Read it and Enjoy it ~

KYUMIN’s Fanfiction / My All Is In You / Genderswitch / Romance / Hurt / Part 1

Image

Tittle : My All Is In You

Cast : Kyumin , Super Juniors member , Kris EXO , Tao EXO , other cast.

Genre : Genderswitch , Alternatif Romance, Hurt , Family , Friendship

Rate: Teen

Length : Chapter

Part : 1 of ?

Author : LidyaNatalia

Warning : some typos , short fiction. If you do not like this couple or this Genre (read : Genderswicth) Please do not read this Fiction. Basher will be blocked. GirlMing! GirlHyuk!

A/N :

Disclaimer: KyuMin belong to God and KyuMin shipper and ELF, but Donghae belong to me ^^ *gyagya* \(^_^)/

Summary : I think will be more surprise if I didn’t give any summary xD kkkeke &(^_^)& so Read it and Enjoy it .. ~

Let’s check it out the story…

***

Tik!

Tok!

Tik!

Tok!

Terdengar suara ketukan jarum jam yang terus berputar mengelilingi bundaran pipih berwarna putih pucat tanpa lelahnya. Disebuah ruangan yang cukup besar untuk disebut ruang kerja pada umumnya , terdapat seorang wanita paruh baya yang tengah serius berkutat dengan tumpukan berkas-berkas yang sudah  terdapat dimeja kerjanya , bahkan sebelum dia tiba disana terlebih dahulu.

Ini sudah lewat dari waktu makan siang , namun dia masih saja tetap bergeming dari tempat duduknya tersebut , sesekali dia memijat kecil pelipisnya ketika membaca sebuah proposal yang diberikan padanya untuk ditandangani sangat tidak masuk akal , baik dari segi penulisan maupun rinciannya.

“Brak!!!”

Sejurus kemudian dia banting proposal tersebut diatas mejanya dengan kasar. Dia benci kesalahan seperti ini , sekecil apapun. Bahkan dia saja rela melewatkan waktu makan siang untuk kesempurnaan pekerjaannya , tapi apa ini. Seakan mengejeknya , dia diberikan proposal yang banyak kesalahan didalamnya.

Sedetik kemudian dia ambil gagang telpon disudut meja kerjanya. “Bawakan aku green tea!” Titahnya pada orang diseberang sana.

“Huh!!” Dihelanya nafas sekali lagi. Tak peduli kalau itu akan merenggut satu kebahagiannya. Setelah itu dia sandarkan tubuhnya disandaran kursi besarnya. Dipijitnya lagi kedua pelipisnya yang mulai menegang. Entah kapan terakhir kali dia bisa bersantai tanpa memikirkan setumpuk berkas-berkas atau rapat-rapat pemegeng saham yang berpengaruh untuk perusahaan yang dipimpinnya.

Bahkan dia pun sudah tidak ingat kapan terakhir kali dia liburan. Yang dia ingat persis. Semenjak ayahnya terkena stroke , 3 tahun lalu , dia jadi harus seperti ini. Menggantikan sang ayah untuk memimpin perusahaan milik keluarganya. Dia adalah anak Sulung , memang bukan satu-satunya anak dari keluarga Lee yang memang berhak dan berkewajiban untuk memimpin perusahaan Lee ini. Tapi untuk saat ini memang dia yang harus memegang kendali.

TOK!

TOK!

TOK!

“Masuk!”

Setelah menyahuti suara dari luar , pintu ruang kerjanya terbuka, dari balik daun pintu tersebut muncul seorang office boy bertubuh tinggi namun ringkih dengan surai ikal coklat yang datang sembari membawa secangkir minuman diatas nampan yang terbuat dari platinum.

“Ini green tea yang anda pesan, Nona Sungmin…” Ucap sang OB sopan kepada atasannya yang diketahui bernama Sungmin seraya meletakan secangkir green tea tersebut diatas meja kerjanya.

