Read it and Enjoy it ~

KYUMIN’s Fanfiction / Mayong Boyfriend / OneShoot / Romance / Friendship

anime_couple1

Tittle : Mayong Boyfriend

Pair : KyuMin couple

Cast : Kyuhyun , Sungmin , and other cast

Length : Oneshoot

Author : LidyaNatalia

Rate : T for Teen

Genre : Fluff , Romance , Genderswitch

Summary :Well Sungmin got crush on Kyuhyun but who is Kyuhyun exactly? How’s if Sungmin know about Kyuhyun’s….uhm….just read it and you’ll know it ^^

***

Sinaran mentari hangat yang disertai kicauan burung pipit mengiringi langkah Sungmin , ehm tepatnya Lee Sungmin gadis mungil berusia 18 tahun , seorang murid SMA kelas 3 SMA disalah satu sekolah cukup popular dikotanya , dengan pita manis berwarna pink menyelip diantara rambut halusnya ,  menuju kelasnya. Seperti biasanya , dia selalu penuh semangat dan sukacita.

“Cklek!”

“Suit! Suit!!!”

Baru saja Sungmin membuka pintu kelas 3-2 , dia sudah disambut kemeriahan khas gaduh remaja seumurannya.

“Lho , ada apa ini? Apa ada berita seru?!” Tanya Sungmin pada Eunhyuk sembari melangkah menuju tempat duduknya. Sungmin meletakkan tas slempangnya sebelum datang mendekati Eunhyuk , sahabatnya.

“Iya ada berita seru dan itu tentang kau, Minnie!” Ucap Eunhyuk memberitahu.

Sungmin menunjuk dirinya , “Tentang aku? Maksudmu?” Tanya Sungmin.

Eunhyuk mengarahkan ujung dagunya kedepan untuk menjawab pertanyaan Sungmin barusan sembari senyum-senyum.

Sungmin sontak langsung mengarahkan pandangannya kedepan.

LEE SUNGMIN , KELAS 3-2 , UMUR 18 TAHUN , BERKENCAN DENGAN SEORANG LAKI-LAKI.

Dengan jelas Sungmin membaca tulisan yang ada dipapan tulis tersebut , lengkap dengan gambar sketsa buatan temannya yang menggambarkan seorang wanita tengah bermesraan dengan seorang pria.

Sungmin mengerucutkan bibirnya dan beranjak kedepan. “Lho? Apaan nih? Aku jadi bahan pemberitaan kali ini?” Tanya Sungmin pada Zhoumy yang masih sibuk memoles sketsanya agar terkesan lebih hidup.

Zhoumy menghentikkan aktivitasnya dan memandang jahil ke arah Sungmin. “Kami melihatmu lho kemarin…” Ucap Zhoumy sembari melirik ke arah Siwon dan Yesung. Sementara Siwon dan Yesung menganggukkan kepalanya kompak.

Siwon mendekat kearah Sungmin , “Kau ini masih kecil udah berani pacaran ya? Hahaha….” Ejek Siwon sembari mengacak-acak rambut Sungmin diiringi tawa dari teman-teman sekelasnya.

“Hal itu tidak ada hubungannya dengan kecil , Choi Siwon!!” Sanggah Sungmin dengan wajah cemberut. “Lagipula aku ini sudah 18 tahun!” Tambahnya sembari mengambil sebuah penghapus untuk menghapus tulisan-tulisan dipapan tulis tersebut.

“Sudahlah Siwon jangan menggoda Sungmin kita terus.” Ucap Leeteuk sembari menghampiri dan merangkul pundak Sungmin setelah Sungmin selesai menghapus tulisan serta gambar – gambar dipapan tulis.

Sungmin manggut-manggut mengamini pembelaan Leeteuk kepadanya.

“Tapi Minnie…” Lanjut Leeteuk. “Kau beruntung sekali ya , mempunyai pacar yang lebih tua sekeren itu.. Aku jadi iri…” Ucap Leeteuk lagi.

Sungmin tersenyum canggung. “Kok pacar sih? Hehe…” Tanya Sungmin sembari tertawa garing.

“Sudahlah Minnie tidak usah menyangkal lagi…” Sahut Eunhyuk sembari berdiri disamping Sungmin sembari menyenggol bahunya.

“Hah? Menyangkal apa? Sungguh dia bukan pacarku kok!” Sangkal Sungmin sembari melambaikan tangannya kekanan dan kekiri pada Leeteuk dan Eunhyuk.

“Bukan pacarmu? Sungguh?” Tanya Leeteuk lagi.

Sungmin tersenyum kikuk hingga matanya menyipit. “Itu … belum sih… tapi mungkin….”

“Wah!! Jadi masih pendekatan ya?!!!” Seru Eunhyuk sembari mengatupkan kedua tangannya.

“Kalau begitu semangat ya Sungmin!! Kau pasti bisa menjadi pacar cowok keren itu!!”

***

Seorang gadis mungil yang tak lain tak bukan bernama Lee Sungmin kini tengah asyik melihat pantulan dirinya disebuah cermin yang bahkan tinggi dan besarnya melebihi tubuh dirinya sendiri. Sembari sesekali berpose lucu , Sungmin memperhatikan baik-baik penampilannya sebelum menjalani rutinitas sorenya seperti biasa.

“Baiklah Lee Sungmin kau sudah siap untuk bertemu dengannya hari ini , bukan?” Tanya Sungmin pada bayangannya sendiri di cermin. Dilihatnya sekali lagi dress berwarna soft pink selututnya serta cardigan putih yang melengkapi penampilannya , tidak lupa sebuah pita cantik terjepit disela-sela rambutnya seperti biasa.

Setelah merasa sempurna dan siap , Sungmin mengambil sebuah tas tangan berwarna krem yang menambah feminim penampilannya. Dan beranjak turun dari lantai dua untuk segera menuju tempat tujuannya.

“TAP!!”

“TAP!!”

“TAP!!”

“Umma!!” Seru Sungmin ketika melihat ibunya tengah berada diruang santai menikmati program-program kreatif yang diadakan oleh para stasiun tv. Ibu Sungmin sontak menoleh ke arah Sungmin.

“Wah!! Anak umma cantik sekali. Mau kemana Minnie-ah?” Tanya Ibu Sungmin kemudian.

Sungmin tersenyum lebar sebelum menjawab pertanyaan ibunya. “Biasa Umma , mau pergi keluar sebentar. Aku pamit dulu ya Umma….” Pamit Sungmin sembari mengambil telapak tangan ibunya untuk dikecup.

“Hem , hati-hati ya Minnie pulangnya jangan terlalu sore.” Ucap Ibu Sungmin sebelum akhirnya bayangan Sungmin hilang dibalik pintu.

***

Lee Sungmin. Sudah seminggu ini dia jadi rajin pergi ke cafe de Nata , bukan tanpa alasan memang. Semenjak kali pertama dia melihat seorang laki-laki yang selalu duduk ditempat yang sama menikmati secangkir minuman sembari sesekali membaca buku ataupun koran , dia sudah merasa dia telah jatuh cinta pada pandangan pertama oleh laki-laki tersebut.

Laki-laki yang menurutnya terkesan dewasa dan tenang tersebut telah sukses merebut perhatian dan hati Sungmin. Sungmin yang baru pertama kali jatuh cinta tak mau hanya berdiam diri memandangi laki-laki itu dari jauh tanpa melakukan usaha apapun untuk mendekatinya. Di hari kedua Sungmin melihatnya , dia langsung berinisiatif untuk menanyakan nama laki-laki tersebut kepada pemilik cafe de Nata yang biasanya selalu ada di cafe tersebut.

Dan dari situ Sungmin tahu bahwa laki-laki tersebut bernama Cho Kyuhyun , Mahasiswa berumur 21 tahun. Well hanya beda 3 tahun diatas Sungmin.

Tidak hanya sampai situ saja usaha Sungmin.Setelah beberapa hari hanya mondar-mandir didepan Cafe hanya untuk memandangi Kyuhyun, pada hari keenam dia sudah mulai berani menyapa Kyuhyun , duduk didepannya dan mengajak Kyuhyun berbincang-bincang santai. Sampai hari ini sudah genap seminggu semenjak pertemuannya pertama kali dengan Kyuhyun.

Dan hari ini Sungmin sudah memantapkan hati , mental dan pikirannya bahwa dia akan mengungkapkan perasaannya pada Kyuhyun dan meminta Kyuhyun untuk menjadi kekasihnya.

Oleh karena itu Sungmin sedari tadi sudah mempersiapkan penampilan maksimalnya agar Kyuhyun bisa terkesan dan menerima pernyataan cinta Sungmin nanti. Terlalu cepat memang. Tapi tidak ada salahnya mencoba bukan?

“Ah Kyuhyun sudah datang.” Ucap Sungmin ketika dari sebrang jalan cafe de Nata dia sudah bisa melihat sosok Kyuhyun seperti biasanya. Hari ini terlihat Kyuhyun mengenakan baju lengan panjang dengan warna hitam dilengannya dan warna putih dibagian depan dan belakang tubuhnya , serta jelana jeans panjang yang pas ditubuhnya.

