Read it and Enjoy it ~

Kyumin’s Fanfiction / Genderswitch / Romance / Friendship / Clarification / Part 3

cl3_副本2

Clarification

 

.: by Lidya Natalia:.

 

Cast : Super Junior

Pair : Kyumin

Genre : romance , friendship ,genderswitch

Rating : T

Length : Chaptered

Summary : Gawat!! Lagi-lagi Kyuhyun membuat membuat sensasi dari kata-katanya yang kontroversial. Bagaimana cara dia untuk mempertahankan karirnya?? And … Fiuhhh untunglah situs PaboKyu.com mengeluarkan klarifikasi lagi. Well Cho Kyuhyun sebaiknya kau mengendalikan kata-kata dan sikapmu sebagai seorang

Disclaimer : They’re belong  both to God and theyself. But the plot and the story originaly belong to  me.

Warning : Typo(s) , OOC , DLDR , Bash not allowed!!

.

.

When The Secret Should Be Revealed

.

.

“TOK! TOK! TOK!”

 

“Masuk!”

 

“Permisi Direktur! Direktur memanggil saya?” Tanya Jihyun setelah masuk kedalam ruangan Lee Sooman.

 

“Ya.. Aku ingin kau mencoba sekali lagi menghubungi pihak pengelola situs PaboKyu.com tersebut!” Titah Direktur Lee pada Jihyun.

 

“Memangnya ada apa Direktur Lee? Bukankah mereka sudah mengeluarkan klarifikasi baru mengenai kasus Kyuhyun kemarin , Direktur?” Tanya Jihyun penasaran.

 

“Memang. PaboKyu.com sudah mengeluarkan klarifikasi terbaru tapi klarifikasi itu telat 2 hari dari waktu biasanya mereka memposting klarifikasi. Kita tak bisa hanya diam saja menunggu kapan dia akan mengklarifikasi pemberitaan mengenai kasus kontroversial Kyuhyun. Berharap-harap cemas apakah mereka akan mengeluarkan klarifikasi dengan segera atau tidak , seperti kita dipermainkan oleh mereka. Kita harus mengontraknya! Agar mereka bisa tepat waktu mengeluarkan klarifikasi sesuai permintaan kita.” Jelas Direktur Lee. Jihyun hanya mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti.

 

“Karena aku yakin , anak itu tidak akan berhenti membuat kontroversi seperti lalu-lalu. Dan yang pasti ini tidak akan menjadi yang terakhir kali baginya.”

 

“Tapi semua email kita yang sebelumnya belum dibalas , Direktur. Apa kita harus mengirim email kembali?” Tanya Jihyun lagi.

 

“Apa?! Belum dibalas?!” Tanya Direktur Lee sedikit emosi. Mereka bahkan sudah memposting klarifikasi terbaru tapi tidak membalas emailnya , Ck! Batin Direktur Lee emosi.

 

“Ne Direktur!” Sahut Jihyun.

 

“Apa kau sudah tawarkan nilai kontrak yang tinggi?” Tanya Direktur Lee.

 

Jihyun mengangguk. “Bahkan di email terakhir kita sudah menaikkan tawarannya 5 kali lipat , Direktur.” Lanjut Jihyun lagi.

 

“Aishh…” Direktur Lee menggeram hingga suara gemeretuk geliginya terdengar memilukan di telinga Jihyun.

 

“Kalau memang tawaran kontrak tinggi tidak berpengaruh. Kita gunakan cara lain!” Ucap Direktur Lee membuat Jihyun agak penasaran dengan maksud dari cara lain tersebut , karena atasannya itu sedikit menunjukkan raut wajah yang berbeda ketika mengucapkan 2 kata tersebut.

 

“Maksudnya , Direktur?”

 

“Kita ancam pengelola situs PaboKyu.com dengan tuduhan pencemaran nama baik atau perbuatan kurang menyenangkan…” Ucap Direktur Lee diakhiri seringaian yang mana justru membuat Jihyun mengerutkan keningnya dengan usul atasannya barusan.

 

“Tapi , Direktur. Bukankah justru mereka membantu kita? Memangnya bisa kita mengancamnya seperti itu?” Tanya Jihyun lagi.

 

“Meskipun membantu tapi mereka sudah melakukan kebohongan! Dan kita bisa menuntutnya atas dasar perbuatan tersebut! Hahaha…!!”