Sungmin mengankat tubuhnya dari sandaran kursi seraya langsung mengambil cangkir yang berisi green tea kesukaannya. Disesapnya green tea itu perlahan sementara Sang OB menatap prihatin ke arah sang atasan. Masih semuda ini tapi harus dibebani oleh pekerjaan seberat ini. Begitu pikirnya.

“Kau boleh kembali , Cho Kyuhyun!” Tegasnya tatkala mendapati sang OB hanya diam terpaku setelah meletakkan secangkir green tea diatas mejanya tersebut.

Sontak , Kyuhyun sang Office Boy segera tersadar dari lamunan bayangan akan penderitaan dan beban atasannya , Sungmin. Dia sedikit tersenyum sembari mengambil sesuatu dari saku seragamnya.

“Jangan terlalu dipikirkan, sempatkanlah untuk beristirahat..” Ujar Kyuhun sembari mengusap puncak kepala Sungmin dan memberikan sebungkus roti yang baru saja dia keluarkan dari sakunya tadi.

Sungmin mengangkat wajahnya , menatap lirih punggung laki-laki yang baru saja pergi dari ruangannya dan memberikan sebungkus roti strawberry kepadanya.

“Kyu…”

***

Ketika sebuah kenyataan harus disembunyikan demi kebaikan…

Maka akan aku sembunyikan serapat mungkin…

Meski aku akan sakit karenanya

Meski aku akan terluka olehnya…

Tak apa…

Asal dia selalu disisiku…

Asal orang lain tak terluka karena hubunganku….

 

Teriakan burung-burung disore hari menambah haru suasana lembayung senja yang tampil jelas dilangit Tuhan.

Clouds look like river

Flowing fast outside the car window

Which corner of the city are you in now

want to see the gentle of your smile

 

Seorang lak-laki bersurai coklat ikal dengan tenang memejamkan matanya menikmati angin senja yang terus bersemilir disekitarnya. Alunan lagu All My Heart yang bersenandung merdu dibawakan oleh group yang tengah naik daun, Super Junior.

Ternyata virus Super Junior yang diberikan oleh kekasihnya sekarang itu benar-benar berhasil padanya, sampai-sampai sehari tidak mendengarkan lagu dari grup tersebut , dia merasa seperti ada yang kurang. Hey! Jangan salah sangka , dia hanya menyukai lagu-lagu mereka saja.

Sesekali diliriknya jam tangan G-Shock hadiah ulang tahun dari kekasihnya itu, sudah hampir malam tapi orang yang ditunggu belum juga menampakan tanda-tanda kehadirannya.

“Kyu..”

Belum semenit dia memalingkan wajah dari jam tangan dipergelangannya , dia sudah mendengar seseorang memanggil namanya. Dan ketika dia mengangkat wajahnya kesumber suara , dia dapati seorang wanita paruh baya menenteng tas tangan mewah dengan raut wajah lelah tak bercahaya.

Ditariknya tangan wanita itu agar duduk disampingnya. Diambilnya tas tangan wanita itu untuk kemudian diletakan disamping tubuhnya.

“Bagaimana hari ini , Min?” Tanyanya seraya mengusap puncak kepala wanita tersebut.

“Huh” Dihelanya lagi nafas pendek sebelum menjawab pertanyaan dari Kyuhyun. “Seperti biasa , Kyu. Hari ini sudah yang kedua kalinya proposal penting itu salah. Padahal besok ada rapat penting dengan investor baru dari luar.” Ucapnya seraya menyandarkan kepala dibahu Kyuhyun.

“Hem , yasudah jangan terlalu dipikirkan , kau terlihat lebih kurus akhir-akhir ini, Min.” Ucap Kyuhyun lagi. “Coba dengarkan ini..” Tambah Kyuhyun sembari memasangkan headset ketelinga kanan Sungmin.

Sungmin tersenyum ketika mendapati suara idolanya mengalun merdu ditelinga. Entah sudah berapa lama dia tidak pernah melakukan fangirling lagi.

