Read it and Enjoy it ~

Posts tagged “Shindong

Protected: Kyumin’s Fanfiction / Genderswitch / Romance / Friendship / Nerd Girl / Part 19

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Kyumin’s Fanfiction / Genderswitch / Romance / Friendship / Nerd Girl / Part 14

This content is password protected. To view it please enter your password below:

FF KYUMIN / D’ Popular / Part 12 / Genderswitch

Title : D’Popular

Part : 12

Author : Winda Kurnia Prado

Cast : Lee SungMin as Minnie

Cho KyuHyun as Kyuhyun

Kim Kibum as Kibum

Kim HeeChul as Chulie Minnie friends

Tan HanGeng as Minnie oppa

Jungmo as Kyuhyun friends

Lee Donghae as Kyuhyun friends

Lee Hyukjae as Kyuhyun friends

Zhoumi as Minnie appa

Henry as Minnie eomma

Kim YoungWon as KyuHyun appa

Park JungSoo as KyuHyun eomma

Cameo : BB n GB korea.

Genre : Romance

Gak suka? Jangan baca^^

Ada sedikit perubahan di ff d’popular kali ini dan mungkin seterusnya, biasanya kan aku buat percakapan Minnie dan yang lainya pake loe n gue tapi setelah lama gak nulis ff ini jadi canggung kalau mau pake loe n gue jadi aku pake bahasa aku n kamu aja deh :D

happy reading^^

appa Minnie berjalan dengan seorang ahujussi dan seorang yeoja yang diduga adalah anak dari ahjussi yang bersama appa Minnie.



Super Junior Were A Family

Super Junior Were A Family

Leeteuk :

In the past we always had activities separately. Many had expressed their unhappiness about it.

But I always tell my fans, we have 13 members and will always have 13.

This determination must be present within us.

SJ is our home, a home that will not leave behind or forget any members.

Although this home is not big, but everyone of us, needs you.

Heechul :

We have many members, there are many times when we are apart.

But I hope we can cherish the times we will spend together, even if there’s only a minute.

Even if we are so busy that we are unable to meet.

I still hope that the members can enjoy the happy times together and comfort each other during hard times.

Hangeng :

It’s been 7 or 8 years since our member have been together, since trainee’s days.

We cared for each other, received awards, go through tough times and cried together.

There are many times that I’m sorry as well as grateful for towards our members.

I have never said this before, but I really want to thank the members who have always been by my side no matter what.

And I’m really sorry for not being there during difficult times.

Yesung :

The pas have already passed. Everything will start afresh.

We shall not forget that we are Super Junior’s member.

We are a family.

Kangin :

I don’t want to think what will become of us in the future or how long more can we be together.

Once I think about it, I’ll feel very sad.

But no matter what happens in the future, separation, or not being an artist.

I wish I can tell others, these are my family members.

We are Super Junior.

“From Teuki hyung to Kyuhyunie, they are as precious as a family.”

“Even if there are only 10 members on stage, always think that there are 13 members.”

Shindong :

I keep on thinking that it was because I couldn’t fit in, I can leave Super Junior.

But come to think of it, although there might be this determination. It is impossible to leave and forget about everything.

The members who are always worried about me, the worried members who called back from china upon knowing that I was on diet. and little I though of leaving is not being good to them but just pure selfishness.

I wish to stay by your side… and be a Super Junior member that doesn’t embarrass the group.

Sungmin :

I’ve always felt that Super Junior is a group that causes one to feel tired easily.

But I still think our group is the best.

Although we often have activities separately, but during introductions, we will always say “I am Super Junior xxx”

Those are the best moments…

The time we’re together are the best! I have hyungs in front of me and I have dongsaengs behind me. Everywhere I go will have everyone by my side.

Eunhyuk :

I’ve always been thinking what exactly can I do?

Other dance and rap, what can I give to the members?

How lucky am I, the not so special me, to always get introduce to others by the members proudly.

Thank you our dear members. Not other words or emotions can express my gratitude towards you.