Kyuhyun tengah menikmati secangkir minuman yang diketahui Sungmin pasti adalah coffe latte yang agak pahit menurut Sungmin.

“Haii!!” Seru Sungmin ketika dirinya sudah berada dihadapan Kyuhyun sembari duduk dan meletakkan tas tangannya dikursi sebelahnya.

“Hai.” Balas Kyuhyun singkat dengan wajah datar dan dingin , yang menurut Sungmin keren dan sangat menunjukan sisi kedewasaannya.

Sungmin mengangkat tangan kanannya , dan tak berapa lama seorang pelayan dengan note kecil ditangannya datang menghampirinya. “Aku pesan seperti biasa ya. Cappucino.” Ucap Sungmin seperti biasanya.

Kemudian setelah itu sang pelayan kembali kebelakang setelah mengatakan pada Sungmin untuk menunggu sebentar untuk dapat menikmati pesanannya.

Dan ternyata memang tak butuh waktu lama untuk menyediakan pesanan Sungmin. Dalam waktu kurang dari 5 menit , secangkir cappuccino hangat sudah berada dihadapannya. Sungmin mengambil minuman tersebut dengan kedua tangannya sebelum akhirnya menyesap minuman itu.

“Kau tidak menambahkan gula di minumanmu?” Tanya Sungmin ketika melihat gelas kecil tempat gula milik Kyuhyun masih terisi penuh.

“Tidak.” Jawab Kyuhyun singkat (lagi) sembari masih terus menyesap minumannya.

“Tidak pahit?” Tanya Sungmin lagi.

“Tidak.” Sahut Kyuhyun lagi.

Sungmin mengangguk-anggukan kepalanya tanda mengerti. Satu poin lagi sifat Kyuhyun yang baru dia ketahui , Kyuhyun menyukai kopi pahit ternyata.

Setelah perbincangan terakhir , tidak ada lagi yang berbicara diantara keduanya. Kyuhyun sibuk menyesap minumannya sesekali , sementara Sungmin tengah mengumpulkan mentalnya yang tiba-tiba menyusut ketika bertemu Kyuhyun untuk menyatakan perasaannya.

“Ng…hey..!” Seru Sungmin akhirnya mebuat Kyuhyun sontak menoleh dan menatapnya dengan pandangan lurus dan datar.

“Ng.. anu… aku…aku menyukaimu. Kalau tidak keberatan maukah kau menjadi kekasihku?” Tanya Sungmin akhirnya mampu mengucapkan kalimat tersebut dalam satu tarikan nafas setelah setengah jam lebih berdiam diri.

Sungmin menunduk malu , berusaha menyembunyikan rona merah wajahnya yang tidak ingin dilihat oleh Kyuhyun.

“Boleh.”

“Hah?” Sungmin sontak mengangkat kepalanya dan menatap Kyuhyun lekat-lekat. “Sungguh?” Tanya Sungmin dengan nada masih menunjukan ketidakpercayaannya terhadap apa yang baru saja dikatakan oleh Kyuhyun.

“Ya..” Jawab Kyuhyun singkat.

Sungmin tersenyum lebar hingga menunjukkan deretan giginya yang menambah manis wajah imutnya.

“Hey!” Seru Kyuhyun kemudian.

“Iya , Kyu?” Tanya Sungmin ketika tiba-tiba Kyuhyun seperti memanggilnya. “Ada apa?”

“Namamu pun aku belum…”

“Namaku Lee Sungmin , 18 tahun , murid kelas 3 SMA.” Seru Sungmin memberitahu sembari mengatupkan kedua tangannya. “Aku bersekolah di…”

“Murid SMA?” Potong Kyuhyun sebelum Sungmin memberitahukan dimana sekolahnya.

Sungmin mengangguk. “Iya..” Jawabnya dengan raut wajah agak berbeda. Agak bingung dengan keterkejutan Kyuhyun barusan.

“Hmmm , aku kira kita seumuran…” Ujar Kyuhyun kemudian.

Sungmin memegang kedua pipinya , “Apa aku terlihat tua ya?” Tanya Sungmin dengan nada kesedihan tersirat didalam pertanyaannya.

“Hmm , kau ini…”

“Yaa?” Sungmin mencondongkan tubuhnya ke arah Kyuhyun agar dapat mendengar suara Kyuhyun yang agak kecil. Menurutnya.

“Aneh ya?” Lanjut Kyuhyun membuat Sungmin menarik tubuhnya.

“Apa iya?” Tanya Sungmin penasaran.

Kyuhyun menganggukan kepalanya sekali. “Kau belakangan ini , tiap hari mondar-mandir didepan café ini kan? Sekitar seminggu ini..” Ucap Kyuhyun sembari memandang kearah luar jendela.

Mendengar penjelasan Kyuhyun , Sungmin malah tersenyum senang , dia mencoba fokus dengan apa yang Kyuhyun bicarakan. Tidak ada sedikitpun niatnya untuk memotong perkataan Kyuhyun. Baginya ini rekor , karena Kyuhyun berbicara lebih dari 1 kalimat. Ehm atau bahkan lebih dari 1 kata. Dengan dagu yang tertopang dikedua tangan diatas meja , Sungmin memandang Kyuhyun dengan mata berbinar.

“Dari dulu , kukira kau orang yang…” Kyuhyun menolehkan pandangannya ke arah Sungmin. Agak sedikit bingung melihat sikap Sungmin yang terus memandanginya seperti itu. “Kau mendengarkanku?” Tanya Kyuhyun kemudian.

Sungmin mengangguk imut.

“Drrrrrtdrrrrrtt….Drrrrrrtdrrrrrttt….”

“Sebentar ya Kyu..” Sungmin mengambil benda mungil yang ada didalam tasnya , setelah dirassakannya benda itu tiba-tiba bergetar menandakan ada sebuah pesan masuk.

Raut wajah Sungmin yang tadinya ceria kontan berubah ketika membaca pesan dihapenya. Dia mengerucutkan bibirnya lucu ketika membaca isi pesannya.

“Kyu , maaf ya , sekarang aku harus pulang dulu. Ummaku sudah menyuruhku untuk pulang.” Ucap Sungmin pada Kyuhyun dengan raut wajah agak menyesal. Sungmin mengambil tasnya dan kemudian beranjak berdiri dan diikuti oleh Kyuhyun.

“Kebetulan aku juga sudah mau pulang.” Ucap Kyuhyun pada Sungmin sembari mendahului Sungmin berjalan.

“Ah begitu…” Ucap Sungmin sembari mengikuti dibelakang Kyuhyun.

Terlihat sekali perbedaan tinggi diantara keduanya. Dan dalam hatinya Sungmin sungguh tak berhenti bersyukur bisa mendapatkan sosok kekasih yang mendekati sempurna bagi kebanyakan orang.

Sesampainya didepan Cafe de Nata tersebut mereka berdua menghentikan langkahnya. Sungmin berdiri dibelakang Kyuhyun yang kemudian berbalik menghadap Sungmin dengan tangan kanan dimasukan kedalam saku depan jeansnya.

“Ngg… anu … besok kau kemari lagi kan?” Tanya Sungmin pada Kyuhyun.

“Ya mungkin…” Jawab Kyuhyun singkat.

Sungmin menganggukan kepalanya. “Ah begitu…” Sahutnya sembari tersenyum malu-malu. Sebenarnya dia bukan tidak merasa kalau dirinya itu agresif tapi ya mau bagaimana lagi , Kyuhyun itu terlalu tenaaaaaang , sampai-sampai hanya akan mengeluarkan kata kalau dipancing terlebih dahulu.

“Ehm , hey…” Panggil Kyuhyun lagi pada Sungmin.

“Iya?” Sahut Sungmin dengan ekspresi penasarannya yang lucu. Ekspresi Sungmin sungguh cepat berubah-ubah.

“Kau benar-benar mau berpacaran denganku?” Tanya Kyuhyun. Sungguh pertanyaan yang sungguh diluar dugaan Sungmin.

Mendengar pertanyaan itu mendadak raut wajah Sungmin kembali berubah , kali ini keningnya sudah berkerut dan air matanya hampir memenuhi kelopak matanya. “K-kau tidak ingin menjalin hubungan denganku ya?” Tanya Sungmin kemudian.

Kyuhyun melempar pandangannya ke arah lain , “Ah tidak bukan itu maksudku , tapi aku….”

“Ahhh , syukurlah…. Jangan mengagetkanku dengan pertanyaan seperti itu Kyu , hampir saja jantungku copot.” Seru Sungmin cepat memotong perkataan Kyuhhyun lagi.

“Kalau begitu aku pulang dulu ya , sampai berjumpa besok!” Ucap Sungmin sembari melangkah pergi meninggalkan Cafe itu.

***

Sungmin tak henti-hentinya terus tersenyum sepanjang perjalanan menuju kelasnya. Dia sudah tidak sabar untuk segera memberitahukan Eunhyuk dan Leeteuk mengenai kabar bahagianya ini. Setelah kemarin sukses menyatakan perasaannya , kali ini Sungmin ingin berbagi kegembiraan tersebut dengan kedua temannya itu.