Hening. Keduanya bertahan lama dalam keadaan hening seperti itu. Menunggu sang surya kembali ke peraduannya seraya memejamkan mata bersama. Moment yang hanya bisa dinikmati sensasinya kala mereka berdua itu sudah sangat jarang bisa dilakukan semenjak saat itu.

Sesaat keduanya berharap waktu berhenti berputar saat itu juga.

***

Sungmin berfikir keras bagaimana mencari jalan keluar ditengah kebuntuannya kini. Kurang dari hitungan jam , dia akan menghadapi rapat yang cukup penting. Ini memang bukan kali pertama baginya untuk mengikuti rapat , tetapi mengingat kelangsungan perusahaannya ditentukan dari keputusan para investor nanti , ketegangannya melebihi dari ketegangan rapat kali pertama yang dia hadiri.

Perlahan dia tarik dan hembuskan nafasnya guna menenangkan pikirannya. Dia harus bisa melewati tahap ini semua demi keluarganya, demi ayahnya yang sudah susah payah membangun perusahaan besar tersebut.

“Tok! Tok! Tok!”

“Masuk!”

“Cklek!!”

“Maaf, Nona sudah ditunggu diruang rapat. Peserta rapat sudah hadir semua…” Ucap seorang gadis tinggi semampai sembari membawa sebuah jurnal berwarna coklat kayu. Dia adalah sekretaris direktur Lee Corporation.

“Baiklah aku akan segera menyusul kesana! Kau duluan saja!” Sahut Sungmin.

Selepas kepergian sang sekretaris dari ruangannya. Sungmin mulai beranjak dari tempat duduknya. Berdiri sejenak dan sedikit merapikan penampilannya dengan menarik ujung kemejanya agar lebih rapi dan membetulkan letak bros maupun aksesoris lain yang tertera ditubuhnya agar tidak terlihat berlebihan namun tetap berwibawa.

“Huuuhhhfftt…” Dihirupnya nafas panjang sebelum benar-benar pergi menyusul ke ruang rapat.

***

“Apa anda bisa menjamin bahwa kami semua tidak akan mengalami kerugian apabila tetap menanamkan saham diperusahaan anda Nona Lee?” Tanya salah seorang peserta rapat yang merupakan penanam saham tetap diperusahaan keluarga Sungmin.

Sungmin menelan ludahnya ketika pertanyaan yang ditakutinya akhirnya keluar juga dari mulut salah satu peserta rapat. “Begini..” Sungmin mulai membuka suara. “Yang namanya pasang surut dalam sebuah bisnis itu hal biasa, mungkin sekarang perusahaan ini tengah mengalami masa sulit. Namun hal tersebut akan bisa kami atasi dengan dukungan dari para pegawai yang cakap dan handal dibidangnya serta modal yang cukup. Dan itu terbukti dari kondisi perusahaan yang mengalami perbaikan dari sebelum-sebelumnya.” Jelas Sungmin.

Sungmin langsung menyalakan sebuah proyektor dan menunjukan presentasi peningkatan grafik Perkembangan perusahaannya yang mulai mengalami perbaikan dari kemerosotannya beberapa waktu lalu. Disana tersaji dengan jelas , data-data dan grafik keuntungan secara terperinci. Mulai dari data pemasukan dari penjualan yang meningkat dan juga dari berbagai macam pengeluaran , entah itu untuk biaya promosi , bahan baku maupun biaya distribusi ke pihak distributor dan konsumen.

“Dengan melihat hasil ini saya yakin walaupun memerlukan banyak waktu.. perusahaan ini akan kembali ke masa keemasannya seperti dulu lagi. Oleh karena itu anda tidak perlu merasa khawatir akan mengalami kerugian karena menanam modal diperusahaan kami.” Ucap Sungmin dengan lugas mencoba meyakinkan para penanam modal yang hadir diruang rapat tersebut. Gestur tubuhnya cukup meyakinkan bahwa dia memang generasi penerus dari Lee corporation tersebut.