“Even if a members age and become fathers. We said that we we could keep the unity and brotherhood as Super Junior.”

Donghae :

Others told me, “I trust and I love you”. This is what I want to tell our members now.

The member who tolerate whatever mistake I’ve made.

The hyungs who have been like a father to me. I love you forever.

To me, you are family who will never change or leave me.

Siwon :

When we are promoting in China, it is very tiring. And I really misses the members in Korea.

However, regardless if it is M or H, there is still a Super Junior in front.

Whenever I think about it, it makes me feel as if the members have always been together.

Ryeowook :

When we go in China, the fans will always raise huge placards, there are also Super Junior ones.

Whenever I see these placards, I will start counting our member from 1 to 13.

When I reach 13, it feels as if the members are together again.

I always believe, being apart is only a matter of time. We will definitely return and be by their side again.

Kibum :

I seldom attend activities with the members. There are many times when people ask me “Are you a member of a Super Junior”.

I’ve never been able to express how apologetic I am to the members.

Compared to other forms of addresses. Super Junior is still my favorite.

Although I’m unable to be on the stage with the members, my heart is still with our 12 members. Please believe me.

Kyuhyun :

China fans wrote a sentence on the pearl sapphire blue sea photo. “If one day the world betrays Super Junior. ELFs will betray the world.”

I’ve always been thinking, what we have done to deserve such love from them.

But come to think of it now, it is not just for me, but for our 13 members.

Though we’re often separated, the members who have never stopped working hard for this team called Super Junior.

Cr: Super Junior’s Baidu Bar
Translated by

posted by Lidya Natalia on lidyaelfish

The Chocolate’s Incident #1

Tittle : The Chocolate’s Incident #1

Cast :
In this Fict , YeWook are the main cast.
And other member of Super Junior.

Genre : Genderswitch , Alternatif Romance

Rate: Teen

Length : Chaptered Short Story

Author : Lidya Natalia

Warning : some typos , short fiction. If you do not like this couple or this Genre (read : Genderswicth) Please do not read this Fiction.

A/N :I come with new story about Yewook 🙂

Summary : DiHari peringatan ulang tahun sekolah NiRa, semua murid menjalankan ritual saling memberi coklat layaknya hari Valentine. Yesung yang biasanya tidak mendapatkan coklat, hari ini tiba-tiba menemukan coklat dilaci mejanya. Lalu yang memberinya siapa dong??


Sebenarnya berapa banyak coklat yang lalu lalang didalam sekolah NiRa High School??

“Bruk!! Pluk!”

Yesung dan Siwon baru saja tiba disekolah kita mereka mendapati loker Siwon penuh dengan banyak coklat yang dibungkus manis dengan kertas kado lengkap dengan pita cantik diatasnya.

Dengan wajah senang Siwon langsung menghitung jumlah coklatnya tersebut. Namun wajahnya tiba-tiba berubah muram.

“Siwon, kau kenapa? ekspresimu seperti pemain kdrama saja!”

“…9, 10…, 11 ya? Huft, padahal tahun lalu lebih banyak.” Ucap Siwon tiba-tiba dengan wajah tak bersemangat.

‘Gubrakkk!!!’ wajah Yesung berubah menjadi seperti ini —-> -_____-

“Kau ini ya.. Bagi-bagi kek coklatnya!!” Pinta Yesung.

“Babo!! Kalau dibagi-bagi, berarti aku nggak sopan sama cewek-cewek, dong.” Ujar Siwon sok bijaksana.

“Aisshhh , alasan!!” Rungut Yesung. “Ah, Ryeowook.” Seru Yesung ketika melihat Ryewook, baru tiba disekolah.

“Pagi!” Sapa Ryeowook dengan nada datar yang anggun seperti biasanya, pada Yesung. Tetap tanpa ekspresi yang manis.

“Pagi!!” Sahut Yesung. Sungguh sangat berbeda dengan ekspresi Ryeowook, Yesung tersenyum lebar.

“Pagi, Ryeowookkie!!!” Seru Siwon juga dengan ekspresi tebar pesona.