 

Alis Jihyun bertaut ketika mendengar tawa dari atasannya. “Apa itu tidak keterlaluan , Direktur?” Tanya Jihyun lagi.

 

Direktur Lee menyilangkan kedua lengannya. “Kita tidak akan bertindak sejauh itu kalau mereka mau bekerja sama dengan kita , Jihyun… ah tidak aku rasa pengelola situs tersebut hanya satu orang , karena apabila lebih dari satu orang tidak mungkin mereka secara seragam menolak tawaran kita. Mengingat semakin banyak kepala semakin banyak pendapat.” Ujar Direktur Lee membuat Jihyun mengangguk-anggukkan kepalanya.

 

“Lagipula aku juga tidak ingin kalau sampai ini malah berkembang menjadi kasus yang lebih kontroversial daripada kasus Kyuhyun dan…. ” Direktur Lee sengaja memberikan jeda pada perkataannya. “…ingat Jihyun-ah , kau harus meyakinkan pengelola PaboKyu.com dengan sungguh-sungguh kali ini. Sertakan tawaran dan ancaman tersebut bersamaan agar dia tidak bisa memililh.” Titah Direktur Lee sembari tersenyum senang membayangkan keberhasilan rencananya.

 

“Baik , Direktur.” Sahut Jihyun sembari langsung pamit dan bergegas untuk melakukan perintah dari atasannya.

 

***

 

“Sungmin!!”

 

Sungmin mengangkat kepalanya ketika mendengar seruan suara ibunya. Well , ini masih terlalu pagi untuk sang ibu membangunkannya dihari libur ini. Sungmin menolehkan kepalanya ke arah jam mungil berbentuk kelinci berwarna pink yang berada dimeja nakas disamping ranjangnya. Dan benar saja dugaannya , ini baru pukul 8.

 

“Sungmin!!”

 

Suara seruan dari sang ibu kembali menggema ditelinganya , ketika dia tidak memberikan sahutan. Sungmin memperjelas pandangannya dan beranjak duduk setelah melenguhkan tubuhnya yang terasa kaku.

 

“Ne… Umma!!” Sahut Sungmin setelahnya sembari beranjak keluar kamar dan menuju ke sumber suara.

 

Honey… maaf Umma membangunkanmu tapi ini mendesak!” Ucap Mrs. Lee setelah Sungmin sampai dihadapannya dengan dress berwarna soft pink masih melekat ditubuhnya.

 

Sungmin duduk di salah satu bangku dekat counter ibunya memasak. “Ada apa Umma?” Tanya Sungmin sembari meletakkan dagunya atas kedua tangannya yang dia letakkan diatas meja. “Umma tahu kan hari ini aku libur?”

 

Nyonya Lee memberikan segelas susu kepada Sungmin dan roti gandum yang diberi selai rasa vanilla “Arraaseo… Tapi Umma memang harus membangunkanmu untuk mengantarkan map Appamu yang tertinggal untuk meeting siang ini, Minnie…” Jelas Nyonya Lee sembari mengelus puncak kepala Sungmin yang mulai melahap rotinya.

 

“Umma tidak bisa mengantarkannya karena harus menyiapkan jamuan untuk arisan nanti siang , anyway,” Sahut Nyonya Lee sebelum Sungmin mempertanyakan alasan kenapa bukan ibunya saja yang mengantar. Hmmm…

 

“Arra Umma…” Sahut Sungmin sembari beranjak pergi setelah meminum susunya.

 

“Mau kemana , Minnie?” Tanya Nyonya Lee ketika melihat Sungmin belum menghabiskan sarapannya.

 

“Mandi , Umma…” Ucap Sungmin sembari menaiki anak tangga untuk kembali menuju kamarnya.

 

Tak butuh lama bagi Sungmin untuk membersihkan dirinya , cukup setengah jam dan dia sudah merasa lebih segar dari sebelumnya.

 

“Umma?!” Sungmin hampir terjungkal kebelakang ketika melihat Ibunya berada dikamarnya , tengah merapikan barang-barang yang berserakan di kamar anak gadisnya tersebut. “Apa yang Umma lakukan disini?” Tanya Sungmin ketika ibunya tengah menyibakkan gorden yang menutupi jendelanya.

 

“Tentu saja membereskan kamarmu , honey . Memangnya apa lagi?”