“Dan juga… TRENGG!!” Baru saja Sungmin hendak melanjutkan lagi perkataannya, tak sengaja dia menyenggol jatuh gelas yang baru saja diletakkan oleh seorang office boy dari perusahaannya. Sungmin mendelik tajam ke arah sang office boy ketika dia merasa bahwa perbuatan sang office boy yang tiba-tiba meletakkan segelas air minum disampingnya membuat dia menyela perkataannya.

Entah kapan office boy tersebut masuk Sungmin tidak tahu tepatnya karena terlalu serius dalam presentasi tadi. Tahu-tahu dia sudah didalam untuk memberikan minum kepada para peserta rapat yang hadir.

“Maaf… akan segera saya bereskan…” Ucap sang office boy sembari langsung berjongkok dan mengelap tumpahan air yang tergenang dilantai.

“Bisa nanti saja kau membersihkannya?!” Tanya Sungmin ketika dirasanya office boy tersebut malah menganggu jalannya rapat.

“Akan saya bersihkan dengan cepat…” Ucap sang office boy dengan nada pelan dan sopan.

“Aku minta kau segera mengambil gelas itu dan keluar dari ruangan ini, Kyuhyun-sshi!! Tempatmu bukan disini.  Dan sungguh kegiatanmu itu sangat menganggu jalannya rapat..” Tegas Sungmin membuat office boy yang ternyata Kyuhyun itu, langsung menghentikan kegiatannya mengelap genangan air dengan handuk kecil dipinggangnya.

“Sekarang!!” Tambah Sungmin lagi.

Mendengar seruan itu Kyuhyun langsung bangkit dan berjalan mundur sambil membungkuk ketika meninggalkan ruangan rapat. “Baiklah , permisi direktur Lee…” Ucap Kyuhyun sebelum benar-benar pergi dari ruangan itu membuat Sungmin sedikit merasa bersalah. Namun segera ditepisnya rasa bersalah itu ketika dia tersadar rapat yang dipimpinnya masih akan berjalan panjang.

“Baiklah sampai dimana tadi…?”

***

Sungmin langsung bergegas menuju ruang pantry Lee Corp. setelah rapat selesai. Hampir dua jam dia berusaha meyakinkan para penanam modal tersebut. Dan untung saja usahanya berhasil membuat mereka semua bertahan. Rasa khawatir yang bergejolak dalam dadanya satu persatu mulai hilang secara perlahan.

Kekhawatirannya tentang perusahaan memang sudah berkurang namun tidak dengan kekhawatirannya terhadap Kyuhyun, kekasihnya. Dia baru saja melakukan kesalahan besar pada Kyuhyun. Baru saja membentak Kyuhyun didepan para kliennya. Dan dia yakin kali ini Kyuhyun tidak akan mudah mengerti seperti biasanya.

Oleh karena itu saat ini dia tengah bergegas menuju pantry , tempat para office boy biasa berkumpul , untuk menemui Kyuhyun.

“Brakkk!!”

Sungmin langsung mendobrak pintu pantry dengan tiba-tiba ketika dia sampai didepan pantry , membuatnya mendapat pandangan bingung dari beberapa karyawannya disana, termasuk Kyuhyun. Kyuhyun memandangi Sungmin yang sedang terengah menatap ke arahnya.

“Kyu! Aku ada perlu denganmu..” Serunya masih dengan nada formal. Maklum saja didepan mereka masih ada orang lain. Tak mungkin mereka mengumbarkan kedekatan mereka secara gamblang , terlebih dikantor.

“Kenapa tidak telfon saja, direktur Lee? Anda tidak perlu repot – repot kemari apabila membutuhkan bantuanku…” Sahut Kyuhyun agak ketus. Membuat teman-temannya sedikit heran dengan perlakuan kurang sopan rekan kerjanya tersebut.

“Ah , aku lupa harus membeli kertas untuk fotokopi!” Ujar salah satu office boy yang bernama Yesung disana dan langsung bergegas keluar.

“Aku baru ingat kalau harus membersihkan ruang HRD , ayo teuki temani aku..” Ajak sang office girl bernama eunhyuk kepada temannya yang bernama Leeteuk.

