri.

 

“Aku kan tidak bisa pindah sendiri.” Ucap Sungmin.

 

Kyuhyun mencium pipi chubby Sungmin untuk membuat warnanya merona merah. “Kau tidak minta tolong pada Bibi Kim?” Tanya Kyuhyun lagi. Sungmin menggeleng sembari mengusap pipinya yang baru saja dicium oleh Kyuhyun.

 

“Aku maunya denganmu.” Ucapnya dengan malu-malu.

 

Kyuhyun membalikkan kursi beroda yang diduduki Sungmin untuk dapat melihat lebih jelas raut wajah merona Sungmin yang malu-malu. “Aigo , Minnieku sejak kapan jadi terang-terangan begini?” Tanya Kyuhyun sembari menangkupkan wajah Sungmin dengan kedua tangannya.

 

Sungmin menunduk malu tak berani menatap Kyuhyun.

 

Melihat hal itu membuat Kyuhyun menjadi semakin gemas dengan istrinya itu. Kembali dia usap puncak kepala Sungmin , dan setelahnya dia angkat tubuh Sungmin dan ditidurkannya ke ranjang berseprai Olive white tersebut.

 

“Aku mandi dulu ya… Kita teruskan setelah aku mandi” ucapnya sebelum kemudian mencium kening Sungmin lembut dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

 

Dan kalimat terakhir dari Kyuhyun berhasil membuat pipi Sungmin kembali merona lebih merah dari sekedar warna merah muda.

 

Tak perlu waktu lama bagi Kyuhyun untuk membersihkan dirinya , cukup 10 menit dan dia kini sudah kembali pada istrinya , Sungmin. Kyuhyun merebahkan tubuhnya disamping tubuh Sungmin , setelah mengenakan piyama berwarna pink muda yang dibelikan oleh Sungmin beberapa tahun yang lalu.

 

Ditariknya pinggang Sungmin , hingga mereka saling berhadapan. Dengan posisi yang menghadap ke arah jendela , membuat sinar bulan malam itu menyinari penuh wajah Kyuhyun.

 

“Kyu , wajahmu kenapa?” Tanya Sungmin setelah menyadari mata , pipi dan ujung bibir Kyuhyun sedikit bengkak. Dirabanya perlahan bagian-bagian yang sedikit bengkak tersebut.

 

“Aw..” Rintih Kyuhyun pelan ketika Sungmin memegang ujung bibirnya.

 

“Wajahmu kenapa Kyu? Apa kau habis berkelahi?” Tanya Sungmin khawatir.

 

Kyuhyun menggeleng , “Tidak , luka ini aku dapatkan ketika tadi sedang survey lokasi pembangunan cabang baru , Minnie. Aku tersandung hingga mencium jalanan..” Ucap Kyuhyun beralasan palsu.

 

“Benarkah?” Tanya Sungmin sekali lagi. Kyuhyun mengangguk.

 

“Tapi lukamu seperti luka orang yang berkelahi, Kyu.” Ucap Sungmin lagi.

 

“Mana ada orang berkelahi lututnya terluka seperti ini.” Kyuhyun menarik ujung piyamanya menunjukan luka yang sebenarnya ditimbulkan karena terjatuh dalam perjalan pulang tadi.

 

“Omo. Kau itu memangnya sedang melamunkan apa sih? Sampai bisa terjatuh begitu?” Tanya Sungmin lagi.

 

“Tentu saja melamunkanmu..” Jawab Kyuhyun enteng.

 

“Aku sedang tidak bercanda , Kyu. Kita obati lukamu dulu ya.” Ajak Sungmin sembari berusaha bangkit dari tidurnya.

 

“Tidak perlu , Minnie.Ini tadi sudah diobati kok. Sekarang lebih baik kita tidur saja. Ini sudah hampir jam 12. Biasanya kan kau sudah pergi kedunia mimpi..” Jawab Kyuhyun mengalihkan pembicaraan Sungmin.

 

“Tapi lukamu…”

 

Kyuhyun menempelkan telunjuknya dibibir Sungmin , agar berhenti berbicara. “Kau mau tahu cara mengobati yang paling ampuh?” Tanya Kyuhyun. Sungmin mengangguk antusias.

 

“Kau cium dibagian tubuhku yang terluka.” Ucap Kyuhyun.

 

Sungmin mengerutkan keningnya , membuat Kyuhyun mati-matian berusaha menahan ledakan tawanya , “Baiklah.” Sahutnya kemudian membuat Kyuhyun terkejut , karena dengan serta merta Sungmin mencium bagian-bagian dari wajahnya yang sedikit dirasakannya nyeri , mulai dari mata , pipi , dan bibirnya.