“Annyeong Hyukkie!! Teuki!!!” Seru Sungmin ceria sembari duduk dibangku tempatnya.

“Kau kenapa Minnie?” Tanya Leeteuk bingung. “Kenapa terlihat senang sekali.?” Lanjutnya kemudian.

Sungmin tersenyum mendengar pertanyaan Leeteuk , sudah dia duga salah satu dari dua temannya itu pasti akan menanyakan hal itu padanya.

Sebelum membuka suaranya , Sungmin sedikit berdehem untuk mempersiapkan suaranya. “Aku baru jadian!!” Ucap Sungmin senang.

“Mwo??!!” Ucap Leeteuk dan Eunhyuk berbarengan.

“Apa dengan laki-laki yang kemarin dibicarakan itu?” Tanya Eunhyuk kemudian. Sungmin mengangguk sebagai jawaban.

“Wah!!! Benarkah? Chukkae Minnie!!” Seru Eunhyuk ikut senang.

“Hyaaa!! Gomawo Hyukkie!!”

“Selamat ya Minnie!! Akhirnya kau bisa mendapatkan pangeran impianmu.. hehe…Ehm … Ngomong-ngomong Minnie , bagaimana kalau kita kencan bersama?” Usul Leeteuk tiba-tiba.

Sungmin menghentikan senyumnya dan mengerutkan keningnya , “Kencan bersama?” Tanyanya pada Leeteuk.

Leeteuk mengangguk. “Siapa tahu dengan begitu kami juga bisa dapat berkenalan dengan teman-teman dari pacarmu itu Minnie.” Ucap Leeteuk kemudian. “Anak mahasiswa kan keren-keren…” Tambah Leeteuk dengan mata berbinar.

“Wah! Ide bagus itu!!” Timpal Eunhyuk.

Sungmin terlihat sedikit berfikir sebelum membuka suaranya kembali. “Ehm… baiklah akan aku coba tanyakan pada Kyuhyun dulu ya…” Ujar Sungmin memberikan jawaban yang terkesan menggantung bagi kedua temannya.

“Yah! Kok tanya dulu sih?” Desah Leeteuk kecewa. “Langsung minta ketemuan saja Minnie.. mintakan tolong pada Kyuhyunmu itu yah yah yah…” Ujar Leeteuk menambahi mencoba merayu Sungmin sembari memegang lengan Sungmin.

“Ehm baiklah…” Sahut Sungmin pada akhirnya pasrah.

‘Apa boleh buat…’

***

“Kencan bersama ya??” Tanya Sungmin pada dirinya sendiri.

Saat ini Sungmin tengah berjalan menuju supermarket untuk membeli sedikit makanan ringan untuk cemilannya dirumah nanti. Daripada bolak-balik nanti , lebih baik sekalian sambil pulang sekolah bukan?

Namun tidak seperti biasanya yang selalu memikirkan apa makanan ringan yang akan dibelinya. Sungmin justru tengah bingung bagaimana caranya dia bisa meminta Kyuhyun untuk melakukan kencan bersama sesuai usulan Leeteuk tadi.

Bagaimanapun juga dia itu baru saja sehari resmi menjadi kekasih Kyuhyun. Dia takut permintaannya yang macam-macam ini dapat membuat kesan dirinya terlihat seperti abg-abg SMA pada umumnya. Yah meskipun itu memang sesuai dengan umurnya , tapi kan tidak dengan Kyuhyun.

“Bagaimana ya mengatakannya pada Kyuhyun?” Gumam Sungmin sembari terus melangkahkan kakinya , sesekali ditendangnya kerikil kecil yang menghadang jalannya tanpa sadar.

“Teman-teman Kyuhyun… hemm…. pasti keren-keren yaa…”  Ucapnya kemudian ketika membayangkan wajah Kyuhyun. Kyuhyun saja sudah keren , mungkin temannya yang lain juga sama seperti kerennya seperti Kyuhyun , begitu pikir Sungmin.

“Sudahlah masalah itu aku pikirkan nanti saja , lebih baik aku sekarang cepat-cepat belanja , pulang dan bersiap untuk bertemu Kyuhyun lagi nanti…” Ucap Sungmin sembari memutuskan mempercepat langkahnya.

Namun tepat beberapa langkah sebelum dia sampai didepan supermarket tersebut , Sungmin dikejutkan dengan sosok yang keluar dari dalam supermarket tersebut. “Lho? Kyu..Hy…”

Hampir saja Sungmin menegur sosok tersebut sebelum pada akhirnya dia melihat pakaian yang dikenakan sosok tersebut. Seragam Paran Junior High School.

Sungmin diam terpaku dengan tangan melayang diudara ketika sosok tersebut membelakanginya dan melangkah pergi.

“Hahahaduhhh… hampir saja aku menegurnya.” Desah Sungmin sembari menepis peluh dikeningnya. “Bikin kaget saja… Di dunia ini memang ada orang yang sangat mirip satu sama lainnya kan? Huhuhu…” Sembari tersenyum kikuk Sungmin terus saja menggumam tak tentu untuk menghilangkan risau dihatinya sembari masuk kedalam supermarket.

“Mana mungkin kan itu Kyuhyun…?” Gumam Sungmin lagi sembari asal mengambil dan memasukan snack-snack kedalam keranjang belanjaannya.

“Laki-laki tadi itu memang mirip sekali dengan Kyuhyun tapi dia tadi mengenakan seragam SMP… jadi….hah pasti itu bukan Kyuhyun. Iya benar itu pasti bukan Kyuhyun!” Ucap Sungmin lagi.

“Lagipula…..” Desis Sungmin sembari menggigit bibir bawahnya. “Aku tidak mungkin pacaran dengan anak SMP , hahaha…” Ucap Sungmin sembari tertawa kikuk dan dipaksakan.

“Tapi…” Sungmin memegang satu kotak coklat yang berada disalah satu etalase supermarket tersebut. “Aku harus memastikannya!” Ucapnya sembari langsung memasukkan coklat tersebut keranjang , pergi kekasir. Dan bergegas pergi ke Cafe untuk bersiap bertemu dengan Kyuhyun.

***

“Aku?” Tunjuk Kyuhyun pada dirinya sendiri. “Punya adik?” Lanjutnya Kyuhyun cepat.

Sungmin mengangguk cepat. Sedikit berharap-harap cemas akan jawaban dari Kyuhyun yang akan didengarnya.

“Tidak tuh.” Sahut Kyuhyun kemudian. Membuat Sungmin terdiam dengan hati penasaran dan juga dada yang berdegup kencang. Karena kalau bukan adiknya berarti bisa jadi yang tadi itu…

“Hey!! GameKyu!!” Sebuah suara yang berasal dari belakang Sungmin , sukses membuatnya menoleh kebelakang.

“Iya benar itu Kyuhyun!!”

Dilihatnya tiga orang anak kecil yang menurut Sungmin kira – kira sebaya dengan anak usia kelas 6 SD atau setidaknya kelas 1 SMP berjalan menghampiri tempat duduknya dan Kyuhyun. Hem , mungkin lebih tepatnya menghampiri Kyuhyun , karena mereka berjalan melewati Sungmin begitu saja barusan.

“Ne?” Sahut Kyuhyun kepada ketiga anak tersebut.

“Kau sedang apa , Kyu?” Tanya salah satu anak yang mengenakan topi yang dibalik kebelakang.

“Kakak itu siapa , Kyu?” Kali ini anak yang lebih tinggi dari anak yang pertama bertanya pada Kyuhyun sembari mencoba duduk disampingnya.

“Kami tidak pernah melihat kakak itu sebelumnya.” Lanjut anak ketiga yang sedikit bertubuh lebih subur dibanding 2 anak lainnya.

Sungmin yang mengetahui mereka sedang membicarakannya pun sedikit menjadi salah tingkah. Kenapa anak-anak kecil itu dengan mudahnya menyapa Kyuhyun , bahkan bertanya-tanya kepadanya. Selain itu kenapa mereka bertingkah seperti sebaya?

“Ah , dia pacarku.” Jawab Kyuhyun santai.

“Hah? Serius?” Respon anak yang pertama tadi.

“Kakak itu seperti kelihatan anak SMA , Kyu. Benar tidak?” Sahut anak kecil ketiga tadi karena melihat seragam yang masih dikenakan Sungmin yang memang tidak sempat pulang kerumah terlebih dahulu karena diliputi rasa penasaran yang tinggi tadi. Kyuhyun mengangguk.

“Wahhh!! GameKyu pacaran sama anak SMA.” Seru ketiganya berbarengan. Dan setelah itu mereka langsung membentuk lingkaran kecil dan berbisik bisik.

“Enggh.. Kyu.. mereka itu…”

“Temanku.” Sahut Kyuhyun cepat bahkan lebih cepat dari niat Sungmin yang ingin menyelesaikan perkataannya. “Yang memakai topi terbalik itu Donghae , yang bertubuh sedikit gemuk itu Shindong dan yang satunya lagi itu Henry..” Jelas Kyuhyun tanpa diminta oleh Sungmin.