“Aku juga ikut , Hyuk…” Seru seorang lagi yang bernama Donghae menyusul.

Kyuhyun sadar teman-temannya telah memberikannya kesempatan untuk berbicara dengan boss mereka.

Mereka langsung keluar setelah ijin permisi dengan Sungmin. Sengaja mereka lakukan hal itu karena mereka yakin Kyuhyun dan boss mereka punya hal penting yang harus dibicarakan.

“Cklek!”

Donghae sengaja menutup pintu ruang pantry ketika dirinya keluar.

Dan kini tinggalah Sungmin dan Kyuhyun yang saling terdiam diruangan tersebut. Sungmin melangkah mendekat menuju Kyuhyun yang tengah duduk disalah satu meja makan diruang pantry itu.

“Kyu…” Panggil Sungmin pelan. “Maaf…” Lirihnya melanjutkan.

“Untuk apa Nona?” Sahut Kyuhyun.

Sungmin mengangkat kepalanya, terkejut dengan pertanyaan Kyuhyun. Sementara Kyuhyun langsung mengalihkan wajahnya ketika Sungmin terus intens memandangnya.

“Jangan begini, Kyu…” Ucap Sungmin ketika mendengar nada suara Kyuhyun agak dingin. “Aku benar-benar minta maaf karena telah membentakmu tadi… aku tak bermaksud melakukan itu…aku…aku….” Sungmin terus berusaha menjelaskan pada Kyuhyun dengan isakan yang keluar tiba-tiba , membuatnya sedikit sulit untuk berbicara.

“Aku tadi reflek , Kyu… aku… aku…”

“Tenang saja Nona , aku cukup tahu diri siapa diriku dan posisiku. Dan tidak seharusnya anda meminta maaf…” Sahut Kyuhyun ketus. “Mungkin tidak seharusnya hubungan ….”

“Cukup, Kyu!!” Seru Sungmin ketika Kyuhyun mulai mengarah ke pembicaraan yang ditakutkannya. Sungmin tersungkur kelantai sembari menutup mukanya yang mulai memerah. “Aku mohon maafkan aku… aku mohon kau mengerti , Kyu. Ini semua kulakukan demi ayahku , demi keluargaku dan juga demi dirimu…” Lirih Sungmin membuat Kyuhyun mulai merasa iba.

Kyuhyun langsung mendekap tubuh Sungmin ketika melihat Sungmin semakin terisak. Dibelainya surai kehitaman milik kekasihnya tersebut , dan perlahan dihirup aroma khas shampo yang menyengat.

Bagaimanapun Kyuhyun sangat tidak bisa melihat Sungmin mengeluarkan air mata didepannya. Ini bukan Sungmin yang dia kenal dulu, yang selalu tertawa ceria , bukan yang sering mengeluarkan air mata. Semarah apapun dirinya , perasaannya akan langsung luluh begitu saja ketika air mata mulai mengaliri pipi tirus milik kekasihnya.

“Aku mengerti. Maaf.” Sahut Kyuhyun kemudian.

“Tidak Kyu jangan minta maaf , aku yang salah. Aku yang telah melakukan hal jahat padamu…” Ujar Sungmin sembari melepas dekapan Kyuhyun. “Kau bisa membentakku sekarang , Kyu. Ayo bentak dan marahi aku….!!” Seru Sungmin pada Kyuhyun dengan isakan tangis yang makin tak terkendali.

Kyuhyun memegang bahu Sungmin erat, “Tidak mungkin , Minnie. Semarah apapun diriku aku takkan mungkin membentakmu..” Ucap Kyuhyun seiring dengan tangannya yang lepas dari bahu Sungmin dan beranjak menunju westafel pantry. “Bagaimanapun juga aku tahu diri , siapa aku dan siapa dirimu. Mana mungkin seorang bawahan sepertiku punya hak untuk membentak seorang direktur sepertimu…”

“CUKUP!!” Seru Sungmin cepat tak tahan mendengar lanjutan perkataan Kyuhyun yang mungkin akan tambah menyakiti dirinya sendiri.