 

Dan dengan jahil Kyuhyun menahan kepala Sungmin ketika Sungmin tengah mencium ujung bibirnya.

 

“Dasar jahil!” Seru Sungmin setelah Kyuhyun melepaskan tangannya. Sedang Kyuhyun hanya tersenyum licik.

 

“Sekarang kau duduk dan angkat celanamu Kyu.”

 

“Hah ? Buat apa? Tumben kau mau memulainya duluan?”

 

“PLAK!!”

 

“Aww…”

 

“Sudah sakit , pikiranmu masih saja tidak beres begitu , lututmu kan juga terluka , jadi akan aku cium biar sembuh.”

 

Kyuhyun tertawa kecil , kemudian mengusap puncak kepala Sungmin , “Aku hanya bercanda , Minnie.. Kau pikir aku serius?” Ucap Kyuhyun membuat Sungmin kembali merengut sembari mengerucutkan bibirnya.

 

“Jadi , percuma dong aku menciummu tadi?” Seru Sungmin sebal.

 

Kyuhyun menarik pinggang Sungmin kedepan , hingga terhapus jarak diantara keduanya , “Tentu saja tidak.” Jawab Kyuhyun sembari kembali menghirup aroma yang menyeruak keluar dari tubuh Sungmin.

 

“Tidak pernah ada hal yang percuma yang kau lakukan untukku , semuanya itu berarti , Minnie..” ucap Kyuhyun sebelum akhirnya tenggelam dalam cumbuan mesra yang dia tujukan untuk Sungmin , istrinya.

 

Dikecupnya balik , setiap bagian wajah dan tubuh Sungmin dengan penuh perasaan.

 

Dalam hatinya Kyuhyun terus mengutuk perkataan Eunhyuk yang berbicara hal yang tidak – tidak tentang Sungmin. Baginya Sungmin adalah sosok yang sangat sempurna , sosok sempurna yang menyempurnakan hidupnya. Meski hanya dengan kesederhaan cinta , dan ketulusan rasa sayang. Dia yakin itu sudah cukup bagi dirinya untuk bertahan hidup dan hidup bahagia.

 

Bahkan entah mengapa dia sangat yakin , bahwa meski Hyorin adalah wanita yang sangat baik , Eunhyuk tidak akan bisa mendapatkan apa yang dirinya dapat dari Sungmin. Kesederhanaan cinta , ketulusan rasa sayang , dan sebuah rasa diinginkan yang begitu mendalam penuh perasaan.

 

***

 

END

I know this is so far from words good , but i beg all of you who read it to leave one comment 😀

 

Advertisements

8 responses

  1. thats really sweet kyumin…
    jd gak rela ni ff cmn oneshoot

    26 October 2012 at 9:57 PM

  2. retha

    so sweet onnie 😀

    28 October 2012 at 8:25 PM

  3. vessalius-san

    so fluffy~ aku suka sama karakter kyuhyun di sini. etapi… buat jadi chapter dong, soalnya kalau berchapter lebih keren, hehe :3

    29 October 2012 at 12:14 PM

  4. Ff ini .. Menceritakan ttg ketulusan cinta♥
    Suka banget sama idenya, meskipun minnie nggak sempurna, kyu ttp sayang dia dgn segenap hatinya♡
    So sweet >///<
    Cm bingung 1 hal, status ming kpd kyu, ming itu istri / kekasihnya? =.=v

    Gomawo udah dikasih passwordnya 🙂

    2 November 2012 at 3:18 PM

  5. memangnya si sungmin itu kenapa kakinya?? lumpuh??
    ngomong-ngomong kok cuma oneshoot ya?? gak ada kelanjutannya kah???

    5 November 2012 at 8:25 PM

  6. hye ri :)

    kyu keren, tetep sayang sama min meski min ga sempurna
    bikin next ff lg yaaa lid

    31 January 2013 at 9:44 AM

  7. yg ini kebuka sayy knpa ygvtreat u with a kiss g kebuka y..?? hehehee salah psword memang x sayy ^^~

    31 December 2013 at 5:52 PM

  8. kyumi wijayanti

    eunhyuk jahat amat, salah apa coba sungmin. sampe dihina abiz-abizan gitu.. kyuhyun i love u karena ga terpengaruh omongan eunhyuk tentang sungmin…

    13 April 2014 at 7:38 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s