Tubuh Sungmin kembali sedikit menegang. “Ma- maksudnya kalian tetanggaan?” Tanya Sungmin lagi dengan intonasi nada menjadi sedikit gelagapan.

Kyuhyun menyeruput minuman yang sudah dipesannya sebelum menjawab pertanyaan Sungmin. “Begitulah. Soalnya kami ini satu sekolah…” Jawab Kyuhyun dengan santai. Apa dia tidak paham kalau wajah Sungmin sudah pucat pasi?

“Se-sek – kolah? Universitas maksudnya?” Tanya Sungmin mencoba meralat perkataan Sungmin.

Kyuhyun mengerutkan keningnya hingga kedua alisnya bertautan. “Universitas?”

“Ahjussi coba perlihatkan kami dance yang waktu itu diperlihatkan didepan kami dong!!” Seru anak bernama Donghae tersebut kepada pemilik Cafe

“Dance apa? Kalian ini kenapa bisa ada disini? Aku kan sudah bilang tempat ini bukan tempat bermain anak-anak yang baru lulus SD seperti kalian!!”

“Jadi GameKyu boleh datang dan kami tidak?” Protes Shindong sembari memakan kripik yang entah kapan sudah berada ditangannya.

“GameKyu itu kan hanya duduk-duduk saja. Lagipula dia bisa mengundang tamu. Jadi tidak apa kalau dia kemari. Dan berkat dia tamu gadis-gadis jadi bertambah.”

“Lho? Kok begitu?” Kali ini anak yang bernama Henry ikutan memprotes pemilik Café.

“Apaan tuh. Ahjussi curang!” Timpal Donghae lagi.

Sungmin menundukkan kepalanya dan terpaku mendengar perdebatan teman-teman Kyuhyun dengan pemilik Cafe De Nata yang berada dibalik mesin kasir tersebut. Aliran darahnya seperti terhenti dan keluar dari nadinya. Sementara tenggorokannya tercekat susah untuk bersuara.

Dengan susah payah Sungmin bangkit dari duduknya dan membalikkan tubuhnya.

“Ahjussi… bisa tidak sekali lagi kau beritahukan data diri Kyuhyun yang sebenarnya?” Tanya Sungmin dengan bibir bergetar kepada paman pemilik cafe tersebut.

***

Cho Kyuhyun

Lahir pada tanggal 3 February di Seoul Nohwon

Tinggi badan 180 cm

Golongan darah A

Baru lulus SD dari Paran Elementary School

Dan sekarang tengah duduk dibangku SMP Paran Junior High School kelas 1

“Makanya , bukankah dari awal sudah aku tanyakan…” Celetuk Kyuhyun melihat Sungmin terus menunduk karena shock sampai – sampai menjambak kedua sisi rambutnya setelah mengetahui data diri Kyuhyun yang sebenarnya dari pemilik Café De Nata ini.

“Apa kau benar-benar mau berpacaran denganku..” Lanjut Kyuhyun lagi.

Sungmin mengangkat wajahnya perlahan. “Ha-habisnya aku kan tidak tahu Kyu kalau kau ini…”

“Padahal waktu itu aku sudah mau mengatakannya kepadamu , tapi kau selalu memotong pembicaraanku..” Ujar Kyuhyun membela diri. Sungmin kembali menenggelamkan wajahnya dalam jambakan tangannya sendiri terhadap rambutnya frustasi.

“Apa kau tidak pernah belajar mendengarkan dan tidak memotong pembicaraan orang lain ketika berbicara?” Tanya Kyuhyun sedikit sadis dengan tampang yang sungguh luar biasa datar.

“Habisnya.. Aduh .. masa sih .. arggghhh…” Gumam Sungmin tak jelas sendiri. Kyuhyun pun lebih memilih mengambil benda dari saku jeansnya dan mengamati benda tersebut dengan sangat seksama.

Sungmin kembali mengangkat kepalanya ketika tidak mendengar pembelaan diri dari Kyuhyun lagi. Dilihatnya Kyuhyun tengah melihat kartu kartu yang dipegang ditangannya. “Kau sedang apa Kyu?” Tanya Sungmin penasaran dengan wajah kalut nan sendu yang sedikit jadi berantakan.

“Main kartu yang baru saja aku beli tadi.” Jawab Kyuhyun seadanya.

“Kartu?” Tanya Sungmin lagi sembari mengeyampingkan poninya yang menutupi matanya kesamping.

“Semacam kartu permainan.” Sahut Kyuhyun lagi.

“Ah , begitu..” Sungmin mengangguk – anggukan kepalanya tanda mengerti. Bagaimanapun juga dia pernah sedikit tahu tentang mainan anak SMP karena dulu teman-teman SMPnya juga pernah membicarakan mengenai kartu permainan seperti itu , duluuu sekali , sekitar 5 tahun yang lalu.

“Jadi bagaimana?” Tanya Kyuhyun kemudian.

“Hah?” Tanya Sungmin kurang paham.

“Kau masih mau berpacaran denganku…” Tanya Kyuhyun to the point namun sengaja menghentikkan perkataannya terlebih dahulu.

“Ngg…”

“Nunna?”

***

Sudah hampir seharian ini Sungmin terus menunduk lesu dikelasnya. Dirinya tidak lagi ceria dan bersemangat seperti biasanya. Dan itu tentu saja tak lain tak bukan karena peristiwa yang terjadi padanya kemarin sore.

Kata-kata Kyuhyun yang memanggilnya Nunna terus terbayang dipikirannya. Bagaimana bisa dia mengencani anak dibawah umur seperti Kyuhyun. Kalau bedanya hanya 1 atau 2 tahun ya tidak masalah , tapi ini? Hampir 5 tahun. Mungkin untuk ukuran orang dewasa perbedaan usia 5 tahun tidak masalah dalam masalah hubungan pribadi , namun tidak untuk remaja seusia Sungmin.

Dirinya bisa dikira Pedhopilia nanti. Namun hatinya juga tidak dapat berbohong kalau dia memang benar-benar menyukai Kyuhyun.

“Minnieee….” Seru Eunhyuk membuyarkan lamunan Sungmin mengenai hubungannya dengan Kyuhyun.

“Bagaimana? Kau sudah membuat janji dengan Kyuhyun dan teman-temannya?” Tanya Eunhyuk cepat.

“Hah?”

“Itu soal kencan bersama.. Sudah kan?” Jelas Eunhyuk lagi dan kembali bertanya pada Sungmin.

Gawat!! Sungmin lupa!! Sungmin merutuk dalam batinnya. Saking bingungnya kemarin , dia sampai lupa permintaan dari temannya ini untuk mengajak Kyuhyun melakukan kencan bersama dengan teman-temann Kyuhyun.

“Be..belum..” Jawab Sungmin takut-takut.

“Yah…” Desah Eunhyuk sembari menunjukkan raut wajah kecewanya. “Yasudahlah namanya juga lupa. Tapi nanti jangan lupa ya Minnie. Aku sudah tidak sabar lagi bertemu dengan teman-teman pacarmu itu. Hehehe…” Ujar Eunhyuk sembari menjauh dari Sungmin.

“Huh…” Desah Sungmin lesu. “Apa Hyukkie yakin ingin mengencani teman-teman Kyuhyun?” Gumam Sungmin sangaaaaaat pelan pada dirinya sendiri.

“Eh eh Hyukkie kau sudah dengar kabar tentang Yesung?”

“Hah memang ada apa dengannya, Teuki?” Tanya Eunhyuk balik pada Leeteuk yang baru saja bertanya padanya.

“Katanya sekarang dia sedang  menjalin hubungan dengan anak kelas 1-1 lho.” Ucap Leeteuk antusias memberitahu Eunhyuk.

“Hah? Yang benar?” Tanya Eunhyuk tak percaya. Leeteuk mengangguk cepat.

“Apa dia itu Pedhopil?”

Sungmin terhenyak. Dia yang sedari tadi mencuri dengar pembicaraan Eunhyuk dan Leeteuk terperanjat kaget. Kalau dengan anak yang beda 2 tahun saja dibilang Pedhopil bagaimana dengan dirinya yang berpacaran dengan anak kelas 1 SMP?

Sungmin kembali menenggelamkan kepalanya diatas meja.

“Sepertinya aku memang tidak akan bisa mengatakan yang sebenarnya kepada mereka…” Ujar Sungmin dalam hatinya.

***

“Hey!!”

“Iya?”

“Bisa tidak kau berhenti memandangku terus dengan wajah muram seperti itu?”

Sungmin memalingkan mukanya ke arah jalan raya. “Ha..habisnya… Hey , Kyu!”

“Iya?”

“Aku ini aneh ya?” Tanya Sungmin sembari menunjuk wajahnya dengan jari telunjuk kanannya pada Kyuhyun.

“Maksudmu karena kau berpacaran denganku?” Tanya Kyuhyun balik sebelum menjawab pertanyaan Sungmin. Sungmin mengangguk.