 

Sungmin beralih menuju depan meja riasnya dan mengambil sisir untuk sekedar merapikan rambut yang baru saja dikeramasinya itu.

 

Ibu Sungmin mengambil handuk kecil yang ada di laci meja rias Sungmin dan mengambil alih untuk mengeringkan rambut anak gadisnya tersebut.

 

“Umma..”

 

“Sssttt… diam dan patuhi saja. Umma akan meriasmu agar lebih cantik!” Sungmin merengut ketika mendengar perkataan Ibunya. Dia sudah mulai paham akan rencana ibunya.

 

“Kau harus terlihat cantik!” Desis Nyonya Lee lagi. “Masa orang lain dibuat menjadi sukses tapi anak sendiri tidak , ck!” Lanjut Nyonya Lee lagi.

 

Sungmin memutar bola matanya malas.

 

“Kalau dilihat-lihat bahkan kau itu lebih cantik daripada kelompok gadis-gadis kecil yang suka menari itu..” Ucap Nyonya Lee sembari menarik dagu Sungmin dan memoleskan beberapa foundation dan make up tambahan lainnya. Diusahakan oleh nyonya Lee make up Sungmin senatural mungkin agar tidak terlihat kampungan.

 

“Girlband?” Tanya Sungmin mencoba memastikan maksud ibunya.

 

“Ya seperti itulah terserah apa namanya…” Sahut Nyonya Lee mengelak dari ke-tidak-mengertiannya. “Kau harus membuat Appamu sadar kalau kau pantas menjadi seorang artis!” Seru Nyonya Lee lagi.

 

“Umma kau tak mengerti maksud Appa..” Tukas Sungmin mencoba membela sang ayah. Lagipula Sungmin juga sama sekali tidak berminat menjadi artis , bahkan setelah dia mengetahui bagaimana sikap Kibum terhadapnya 2 tahun silam.

 

“Sssttt… Sebentar lagi selesai…” Desis Nyonya Lee yang tidak ingin mendapat bantahan dari sang buah hati.

 

“Tadaaa…”

 

Sungmin melihat pantulan dirinya didepan cermin besar. “Tak buruk…” Gumam Sungmin yang berhasil membuatnya mendapat deathglare mematikan dari ibunya.

 

Sungmin menyunggingkan cengirannya pada sang ibu dan kembali menatap pantulan dirinya di cermin. Well dia –memang merasa lebih cantik sekarang.

 

Dan sepertinya sang ayah memang harus mempertimbangkan dirinya untuk menjadi artis baru perusahaannya.

 

***

 

Sungmin memutar stir kemudinya untuk memasuki lapangan parker gedung yang sedang dia datangi ini. Setelah berhasil memarkirkan mobil berwarna pinknya , Sungmin beranjak memasuki gedung tersebut.

 

“Annyeonghaseyo…” Sapa Sungmin kepada salah satu resepsionis yang tengah bertugas menjaga meja penerima tamu tersebut.

 

“Annyeonghaseyo… Ada yang bisa saya bantu?” Tanya Resepsionis –yang Sungmin ketahui bernama Lee Hyukjae dari name tag yang digunakannya.

 

“Uhm… aku ingin bertemu Appa , bisa kau beritahu dimana ruangannya?” Tanya Sungmin lagi.

 

Lee Hyukjae –resepsionis tersebut- mengerutkan keningnya , “Maaf ,, Appa anda?”

 

“Ah , maaf maksudku , Mr . Lee Sooman.” Ralat Sungmin sembari tersenyum malu. Meski dia anak dari Lee Sooman , tidak semua karyawan SMe mengetahui siapa Sungmin –kecuali karyawan lama yang seumuran dengan ayahnya. Sungmin jarang datang ke kantor ayahnya semenjak dia SMP , kecuali di saat-saat yang dibutuhkan seperti saat ini.

 

“Ah , maaf Nona…” Seru Hyukjae cepat ketika mengetahui bahwa orang yang berdiri dihadapannya adalah anak dari atasan tertinggi di tempatnya bekerja.

 

“Panggil , aku Sungmin saja..” Sahut Sungmin cepat. “Oh iya , dimana ruangan Appa?” Tanya Sungmin lagi.

 

“Sebentar Nona Sungmin , akan aku panggilkan seseorang untuk mengantarkanmu…” Sungmin hanya tersenyum kecil ketika resepsionis cantik dihadapannya ini tetap memanggilnya Nona.