“Aku kira kau mengerti , Kyu!” Seru Sungmin lagi yang kemudian pergi dengan cepat dari hadapan Kyuhyun dan…

“BRAKKK!!!”

Pintu yang terbanting sedikit membuat Kyuhyun dan orang yang hendak masuk kedalam pantry tersebut terlonjak kaget.

“Ada apa Kyu?” Tanya Kibum salah satu pegawai HRD yang memang sering ke pantry apabila jam istirahat tiba.

Kyuhyun menggeleng , “Hanya masalah kecil.” Jawab Kyuhyun sekenanya. “Ehm , kau mau minum apa , hyung?” Tanya Kyuhyun menawarkan.

“Ah , buatkan aku cappuccino saja.” Jawab Kibum sembari duduk disalah satu kursi yang ada.

“Ah , baiklah tunggu sebentar ya hyung. Akan kubuatkan cepat.” Ucap Kyuhyun sembari mengambil cangkir yang terdapat dilemari atas westafel.

“Ehm , Kyu. Boleh aku bertanya sesuatu padamu?” Tanya Kibum lagi.

Kyuhyun yang baru saja hendak menuangkan air panas mendadak menghentikan kegiatannya tanpa berbalik menghadap Kibum. “Apa hyung?” Tanya Kyuhyun.

“Ini agak bersifat pribadi sih. Tapi aku hanya ingin memastikan saja. Kau dan Nona Sungmin itu punya hubungan … ehm kau tahulah , hubungan lebih , yah semacam pasangan kekasih?”

Kyuhyun tersentak. Selama ini tidak banyak yang tahu mengenai hubungannya dengan Sungmin. Kyuhyun diam tak menjawab , dia tidak ingin berbohong tapi dia juga tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya. Selain teman-teman dekatnya dan Sungmin. Dia masih belum bisa memberitahukan orang lain mengenai hubungannya dan Sungmin.

“Kau tidak perlu menjawabnya kalau memang kau tidak mau , Kyu.” Ucap Kibum kemudian ketika dilihatnya raut wajah Kyuhyun yang berubah namun tetap bergeming.

“Ini hyung Cappucinomu.” Ucap Kyuhyun sembari memberikan secangkir Cappucino pada Kibum.

“Maaf kalau pertanyaan tadi menyinggungmu. Dan terima kasih untuk Cappucinonya.” Ucap Kibum sembari mengangkat cangkir Cappucinonya dan membawanya pergi.

Kyuhyun menghembuskan sedikit nafasnya. Untung Kibum bukan tipe orang yang suka ingin tahu urusan orang lain. Dia beruntung , setidaknya selain Sungmin , masih ada atasannya yang menghargai dirinya.

“Ehm , Kyu?”

Kyuhyun reflek langsung mengangkat wajahnya ke arah Kibum. “Ya hyung?”

“Salam buat Donghae.” Ucap Kibum sebelum akhirnya pergi tanpa lebih dahulu menunggu respon terkejut yang muncul diraut wajah Kyuhyun.

“Donghae?” Ucap Kyuhyun bingung.

“Tapi , kalian kan sama – sama…”

***

Sungmin melangkahkan kaki dengan lemas menuju kediamannya. Hari ini begitu melelahkan tubuh , pikiran dan hatinya. Hal yang dia takuti ternyata terjadi juga. Kyuhyun salah paham. Namun dia juga mengerti apabila kekasih hatinya tersebut menyimpan amarah terhadap dirinya.

“Huh…” Dihembuskannya satu nafas pendek untuk menghilangkan perasaan risaunya. Dia sudah sampai dirumahnya , dan itu berarti dia harus melupakan urusan kantor dan urusan pribadinya. Dia tidak ingin menemui keluarganya dengan raut  wajah tidak bersemangat hingga membawa aura buruk bagi surga dunianya. Meski sebenarnya surga dunianya lebih tepat kalau disebut neraka setahun terakhir ini.