“Yah , kalau dipikir dengan anggapan umum remaja seusiamu dan seusiaku sekarang sih , mungkin bisa dianggap begitu..” Jawab Kyuhyun kemudian.

“Ang…ang-gapan umum?”

“Tapi… karena belakangan ini yang namanya berpasangan beda usia sedang ngetren. Jika menurutmu baik itu tidak mengapa , bukan?” Ujar Kyuhyun mencoba menanggapi dengan bijaksana.

Sungmin meletakkan kepalanya dimeja Cafe , dekat jendela tersebut. “Yaa , tapi kan biasanya yang lebih tua itu dari pihak laki-lakinya..” Gumam Sungmin pelan. “Aduuuhhh aku jadi benar-benar bingung…”

“Soal apa?” Tanya Kyuhyun penasaran. “Soal putus atau tidak?” Lanjut Kyuhyun sembari menyesap minumannya yang hampir dingin karena didiamkan sedari tadi.

Sungmin membelalakan matanya. Sedikit terkejut dengan pertanyaan Kyuhyun barusan. Sebenarnya pernyataan Kyuhyun barusan ada benarnya juga (meski sedikit). Dia itu menyukai Kyuhyun yang (dianggapnya) mahasiswa lho , bukan Kyuhyun yang (kenyataannya) baru duduk dikelas satu SMP. Lagipula Sungmin kan juga bukan Pedhopil seperti yang teman-temannya cap-kan pada Yesung , teman sekelasnya yang juga berpacaran dengan seseorang yang 2 tahun lebih muda dibawahnya. Tapi…

“Tidak bisa!” Sahut Sungmin tiba-tiba dengan raut wajah mendadak berubah menjadi sendu. “Tidak bisa putus! Tidak mungkin kalau orang yang sampai kemarin masih kusukai tiba-tiba kubenci begitu saja. Aku bukan orang yang mudah mengatakan perasaan semudah itu.” Jelas Sungmin yang kemudian menautkan kedua tangannya dibawah meja. Ditundukkan wajahnya karena malu menatap reaksi dari wajah Kyuhyun yang baru saja mendengar perkataan yang  menurut Sungmin sendiri saja cukup berlebihan. Meski itu benar benar perasaan yang dirasakan olehnya.

Kyuhyun kembali menyesap minumannya. “Orang aneh..” Desis Kyuhyun sembari melempar pandangannya ke arah jalan raya untuk menyembunyikan wajahnya yang merona karena mendengar perkataan Sungmin.

“Anak SMP yang minum kopi pahitlah yang menurutku aneh!” Balas Sungmin yang agak jengah karena terus-terusan dibilang aneh oleh Kyuhyun.

“Ini bukan kopi pahit tapi Coffe Latte..” Ralat Kyuhyun.

“Iya tapi yang kau pesan kan rasanya pahit. Dan menurutku itu aneh.” Timpal Sungmin lagi.

“Aku tidak suka manis.” Jawab Kyuhyun sembari meletakkan cangkir minumannya ke atas meja. “Hari Sabtu nanti … aku ingin pergi kesuatu tempat. Kau mau ikut?” Tanya Kyuhyun pada Sungmin.

Sungmin membuka mata dan mulutnya lebar-lebar  karena terkejut dengan ajakan Kyuhyun barusan. “Maksudnya kau mau mengajakku kencan?” Tanya Sungmin to the point tanpa basi-basi membuat wajah Kyuhyun kembali merona.

“Niatnya sih seperti itu..” Sahut Kyuhyun sembari menutup setengah wajahnya dengan tangan kirinya. “Kalau kau tidak mau juga tidak apa..”

“Ish… Aku mau! Aku mau! Dengarkan dulu dong jawabanku , jangan main memutuskan seenaknya begitu.” Rungut Sungmin. “Aku mau Kyu! Aku pasti akan ikut. Hehehe…”

‘Pokoknya sekarang , aku akan mencoba untuk lebih mengenal Kyuhyun dan memahaminya. Memikirkan resiko apapun yang akan terjadi nanti , pasti dapat dihadapi bersama bukan?’ Sungmin menunjukan senyum lebarnya kepada Kyuhyun.

‘Biarpun masih SMP , aku rasa dia sudah lebih dewasa dari usianya…’

***

Hari Sabtu yang dijanjikan pun tiba. Sungmin , dengan perasaan yang berbunga-bungan kini terus saja tersenyum sepanjang perjalanan mereka menuju tempat yang masih dirahasiakan Kyuhyun. Ketika dia bertanya kemana mereka akan pergi , Kyuhyun bilang kalau nanti juga Sungmin akan tahu nama tempatnya apabila sudah sampai disana.

Huh. Anak SMP memang masih belum cukup pengalaman dibidang percintaan , meskipun Sungmin yang sudah kelas 3 SMA pun baru kali pertama menjalaninya.

Sepanjang perjalanan Sungmin tidak berani menggandeng ataupun meminta digandeng oleh Kyuhyun. Dia masih canggung karena jalinan asmara mereka yang baru seumur jagung , meski Kyuhyun lebih muda darinya.

Biar begitu , tadi dikereta. Kyuhyun sempat merangkul pundak Sungmin ketika hampir saja seseorang membuat Sungmin jatuh ketika dia menabraknya. Alhasil karena takut kejadian yang sama terulang. Kyuhyun terus merangkul Sungmin selama dikereta tadi.

Dan kini mereka tengah berjalan kaki untuk mencapai tempat tujuan mereka yang menurut Kyuhyun sudah dekat. Sementara Sungmin terus saja senyum senyum sendiri sedari tadi, Kyuhyun justru terus memainkan PSP yang ada didalam genggamannya.

“Ayo! Ayo harap antri ya!! Kalian bisa ambil nomor antrian disisi kiri dan tunggu sampai nomor kalian dipanggil baru kalian maju kedepan. Yang tertib ya!” Terdengar suara yang berasal dari pengeras suara yang tidak jauh dari tempat Sungmin dan Kyuhyun berdiri.

Kyuhyun berhenti memainkan PSPnya yang kemudian dia masukkan kedalam saku jeansnya lalu menghentikkan langkahnya dan mengajak Sungmin masuk kesebuah pertokoan yang saat ini tengah banyak dikerubungi orang. Terutama kaum laki-laki tersebut.

“Tempat apa ini , Kyu?” Tanya Sungmin bingung namun penasaran.

“Ini Crockzy Stadium.” Jawab Kyuhyun singkat.

“Crockzy Stadium?” Ulang Sungmin masih kurang mengerti.

“Iya. Hari ini ada launching untuk PSP terbaru yang didalamnya ada games StarCraft versi terbaru yang belum pernah diluncurkan.” Jelas Kyuhyun. (A/N : ini fiktif karangan ^ 3^)

“Kalau tidak antri kita tidak akan bisa mendapatkannya. Lagipula games tersebut baru akan diluncurkan sebulan lagi. Sayang kan harus membuang buang waktu selama sebulan. Oleh karena itu aku mengajakmu kemari untuk membeli PSP terbaru keluaran toko ini..” Lanjut Kyuhyun lagi.

‘Oh iya pantas saja julukannya GameKyu! Kenapa aku bisa lupa panggilan kesayangannya dari teman-temannya itu. GameKyu ! GameKyu!’ Ucap Sungmin dalam hati sembari tersenyum pada Kyuhyun.

“Haaaa begitu ya , Kyu…” Sahut Sungmin pada Kyuhyun sekenanya.

***

Setelah berhasil mendapatkan PSP terbaru tersebut , Kyuhyun langsung mencoba games yang tadi dia sebutkan pada Sungmin. Kini mereka tengah dalam perjalanan menuju tempat makan terdekat , setelah hampir 2 jam lebih mengantri untuk mendapatkan PSP tersebut.

Sungmin yang melihat keseriusan Kyuhyun pun jadi sedilit tertarik dengan apa yang Kyuhyun mainkan. Dia mencoba ikut memfokuskan matanya pada games tersebut sembari terus berjalan dengan kecepatan yang sangat lambat mengikuti Kyuhyun.

“Mau mencobanya?” Tawar Kyuhyun pada Sungmin.

Sungmin menggeleng. “Tidak perlu. Aku melihat kau bermain saja.” Jawab Sungmin. “Ini games yang kau bilang tadi itu ya, Kyu?” Tanya Sungmin balik. Kali ini gantian Kyuhyun yang mengangguk.

“Sepertinya sulit ya. Tapi meski begitu tau-tau kau sudah naik level.” Puji Sungmin.

“Ini mudah , kau bisa mencobanya kalau kau mau.. ” Tawar Kyuhyun sekali lagi.

“Ah tidak perlu.” Sahut Sungmin lagi. “Eh yang itu lucu ya Kyu?” Seru Sungmin sembari menunjuk salah satu karakter didalam permainan tersebut.

Kyuhyun tersenyum menanggapi pendapat Sungmin , “Itu musuh lho…hahaha…”

“Wah!! Kyu!! Kau tersenyum!! Baru kali ini aku melihat kau tersenyum!!” Seru Sungmin takjub. Sungguh Kyuhyun benar-benar tampan kalau tersenyum seperti tadi.