 

“Tunggu sebentar ya , Nona…”

 

Dan Sungmin hanya menanggapi dengan sebuah senyuman.

 

“Hyukjae Noona apa manajerku sudah ada dikantornya?” Sungmin menolehkan kepalanya ketika tiba-tiba datang seorang laki-laki yang berdiri disampingnya.

 

“Lho? Kyuhyun? Tumben kau datang ke kantor? Apa ada masalah lagi?” Tanya Hyukjae pada laki-laki yang sangat dikenal –bahkan oleh Sungmin- itu sembari melihat layar komputer yang berada disampingnya. Ya , dia Kyuhyun , dengan menggunakan setelan pakaian casual dan kaca mata hitamnya , dia kini tepat berdiri disamping Sungmin.

 

Sungmin langsung membalikkan tubuhnya ke arah lain untuk menghindari kontak mata dengan Kyuhyun. Dia merogoh tasnya untuk mengambil sebuah kacamata berbingkai pink dengan lensa cembung kecoklatan.

 

“Aisshh , Noona jangan meledekku. Sebegitu buruk-nya-kah aku?” Tanya Kyuhyun sembari mengerucutkan mulutnya.

 

“Ahhahaha… aku hanya bercanda , masa begitu saja marah… Sepertinya Manajer Tan belum datang. Apa kau mau menunggu?” Tanya Hyukjae kemudian.

 

Kyuhyun mengerutkan keningnya sembari menurunkan kacamatanya dan menatap Hyukjae dengan pandangan –Kau bercanda?.

 

“Yang benar saja!” Decak Kyuhyun kesal. “Maksud Noona aku harus menunggu didepan pintu , begitu?” Tanya Kyuhyun sembari memutar tubuhnya ketika mendengar cekikikkan dari Hyukjae.

 

Well , bukan rahasia umum lagi kalau Tuan Tan Hangeng –manajer Kyuhyun- adalah pribadi yang sangat tertutup dan dia sangat tidak suka segala sesuatu mengganggu dirinya maupun pekerjaannya. Oleh karena itu dia selalu mengunci pintu ruangannya dan membawanya.

 

Hanya ketika ada dia , orang-orang bisa masuk ke dalam ruangannya. Well , Manajer Tan memang sempat kecurian salah satu file artisnya , makanya dia lebih yakin untuk menyimpan kunci ruangannya sendiri.

 

Kyuhyun mengerdarkan pandangannya ke penjuru lobi , tidak banyak orang yang berlalu lalang memang , tapi apa mungkin dia harus menunggu Hangeng disini? Ah , tidak mungkin dia mau!

 

Kyuhyun menoleh ke samping kirinya dan tak sengaja matanya menangkap sesosok gadis berpakaian dress soft pink lengan pendek yang menjuntai sampai ke lutut. Kyuhyun tak dapat melihat wajahnya karena gadis –Sungmin- tersebut berdiri membelakanginya.

 

“Maaf Nona menunggu lama , mari saya antarkan ke ruangan direktur Lee…” Seru sebuah suara dari arah kanan Kyuhyun membuat gadis tersebut menolekan kepalanya.

 

Manis!

 

Hal itu yang terlintas dibenak Kyuhyun ketika melihat bibir tipis mengkilat yang dihiasi lipgloss berwarna senada dengan pakaian yang dikenakannya.

 

Namun pikiran Kyuhyun langsung buyar ketika Sungmin langsung membuang muka dan menoleh ke arah lain ketika berjalan menghampiri salah satu pegawai SMe yang akan mengantarkannya ke ruangan ayahnya itu.

 

Mata Kyuhyun mengikuti pergerakan Sungmin yang terus berjalan membelakanginya pergi. Dia memutar tubuhnya ke arah Hyukjae –lagi.

 

“Siapa itu Noona? Artis baru?” Tanya Kyuhyun penasaran.

 

Hyukjae tertawa kecil sembari menggelengkan kepalanya.

 

“Lalu?” Tanya Kyuhyun lagi. “Dan sejak kapan dia ada disini?” Tanya Kyuhyun.

 

“Dia kerabat direktur Lee.” Jawab Hyukjae. “Dan dia sudah ada 2 menit lebih dulu daripada dirimu.” Jelas Hyukjae.

 

“Oh ya?”