“Dasar tak tahu diuntung! Siapa yang membuatmu menjadi seperti ini? Hah?”

Sungmin menghembuskan nafasnya lagi , kali ini lebih panjang. Apa dia bilang. Belum juga dia masuk kedalam rumah , suara suara pertengkaran sudah terdengar sampai ketelinganya. Bagaimana kalau dia menceritakan kejadian yang dia alami hari ini? Oke , katakan baik untuk keberhasilannya dalam presentasi hari ini. Tapi tidak untuk yang lain. Apalagi untuk masalah hubungannya dengan salah satu pegawai kantornya.

“Seperti apa Appa?! Justru aku merasa aku menjadi lebih baik sekarang. Bukankah kau yang menginginkan aku untuk menjadi lebih mandiri? Ini kan yang Appa mau?”

“Aku pulang..” Seru Sungmin menginterupsi pertengkaran tersebut. Dilihatnya Ayahnya yang tengah duduk dikursi roda dengan raut wajah penuh amarah serta adik semata wayangnya , Kris , yang raut wajahnya tak kalah merah padam.

Mendengar interupsi dari Sungmin , keduanya sontak menoleh. Raut wajah ayah Sungmin sesaat melembut ketika melihat putri sulungnya , “Bagaimana presentasinya , Minnie?” Tanya Ayahnya langsung tanpa basa basi. “Kau berhasil meyakinkan mereka?” Lanjutnya lagi.

Sungmin berjalan menghampiri ayahnya , diambilnya tangan ayahnya untuk kemudian dia cium sebagai pertanda salam. “Berhasil Appa.” Sahut Sungmin sembari tersenyum pada ayahnya.

“Lihat kan kau Kris?? Untung saja masih ada Sungmin. Kalau tidak kita pasti sudah menjadi gelandangan. Dan itu semua juga karena sikapmu yang tak tahu diuntung…!!” Seru Ayah Sungmin pada adik Sungmin yang bernama Kris tersebut.

“Appa….” Sungmin berusaha menghentikan ayahnya. Bukan ini yang dia inginkan. Dia tidak ingin Kris dipojokkan dengan karena keberhasilannya.

“Cih!” Kris mendesis pelan sembari menyunggingkan senyum menyepelekan perkataan ayahnya.

“Setidaknya aku masih punya pendirian yang kuat. Tidak seperti Sungmin Noona yang mau-maunya disuruh-suruh seperti budak oleh Appa!” Balas Kris kemudian.

“Kris!” Bentak Sungmin berusaha menghentikan Kris kali ini. “Jaga sikapmu! Kau ini sedang berbicara pada Appa bukan orang lain!” Lanjut Sungmin.

“Jadi Noona pun sekarang sudah benar-benar tunduk pada Appa?!” Sela Kris lagi.

“Kris kau… Appa!!”

Melihat Ayahnya yang tiba-tiba memegangi dada bagian kirinya , membuat Sungmin panik setengah mati dan langsung melupakan kemarahannya pada Kris. Sementara Kris yang seperti berbanding terbalik dengan Sungmin justru melenggang pergi keluar rumah tanpa peduli keadaannya yang tengah sekarat tersebut.

“Kris mau kemana kau? Kriss?!!”

***

“Ak-aku tidak punya uang.”

“Jangan bohong! Cepat serahkan uangmu atau nyawamu melayang?!”

“Aku tidak berbohong. Sungguh. Aku benar-benar tidak punya uang.”

“Dasar lemot!! Mau kubunuh kau?! Hah?!!”

“Hey!! Hentikan!!”

“Sial!! Dia lagi!! Cepat kabur! Anak itu berbahaya!” Ajaknya pada temannya yang lain yang juga turut serta. “Kali ini kau aku lepaskan?! Bila kita bertemu nanti. Tak akan aku biarkan!!”

“Kau tidak apa-apa?”

“Ak-aku tidak apa-apa.. Te-terima kasih…ehm..”

“Kris.” Seru Kris dingin. “Aku baru pertama kali melihatmu disini. Apa kau baru pindahan ? Ehm , siapa namamu?” Tanya Kris kemudian.