Kyuhyun memalingkan wajahnya yang merona ke arah lain. “Sesekali aku tersenyum kok.” Jawab Kyuhyun sembari kembali menyunggingkan senyum termanisnya (menurut Sungmin).

“Maaf ya…” Ucap Kyuhyun tiba-tiba.

Sungmin menautkan alisnya. “Untuk apa?”

“Aku tidak begitu mengerti soal kencan.. yang terpikir hanya hal hal yang biasanya didatangi dan dilakukan bersama teman…” Aku Kyuhyun pada Sungmin.

Sungmin menyunggingkan senyum kecilnya. “Tidak apa.. lebih menakutkan kalau baru kelas 1 SMP tapi sudah terbiasa…” Sahut Sungmin sedikit menenangkan ketegangan Kyuhyun.

“Engh… Oh iya Kyu… ngomong-ngomong kenapa kau mau berpacaran denganku?” Tanya Sungmin tiba-tiba.

“Oh itu. Entah mengapa kupikir menarik.” Jawab Kyuhyun membuat Sungmin sedikit bingung dan terkejut.

“Me-narik?”

Kyuhyun mengangguk. “Awalnya sih kaget juga. Aku kira seumuran…” Jelas Kyuhyun.

“Eh? Maksudmu kau kira aku anak SMP?” Tanya Sungmin lagi.

“Iya…”

“Dasar tidak sopan!” Seru Sungmin sembari mengerucutkan bibirnya berpura-pura sebal , meski dalam hati dia sedikit senang karena itu berarti Kyuhyun menganggapnya lebih muda dari usianya.

“Habis kelihatannya seperti itu…” Sahut Kyuhyun lagi.

“Maaf ya kalau ternyata aku itu anak SMA.” Kali ini giliran Sungmin yang mencoba meminta maaf.

“Tidak perlu.” Ujar Kyuhyun sembari mengusap puncak kepala Sungmin. “Kau tidak perlu meminta maaf. Itu kan hanya pemikiran sepihak dari diriku saja. Lagipula anak SMA juga bukan masalah..” Lanjut Kyuhyun sembari kembali tersenyum.

“Aku tidak begitu memperdulikan masalah usia. Ada yang usianya lebih muda tapi bisa lebih dewasa dibanding yang lebih tua darinya/ Jadi menurutku perkara usia itu tidak terlalu mutlak.”

‘DEG!’

Sungmin ikut-ukutan memalingkan wajahnya kearah lain dan langsung memegangi dadanya yang tiba-tiba bergemuruh kencang. Pemikiran dan prinsip Kyuhyun sungguh benar-benar lebih dewasa dibandingkan usianya. Begitu menurut Sungmin.

‘Apa barusan aku DEG-DEG-an sama anak SMP?!!’ Seru Sungmin dalam hatinya.

‘Tapi selama ini juga sebenarnya Kyuhyun kan memang anak SMP…’ Lanjut Sungmin masih dalam hatinya. ‘Gawat!Gawat! Apa aku benar – benar sudah menjadi Pedhopil?’

“Sungmin?”

Sungmin membalikkan tubuhnya dan langsung menegang ketika melihat siapa yang memanggilnya barusan. “Hyu..Hyukkie? Teuki?”

Eunhyuk dan Leeteuk langsung menarik Sungmin menjauh dari Kyuhyun yang kembali memainkan PSPnya.

“Itu Kyuhyun , bukan?” Tanya Leeteuk langsung.

“Eng… iya…” Jawab Sungmin gugup.

“Kau sudah tanya kapan kita akan melakukan kencan bersama?” Tanya Eunhyuk kali ini.

Sungmin menggeleng.

“Sudah kuduga!-___- ” Sahut Enhyuk kemudian. “Yasudahlah biar kami tanyalakan langsung saja kepadanya ya?” Usul Eunhyuk tiba-tiba membuat wajah Sungmin mendadak pucat pasi.

“Iya. Bagaimana kalau sambil mampir ke Café disebrang jalan sana? Biar bisa mengobrol lebih lama?” Kali ini Leeteuk mencoba memberikan usul baru membuat Sungmin makin berasa ingin pingsang ditempat.

“Tu..tunggu…” Sahut Sungmin kemudian.

Leeteuk dan Eunhyuk mengerutkan keningnya hingga kedua alisnya bertautan. “Ada apa lagi Minnie?”

“Engg.. itu , biar aku bicara sebentar pada Kyuhyun…” Jawab Sungmin cepat sembari langsung berlari ke arah Kyuhyun yang sedang memainkan PSPnya.

“Kyu…” Panggil Sungmin pelan sembari menarik  lengan jaket yang dikenakan oleh Kyuhyun.

“Hn?” Sahut Kyuhyun singkat dan datar.

“Aku mohon kali ini sajaaaa.. pura-pura jadi anak mahasiswa ya?”

Kyuhyun menghentikan permainan jarinya dan langsung memandang Sungmin dan kedua teman Sungmin yang berada sekitar 5 meter dari mereka.

“Mereka mengajak kita untuk makan diCafe sebrang sana karena ingin mencoba mengobrol denganmu. Mau ya? Aku mohon … sekali ini saja…” Pinta Sungmin dengan wajah super memelas.

“Baiklah…”

***

“Kuliah itu menyenangkan ya?” Tanya Eunhyuk mencoba membuka suara lagi.

“Biasa saja.” Jawab Kyuhyun dengan ekspresi datar tanpa senyum namun terlihat keren dimata Eunhyuk dan Leeteuk yang duduk dihadapan Kyuhyun dan Sungmin.

“Ahh.. aku juga ingin cepat-cepat menjadi mahasiswa dan masuk universitas..” Celetuk Eunhyuk sama sekali tidak nyambung dengan jawaban yang diberikan oleh Kyuhyun.

“Kau tidak suka kencan bersama ya?” Kali ini Leeteuk mencoba memberanikan bertanya.

“Tidak terlalu.” Jawab Kyuhyun lagi – lagi super singkat. Sementara Sungmin yang duduk disampingnya terus saja berharap-harap cemas agar pertanyaan Eunhyuk dan Leeteuk tidak melangkah terlalu jauh.

“Ah? Sayang sekali. Ayolah kita kencan bersama. Kau dengan Sungmin , lalu kami dengan teman-temanmu…” Sahut Eunhyuk dengan muka tebalnya.

“Lain kali saja.” Jawab Kyuhyun lagi.

“Lain kali? Tepatnya kapan?” Tanya Leeteuk dengan penuh semangat.

“Ehm…”

***

“Ng… maaf ya Kyu…” Ucap Sungmin begitu kedua temannya tersebut pergi. Kini Kyuhyun dan Sungmin tengah berdiri didepan stasiun ketika mereka akan berangkat kencan pertama tadi.

“Iya..” Sahut Kyuhyun singkat.

“Kau marah?” Tanya Sungmin.

“Tidak.”

“Bohong! Kau marah ya…?” Tanya Sungmin sekali lagi dengan raut wajah yang tiba-tiba berubah seperti hendak menangis.

“Tidak. Bukankah aku memang selalu seperti ini?” Tanya Kyuhyun balik.

“Aku betul-betul minta maaf Kyu…” Ucap Sungmin sekali lagi sembari memegang ujung jaket Kyuhyun.

“Tidak apa-apa. Tapi untuk berikutnya mungkin teman-temanmu akan mengetahui yang sebenarnya. Lagipula aku juga tidak terlalu pandai berbohong.” Jelas Kyuhyun.

Sungmin menundukkan kepalanya. “Mu-mungkin besok aku akan mengatakan yang sebenarnya pada mereka.” Ucap Sungmin kemudian.

Kyuhyun mengusap puncak kepala Sungmin. Dan kemudian memakaikan jaketnya ketubuh pacarnya tersebut membuat Sungmin mengangkat kepalanya.

“Sepertinya angin berhembus semakin kencang.” Ucap Kyuhyun menjelaskan sebelum Sungmin bertanya terlebih dahulu.

“Kyu….”

***

Dengan raut wajah muram Sungmin terus memikirkan rencananya untuk mengatakan kepada teman-temannya siapa Kyuhyun sebenarnya. Tidak seperti mahasiswa yang dipikirkan oleh teman-temannya melainkan seorang bocah SMP yang memang tinggi dan perawakannya tidak biasa. Ya Sungmin memang harus mengatakannya terlebih dahulu sebelum mereka tahu yang sebenarnya dari orang lain atau dengan mata kepala mereka sendiri.

“Minnieeeee!!!” Seru Eunhyuk dan Leeteuk dari kejauhan ketika Sungmin baru tiba diujung anak tangga lantai 2 , tempat kelas mereka berada.

Dengan cepat kedua teman Sungmin itu langsung menghampiri Sungmin dengan raut wajah bertanya-tanya, membuat Sungmin agak sedikit gugup.

“Apa benar Kyuhyun Oppa itu anak SMP?” Tanya Eunhyuk cepat membuat wajah Sungmin pucat seketika.