 

***

 

“Oh ayolah Appa..” Rajuk Sungmin pada ayahnya ketika dia meminta Appanya untuk memberikan pengertian kepada Ibunya agar tak terus memprovokasinya untuk menjadi seorang artis.

 

“Appa sudah seringkali memberitahu Ummamu , Ming. Tapi kau kan tahu sendiri bagaimana sifat Umma..” Jelas Direktur Lee –yang notabene adalah ayah Sungmin- sembari mengusak puncak kepalanya.

 

“Aishhh… Appa sedang mengerjakan apa?” Tanya Sungmin ketika melihat ayahnya tengah membuka Sent Items pada pilihan menu di emailnya.

 

Ayah Sungmin membuka email tersebut dan menambahkan sebuah dokumen kepada salah satu alamat surat elektronik tersebut lalu mengirimnya.

 

“Bukan apa-apa. Hanya mengirimkan sebuah surat kontrak yang sudah Appa tandatangani.” Ucap Direktur Lee.

 

“Lho? Tumben? Biasanya bertemu. Kenapa sekarang lewat email ?” Tanya Sungmin sembari melirik laptop yang digunakan ayahnya. Dia tajamkan pandangannya ke arah alamat user penerima surat elektronik tersebut.

 

“Gulp!”

 

Sungmin menelan salivanya sembari menjauh dari tempat duduk ayahnya.

 

“Orang ini susah diajak bicara. Lho Ming kau sudah mau pulang?” Tanya Direktur Lee ketika Sungmin berjalan ke arah sofa dan mengambil tasnya.

 

“Ne , Appa. Aku ada janji dengan Heechul. Aku pulang dulu ya , Appa..” Seru Sungmin sembari langsung keluar dari ruangan ayahnya.

 

Sungmin menghembuskan nafasnya setelah berhasil keluar dari ruangan ayahnya. Dia baru ingat kalau sudah lama dia tidak mengecek email untuk situs rahasianya tersebut. Terakhir kali dia cek adalah ketika untuk mengkonfirmasi beberapa komentar yang kurang lebih itu sudah beberapa bulan lalu , bahkan hampir 1 tahun lalu –mungkin.

 

Sungmin berjalan dengan gusar , langkahnya dipercepat untuk segera sampai ke mobilnya dan mengecek laptopnya –dirumah nanti. Namun dia kembali dikejutkan oleh sosok Kyuhyun yang berjalan ke arahnya , tidak sendiri memang , karena Sungmin sempat melirik ke arah samping Kyuhyun dan menemukan sosok tinggi lainnya –yang tak kalah tampan dari Kyuhyun-.

 

Sungmin langsung menolehkan kepalanya ke arah lain lagi. Dia takut Kyuhyun mengenalinya. Well , biarpun bukan salah satu dari SparKyu , Sungmin sudah sering hadir beberapa acara atau konser yang diadakan oleh Kyuhyun secara diam-diam –dari Heechul.

 

Dia bahkan sempat berfoto dengan Kyuhyun di acara meet and greet with Kyuhyun 2 bulan yang lalu , Sungmin tidak tahu kalau ada acara sesi foto bersama penggemar saat itu , akan sangat aneh kalau Sungmin enggan melakukannya , bukan?

 

Sungmin terus berjalan kedepan sembari menolehkan kepalanya ke sisi kanan , membuat Kyuhyun bingung dengan sikapnya karena sudah 2 kali gadis –manis- yang ditemuinya hari ini membuang muka. Bahkan Hangeng saja ikut bingung.

 

Entah apalagi yang akan membuat Sungmin lebih terkejut lagi hari ini , setelah dalam waktu kurang dari 5 menit dia sudah terkejut sama 2 kali.

 

“Antifansmu?” Tanya Hangeng ketika mereka berdua sudah melewati Sungmin.

 

Kyuhyun mengangkat kedua bahunya tanda tak tahu. “Entahlah…”

 

“Sayang sekali kalau gadis semanis itu benar antifansmu…” Canda Hangeng yang membuat Kyuhyun sedikit terkejut karena jujur saja pemikiran Hangeng sama dengan pemikiran yang ada diotaknya.

 

***

 

“Hyung , bagaimana menurutmu?” Tanya Kyuhyun pada Hangeng yang tengah mengecek agenda jadwal Kyuhyun hari ini.

 

“Kau harus berhenti membuat masalah.” Ucap Hangeng.