“Tao..”

***

TBC

New story in 2013 , Ini karya baru aku about Uri Kyumin , oh iya aku nyempilin TaoRis dikit karena aku lagi *sedikit* seneng sama mereka , hehe …

Gimana ceritanya? Kalian tertarik?

Buat yang sengaja ataupun nggak sengaja baca , dont forget leave comment nya ya ^^

Well , once more.

Happy reading and dont forget to Comment ~

SeeYa

Advertisements

17 responses

  1. heldajungsoo

    Ming memikul beban yang berat dikeluarga mau kantor. belum lg hbgn.a dgn kyu, ming sgt menyayangi kyu.

    25 January 2013 at 9:58 PM

  2. SuperKyuMin

    Kasian sm ming,,, 😦

    d tunggu klanjutnny,,,

    26 January 2013 at 12:34 PM

  3. ditunggu part slanjutnya… ini asli kereen… ^^

    27 January 2013 at 10:05 AM

  4. Bagus….
    Tpi ksian jga sma ming…

    Eh, eonn… Itu kris yg jdi yeoja atau namja? ??

    29 January 2013 at 5:46 AM

  5. eza amelia islamiati

    lah kibum oppa cwok?
    Ko cwok sich e0n truz hae oppa ama siapa tuch. . .
    Hyukie_kibum?
    Ouch aku lpa eon kan ska KIHAE couple ea kan?
    Kali ini aku mau tnya knpa kris di tkutin ma orang2 yg mau mklin tao?
    N ko mrka pd tkut sm kris ge sich eon?

    30 January 2013 at 8:14 AM

  6. ririn chanyeol

    chingu aq coment disini aq… gTw Pw part 15 nerd girl dblog….. aq sdh koment di fb part15….hehehe

    2 February 2013 at 5:57 AM

    • kalau mau minta password harap baca caranya di page How To Get Password ya say 🙂

      5 February 2013 at 1:29 AM

  7. puppuddt

    hadeeh… uminnya kasian lid!!! serba salah yeuuh, klo gue jdi umin bakalan mewek terus ajalah.. *untungnya bukan*
    oyah,gue jga suka tuh ama kata2nya.. ngena abiiis~
    ditunggu next part-nyaa~ 🙂

    5 February 2013 at 1:37 AM

  8. lama gak baca ff kyumin di sini,…hehehehe
    ditunggu kelanjutanya ya~~~

    19 February 2013 at 9:19 PM

  9. dheelfanjani295

    Msh agk sdkit bngung tp sneng ad taoris 😀
    itu tao dsni jd namja atw yeoja?

    6 March 2013 at 12:47 PM

  10. annyeong minta izin baca fnya yah
    ini kyu ama sungmin terpaut brp usianya? ko sungmin ditulis wanita paruh baya?

    23 April 2013 at 12:43 AM

  11. Gaby Fortuna

    oohh,ternyata khidupan asli Ming bnr2 susah ya, pantesan aja Ming sring mijet2 (?) Kepala,, hahahh 😀
    Disini yg jdi yeoja itu Kibum / Hae eon??

    20 June 2013 at 11:19 AM

  12. my bunny ming ku yang sabar ya
    kris ketemu sama tao *so sweet* ~~~^^

    4 August 2013 at 10:51 AM

  13. kyumi wijayanti

    oh, ni ceritanya cinta beda status. yang 1 miskin dan 1 lagi kaya.

    wah menarik.. aku suka, jadi ga sabar nunggu kelanjutannya. hehe

    14 April 2014 at 8:31 PM

  14. smilebunny

    Oh kyu bnrn ob???trz ksh cinta kyumin sblm ny gmn????
    Likee

    19 July 2014 at 9:36 AM

  15. kyumin

    Kok kyu jd ob kasiann tega banget nie autor nya
    Cerita nya baru chap 1 udah sad gmna klanjutan nya ya..
    Lanjut eaaa autor..

    11 November 2014 at 12:58 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s