“M-Mwo??” Respon Sungmin membuat Leeteuk dan Eunhyuk sedikit bingung. Sungmin mau menyangkal atau mengiyakan pertanyaan tersebut.

“Sabtu kemarin kan aku mengambil foto Kyuhyun Oppa tanpa sepengetahuan kalian berdua. Ketika aku tunjukkan oleh Eunhyuk dikelas tadi. Tidak sengaja Zhoumy melihatnya. Dan dia mengatakan bahwa mereka pernah melihat Kyuhyun Oppa mengenakan seragam Paran Junior High School.” Jelas Leeteuk kali ini.

“Itu dia , Sungmin!!” Seru sebuah suara yang cukup berat yang perlahan menghampiri Sungmin , Leeteuk dan Eunhyuk. Mereka adalah Zhoumy , Siwon dan Yesung.

“Minnie… dia pacarmu itu anak SMP yang pernah kami lihat itu kan?” Serang Yesung yang benar-benar yakin 100%.

“Eng.. itu…” Sungmin menggigit bibir bawahnya gugup. Kenapa jadi begini?

“Kau benar-benar pacaran dengan anak SMP kan , Minnie?” Tanya Zhoumy kali ini. Sungmin menelan salivanya dengan susah payah.

“Kalian salah lihat mungkin.” Sanggah Leeteuk pada Zhoumy dan Yesung.

“Tidak! Kami yakin benar-benar pernah melihat anak itu mengenakan seragam SMP. Kalau tidak salah baru sekitar 3 hari yang lalu. Kami sempat menabraknya , makanya kami hapal wajah anak itu.” Sahut Siwon mempertahankan pendapat dirinya dan teman-temannya.

“Itu tidak mungkin kan , Minnie?” Tanya Eunhyuk pada Sungmin yang terus saja diam tanpa membuka suara.

“Se…be..narnya…” Sungmin mulai membuka mulutnya perlahan.

Eunhyuk , Leeteuk , Siwon , Yesung dan Zhoumy menunggu jawaban yang keluar dari mulut Sungmin dengan wajah penuh raut penasaran. Membuat Sungmin jadi tambah gugup untuk memberikan penjelasannya. Namun dipaksakannya membuka senyumnya dihadapan teman-temannya sebelum dia mengatakan kalau…

“Itu adik Kyuhyun…” Sahut Sungmin pada akhirnya. Kembali berbohong. Ternyata dia memang belum benar-benar siap menerima ejekan karena berhubungan dengan anak yang umurnya lebih muda darinya.

“Yah! Tidak seru ah!!” Keluh Yesung dan Zhoumy ketika mendengar jawaban Sungmin. Sedetik kemudian mereka pun memutuskan untuk masuk kekelas mereka.

“Oh! Jadi Kyuhyun Oppa punya adik!!” Seru Leeteuk dan Eunhyuk senang berbarengan. Mereka berdua pun turut masuk kekelas mengikuti ketiga temannya yang duluan masuk. Meninggalkan Sungmin yang terpaku diujung anak tangga karena kali ini dengan kebohongannya dia bisa selamat dari ejekan Trio Rusuh itu.

***

Sungmin mendorong sebuah bungkusan kearah depan.

“Terima kasih. Ini hangat dan membuatku nyaman.” Ucapnya pada Kyuhyun dengan wajah yang tertunduk tak menyiratkan perasaaan bahagian sama sekali.

“Ne…” Sahut Kyuhyun singkat sembari menurunkan buku menu yang tengah dilihatnya ketika mendengar suara Sungmin yang sedikit aneh.

“Ada apa?” Tanya Kyuhyun sedikit khawatir dengan Sungmin yang tiba-tiba mengeluarkan butiran air mata dari pelupuknya.

“Ak-aku ini menyedihkan ya , Kyu… ?” Tanya Sungmin dengan suara terisak pada Kyuhyun sembari berusaha menghapus butiran air mata yang mengalir tersebut.

Kyuhyun menatap lekat ke arah Sungmin. Sedikit tak tega juga melihat Sungmin yang selalu saja bertemu dengannya dengan wajah tertekan. Meski dia baru kelas 1 SMP. Dia sangat mengerti memiliki perasaan tertekan itu sangat tidak menyenangkan.

“Kita putus saja…” Sahut Kyuhyun kemudian membuat Sungmin mengangkat kepalanya karena terkejut dengan ajakan Kyuhyun barusan. Saking terkejutnya air mata yang mengalir dipipinya mendadak berhenti mengalir dipertengahan.

“Dari awal memang sudah salah kan?” Tanya Kyuhyun kali ini. “Yang kau sukai adalah aku yang terlihat sebagai sosok seorang mahasiswa bukan aku yang ternyata masih kelas 1 SMP.” Lanjut Kyuhyun sembari memalingkan wajahnya ke arah luar jendela.

Sungmin merundukkan kepalanya kearah tangannya yang terus bergerumul gugup dibawah meja. “I..iya sih tapi…”

“Cari saja laki-laki yang benar-benar mahasiswa keren..” Saran Kyuhyun masih dengan tidak memandang ke arah Sungmin. Aku sendiri juga repot bila tiap kali ada sesuatu , harus berpura-pura menjadi mahasiswa.” Lanjut Kyuhyun.

“Kenapa kau berbicara begitu?” Tanya Sungmin dengan wajah masih tertunduk disertai isakan tangis kecil. “Meski kau baru kelas satu SMP , tapi aku su…”

“BRAKKK!!”

“Kalau begitu berhenti menangis!!”

“DEG! DEG! DEG! DEG! DEG!”

Dada Sungmin bergemuruh kencang ketika mendengar bentakan Kyuhyun yang pertama kali didengarnya. Air matanya kini bukan saja berhenti dipertengahan tapi benar-benar langsung berhenti mengalir dari awalnya.

“Jangan pernah datang kesini lagi, kalau kau tetap ingin datang. Biar aku yang tidak akan kesini lagi.” Ucap Kyuhyun sedikit tersirat nada ancaman meski disampaikan dengan nada yang lebih lembut dari sebelumnya.

Raut wajah Sungmin yang semula terpaku menjadi kembali berkerut. “Hiks! A-aku mengerti , Kyu…” Pasrah Sungmin akhirnya menerima keputusan putus dari Kyuhyun. Mungkin memang ini adalah keputusan yang tepat untuk dirinya dan juga Kyuhyun sejak awal.

Meski pasrah dan menerima. Air mata Sungmin tidak lantas pasrah dan menerima keputusan tersebut begitu saja, terbukti dari alirannya yang kembali mengalir setelah beberapa kali berhenti karena terhentak dengan pernyataan-pernyataan diantara keduanya.

Kyuhyun menyodorkan sebuah saputangan putih ke arah Sungmin.

“Keringkan air matamu..” Ucap Kyuhyun ketika Sungmin menerima saputangan tersebut.

Sungmin kontan langsung menghapus air matanya yang tak kunjung mau berhenti lagi. “Kalau saja didunia ini hanya ada aku dan kau. Pasti tidak akan sesulit ini hubungan kita….” Isak Sungmin lagi.

Kyuhyun menjitak kecil puncak kepala Sungmin. “Jangan bertingkah seperti anak kecil!” Serunya pada Sungmin.

Sungmin mencoba tersenyum dalam tangisannya. “Benar-benar tidak tahu mana yang lebih tua… ” Batinnya ketika melihat kedewasaan Kyuhyun yang melebihi dari umurnya yang masih sangat belia tersebut.

***

Hari ini adalah hari Kamis, setelah dua hari tidak masuk sekolah karena kesehatannya yang menurun akibat masalahnya dengan Kyuhyun. Sungmin akhirnya memutuskan untuk masuk sekolah meski semangatnya belum terkumpul seperti biasanya. Dia sudah kelas tiga SMU dan sebentar lagi harus menempuh ujian masuk universitas. Tidak ada lagi waktu bagi dirinya untuk bermalas-malasan. Apa lagi dia bukan termasuk murid yang pintar dikelasnya.

Namun memaksakan seperti apapun , ternyata kalau memang sedang tidak mood , percuma juga memaksakan diri untuk datang kesekolah. Karena nyatanya sepanjang pelajaran Sungmin sama sekali tidak fokus pada pelajaran yang diajarkan oleh gurunya. Bahkan dia terus menyandarkan kepalanya diatas meja. Sangat-sangat terlihat tidak bersemangat.

Sangat kentara sekali dia masih memikirkan Kyuhyun. Hari-hari kebelakang tentu tidak mudah dilupakannya begitu saja. Terlebih kenangan menemani Kyuhyun sabtu kemarin itu. Dia pikir dua hari kemarin sudah cukup untuknya mengenang masa pacaran singkatnya dengan Kyuhyun. Tapi ternyata dia salah. Meski Kyuhyun masih kelas 1 SMP dan hubungan mereka terjalin sangat singkat , dia tidak dapat melupakannya begitu saja.

“Minnie kau ini kenapa sih? Sejak pagi tadi aku lihat kau lesu sekali. Apa masih sakit?” Tanya Eunhyuk ketika sedang memasukkan buku-bukunya kedalam tasnya.