 

“Bukan aku~!” Sahut Kyuhyun cepat. “Tapi penulis itu!” Lanjut Kyuhyun dengan wajah kesal.

 

“Kenapa?” Tanya Hangeng tanpa mengalihkan pandangannya dari agenda berwarna coklat tersebut , sesekali dia mencoret beberapa tulisan dalam agenda itu.

 

“Kenapa?” Ulang Kyuhyun sedikit jengkel. Oh ayolah! Dia tidak sedang bicara dengan patung kan sedari tadi? “Haishh.. bagaimana menurutmu tentang penulis situs PaboKyu.com itu?” Geram Kyuhyun.

 

Hangeng menutup agenda tersebut. Dan kali ini beralih ke arah Kyuhyun , “Bagaimana apanya? Bicaralah yang jelas.”

 

Kyuhyun menggaruk bagian belakang kepalanya , benar juga apa yang ditanyakan Hangeng barusan , benar juga sih , bagaimana apanya? “Ya , tentang penulis itu. Apa dia mengenalku atau dia penggemarku a-atau dia sasaeng misal?”

 

Kibum mengusap ujung dagunya terlihat berfikir. “Lebih memungkinkan kalau dia itu sasaeng. Tapi , bahkan kau tidak pernah merasa terganggu kan? Well , mungkin dia penggemarmu…” Sahut Hangeng.

 

Kyuhyun mengerutkan keningnya mendengar jawaban Hangeng. Dia terlalu mengenal dan mengerti aku untuk sekedar penggemar. Batin Kyuhyun tanpa bisa didengar oleh Hangeng.

 

“Lalu , memangnya kenapa Kyu?” Tanya Hangeng kali ini sembari menepuk pundak Kyuhyun.

 

“Tidak ada. Aku hanya ingin tahu saja jati diri dia sebenarnya. Well , setidaknya aku harus berterimakasih kan?” Sahut Kyuhyun dihadiahi kerutan dahi dan alis yang terangkat oleh Hangeng.

 

“Apa yang mau kau lakukan Kyu?” Tanya Hangeng begitu menyadari smirk Kyuhyun diakhir kalimatnya. “Hey! Berhentilah membuat Direktur menegangkan uratnya , Kyu!” Lanjut Hangeng sebelum Kyuhyun sempat menjawab pertanyaan sebelumnya.

 

“Memangnya apa yang akan aku lakukan , hyung?” Tanya Kyuhyun sembari kembali menunjukan smirknya. Kyuhyun berjalan mengitari Hangeng dan berhenti ketika dia melihat agenda yang dipegang oleh Hangeng.

 

Kyuhyun menatap Hangeng sembari terus mengeluarkan smirknya. “Ngomong-ngomong.. Apa saja jadwalku hari ini?”

 

 

***

 

TBC

 

Well readers , especially for Joyer ^^ How is it?

Part 3 ini akhirnya bisa selesai juga karena –sekali lagi- komen-komen kalian yang kalian kasih baik dikolom komentar , lewat twitter , facebook ataupun sms. Makasiiih ya komentarnya… semakin banyak yang komentar semakin cepet lanjutinya hehehe.

 

Dan lanjutannya baru bisa sampai sini aja , nah kalau mau tetep berlanjut jangan lupa dikasih review yaaa berupa komentar dan saran.

Please comment after you read it^^ Bisa komen langsung di kolom komentar , bisa juga lewat :

twitter : @lidya_Natalia

facebook : LidyaNatalia Elffishy

Line : natalidya2512

 

 

Advertisements

4 responses

  1. hye ri :)

    tetep berlanjut yaaa… janji yaaa….
    kkkk
    di tunggu soal’a

    1 September 2013 at 8:50 PM

  2. kyumi wijayanti

    ternyata sungmin anaknya sooman ta?
    gimana tanggapan soman kalo tau ternyatj pemilik babokyu.com adalah sungmin.

    cie..cie kyuhyun naksir sungmin.

    17 April 2014 at 5:49 PM

  3. JijiDonghae

    Karakter Sungmin benar2 lucu…Kyuhyun itu juga nyantai gak sombong n lowprofile ya..ceritanya ringan dan asik…

    29 October 2014 at 7:08 AM

  4. ming010186

    Kyumin udah ketemuan. Tp kenapa ming acuh gitu yaaa??? (

    12 February 2015 at 1:25 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s