Sungmin menggeleng.

“Apa kau sedang ada masalah?” Tebak Leeteuk yang kemudian langsung duduk dihadapan Sungmin. Sungmin mengangguk.

“Masalah apa?” Tanya Leeteuk lagi. “Keluarga?” Lanjutnya.

Sungmin kembali menggeleng.

“Kyuhyun Oppa?” Tebak Eunhyuk kali ini.

Sungmin mengangkat kepalanya menatap Eunhyuk, sedetik kemudian dia kembali mengangguk dan menyandarkan lagi kepalanya diatas meja.

“Ada apa? Apa kalian bertengkar?” Tanya Leeteuk lagi.

Sungmin menggeleng. “Aku putus dengannya..” Ujar Sungmin sedih.

“Ah begitu…” Respon Leeteuk. Dia langsung melihat kearah Eunhyuk dan mengisyaratkan kepadanya agar mereka sebaiknya tidak lagi membahas tentang masalah Kyuhyun didepan Sungmin.

“Yasudah daripada memikirkan itu, bagaimana kalau hari ini kita shopping saja ke Mall yang baru buka didekat Game Centre itu. Pasti banyak promo karena mereka baru saja membuka kan?” Saran Eunhyuk yang cepat diamini oleh Leeteuk.

Leeteuk langsung memasukkan semua buku-buku Sungmin kedalam tasnya. “Ayo , Minnie. Kalau tidak cepat kita bisa kehabisan lho…”

Sungmin mengangkat kepalanya menatap kearah Leeteuk dan Eunhyuk. Saking tidak beraninya dia diejek. Dia sampai berlaku sepengecut ini dengan merahasiakannya pada kedua sahabatnya tersebut. Dihembuskannya nafasnya dengan berat.

“Mianhae…” Ucapnya sangat pelan hingga tak terdengar oleh Eunhyuk dan Leeteuk.

***

“Jadi mau kemana lagi kita?” Sahut Eunhyuk semangat.

“Kau yakin masih mau berbelanja lagi, Hyuk?” Tanya Sungmin sembari memperhatikan kantung belanja Eunhyuk yang sudah sangat banyak menurutnya.

Eunhyuk mengangguk. “Ini sih masih kurang, Minnie. Biasanya aku bisa 3 kali lipat dari ini.” Sahut Eunhyuk lagi.

Eunhyuk dan Leeteuk hanya menggeleng-gelengkan kepalanya heran. Yang sedang sedih dan butuh hiburan kan Sungmin. Tapi kenapa sepertinya yang sangat menikmatinya justru Eunhyuk?

“Yasudah , bagaimana kalau kita ke lantai 5 sa…” Ucap Sungmin sembari memutarkan tubuhnya dan menunjuk kesatu lantai diatas tempat mereka berdiri.

“DEG!”

Sungmin langsung kembali membalikkan tubuhnya ketika baru saja dia secara tidak sengaja menangkap sosok Kyuhyun yang berada tepat lurus beberapa meter dihadapannya dengan masih mengenakan seragam sekolahnya seorang diri. Sangat terlihat oleh Sungmin , bahwa bukan hanya dirinya yang terkejut. Melainkan juga Kyuhyun. Hanya saja Kyuhyun tidak seperti Sungmin yang langsung panik dan salah tingkah. Justru dia tetap bersikap biasa saja.

‘Jangan sampai Eunhyuk dan Leeteuk melihatnya…’ Harap Sungmin dalam hati.

“Ada apa Minnie?” Tanya Leeteuk yang bingung dengan Sungmin yang tiba-tiba saja terlihat menjadi gugup.

Sungmin menggelengkan kepalanya. “Tidak ada apa-apa.” Ucapnya sembari berusaha mendorong kedua tubuh temannya untuk melangkah kedepan menjauh dari posisi Kyuhyun. “Ayo kita pergi kesana…”

‘Benar kata Kyuhyun… Mungkin dari awal aku memang telah salah , karena menyukai sosok Kyuhyun yang mahasiswa… bukan yang masih SMP…’ Ucap Sungmin dalam hatinya sembari melangkah dengan kepala tertunduk menatap lantai.

“Teuki, Minnie kita pergi ke Nail Art Centre dulu ya… aku mau merapikan kukuku…” Ajak Eunhyuk.

“Bukankah baru dua hari yang lalu kau merapikan kuku mu, Hyuk?” Tanya Leeteuk heran.

Eunhyuk mengangguk. “Aku mau merapikannya lagi, Teuki.. hehehe….”

“Menurutku umur tidak ada hubungannya… ”

 

Sungmin tiba-tiba saja teringat perkataan Kyuhyun ketika mereka masih pacaran dulu. Sebenarnya selain secara fisik. Sungmin sangat menyukai dan mengagumi pemikiran Kyuhyun yang sudah sangat dewasa dibanding dengan dirinya sendiri.

“Minnie.. kau mau kan ke Nail Art dulu?” Tanya Eunhyuk ketika tidak mendapati respon dari Sungmin.

‘Tidak…. siswa SMP atau Mahasiswa tidak ada hubungannya dengan perasaan , bukan…’ Sungmin menitikan air mata ketika hatinya mencoba menyanggah pemikiran otaknya.

“Lho , Minnie kau kenapa menangis?” Tanya Eunhyuk yang jadi tak enak hati. Sebegitu tidak maunya kah Sungmin menemaninya hingga dia menangis?

‘Ternyata aku memang mencintai Kyuhyun….’ Sungmin berbalik kebelakang dan berlari meninggalkan kedua temannya yang bingung akan tingkahnya barusan.

“Kyuhyun!!!” Seru Sungmin memanggil Kyuhyun yang ternyata masih berada ditempatnya semula.

“Hah? Kyuhyun yang Minnie maksud itu yang masih mengenakan seragam SMP itu?”  Tanya Eunhyuk pada Leeteuk yang shock karena terkejut.

“Ja-jadi Zhoumy dan kawan kawan itu benar?” Timpal Leeteuk pada Eunhyuk.

***

“Hosh! Hosh! Hosh!” Sungmin berusaha mengatur nafasnya ketika berada tepat dihadapan Kyuhyun.

“Teman-temanmu barusan shock tuh…” Sahut Kyuhyun pada Sungmin yang masih berusah mengatur nafasnya.

“Biar saja!” Sahut Sungmin cepat. “Kalau kau tidak keberatan. Maukah kau menjadi pacarku lagi?” Tanya Sungmin membuat orang disekelilingnya memandangnya dengan kening berkerut. Anak SMU yang menyatakan peraasaan pada anak SMP? Wow!

“Tapi aku masih SMP… ” Jawab Kyuhyun.

“Tak apa!” Sahut Sungmin lagi.

“Nanti kau dikatai Pedhopil?”

“Tidak apa!”

“…”

Kyuhyun memandang Sungmin yang emosinya masih belum stabil akibat masih terengah karena berlari tadi.

“A-apa tidak bisa?” Tanya Sungmin yang baru menyadari kalau sepertinya Kyuhyun seperti berusaha menunda-nunda untuk menjawab pertanyaannya. Seperti menghindari begitu menurut Sungmin.

Kyuhyun mengangkat ujung bibirnya. Dan dari sana muncul sebuah siratan senyum yang sangat jarang dilihat oleh Sungmin. “Tentu saja bisa!” Jawab Kyuhyun membuat Sungmin langsung menghambur kepelukannya. Meski masih kelas 1 SMP dengan tubuh yang tegap dan tinggi. Tidak terlihat aneh kalau Sungmin berada didekapan Kyuhyun , kecuali dengan seragam mereka yang menurut orang-orang yang melihat sepertinya tertukar.

“Terima kasih , Kyu!!” Seru Sungmin disela-sela pelukannya.

“Sebenarnya dari dulu aku juga…”

“Aku sangat menyukaimu , Kyu!!” Seru Sungmin memotong perkataan Kyuhyun.

“Jangan suka memotong perkataan orang lain!”

***

END

Advertisements

4 responses

  1. Wow. . . lucu bgt, kyu dikira anak mahasiswa ada sequel.a gak? good jod

    13 March 2013 at 11:10 AM

  2. eva rhamadini

    Kyaaaa ternyata masih smp:( tapi gapapa lah kalo akhirnya bisa nerima hehe. Unnie bikin sequel gaa? Bikin dong unn yg kyu sama sungminnya udah kuliah hehe:D

    30 March 2013 at 7:17 PM

  3. vessalius-san

    Tertawa sendiri waktu baca fic ini. lucu xDD bisa2nya itu Sungmin ngira Kyuhyun anak kuliahan. ya iyalah, mukanya aja muka tua #plakk

    anw, bikin sequelnya dongg 😉

    18 April 2013 at 8:36 PM

  4. kyumi wijayanti

    hahaha.. dikiranya anak kuliahan, eh ga taunya anak smp.. terlalu keburu-buru c minnie. jangan keburu napsu.. mentang-mentang kyuhyun ganteng langsung sikat..

    15 April 2014 at 10:25 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s