“Pagi!” Sahut Ryeowook singkat. “Dapat banyak ya?” Tanya Ryewook pada Siwon ketika melihat banyak kado-kado ditangan Siwon.

“Ah, aku menerimanya cuma demi sopan santun kok.” Ujar Siwon yang padahal sama sekali tidak ditanya oleh Ryeowook. “Tapi tentu saja cokelat darimu pasti spesial.” sambungnya lagi pada Ryeowook.

“Hah?” Sahut Ryeowook. “Ayo kekelas!!” Ajak Ryeowook pada Yesung dan Siwon.

“Eh? Coklatnya mana?” Tanya Siwon.

“Nggak ada!” Sahut Ryeowook cepat.

“Eeh? Nggak ada?” Siwon kaget.

*Ryeowook POV*

Kuberitahu ya, agar kalian tidak salah paham.

“Gimana nih, Yesung????” Seru Siwon sambil menarik kerah baju Yesung. “Dia bilang nggak ada coklat untukku?” Sambung Siwon.

Namjachinguku itu adalah Yesung. Bukan Siwon.

“Lha? Itu mah nggak ada hubungannya sama kau, kan?” Jawab Yesung , namja chinguku sambil tersenyum lebar.

Sudah 3 bulan kami pacaran. Tapi aku masih belum bisa terbiasa dengannya.

“Kau pikir bisa jadian berkat siapa sih?” Seru Siwon sambil menjitaki Yesung.

“Sudahku bilang tidak ada hubungannya denganmu kan?” Tanya Yesung balik pasrah.

Mungkin karena dia seperti …, entahlah. Aku bingung menggambarkannya.

*Ryeowook’s POV end*

Mereka bertiga pun akhirnya memutuskan untuk masuk kekelas mereka. Dan ketika mereka sampai dikelas.

“Pagi!!!” Seru Siwon pada teman-temannya. Dikelas selain terkenal tampan , Siwon juga terkenal dengan keramahannya, terlebih pada para yeoja, fangirlnya.

“Ah, Siwon sudah datang…” Seru Heenim. “Ini buatmu!!” Sambungnya sembari memberikan sekotak coklat persegi, yang setelah dibuka ternyata satu buah bola coklat berukuran besar.

“Aihhh, buatan sendiri ya??” Tanya Siwon sambil tersenyum ketika menerima coklat tersebut.

“Cuma buat Siwon doang ya?” Ujar Shindong.

“Buat kalian juga ada kok!” Seru Heenim , kemudian memberikan sekotak coklat dengan ukuran sama namun…

“Nih, satu-satu ya!!!” Ujar Heenim sembari memberikan sekotak coklat yang didalamnya terdiri dari bola-bola coklat kecil kepada Shindong dan Kang In.

“Rasanya menyedihkan,” Ujar Kang In sembari mengambil satu buah bola coklat kecil tersebut dari kotak yang dipegang Heenim.

“Yang penting bisa dimakan!” Sahut Shindong yang sudah cukup senang.

“Yesung juga mau?” Tawar Heenim menyodorkan kotak coklatnya pada Yesung.

“Nggak deh,” Tolak Yesung halus. “Aku cukup satu coklat saja.” Tegas Yesung dengan kalimat penuh makna.

“Wiw, Wow! Wew!”


“Plok! Plok!”

Begitulah reaksi dari teman-teman sekelas Yesung mendengar perkataan Yesung barusan.

“Tapi aku belum dapat juga nih!” Keluhnya kemudian.

“Eh, masa sih?” Tanya Heenim tak percaya.

“Wookie!! Cepat kasih dia coklat dong!!” desak Heenim pada Ryeowook.

“Iya! Iya!! Ini kan moment penting!”

*Ryeowook POV*

Mungkin penyebab kami jadian juga gara-gara kelas yang berisik ini.

“Cerewet ah!!” Seruku cepat. “Itu kan hal yang tak perlu diributkan.” Sambungku kembali.

“Si ubur-ubur shock tuh!” Seru Shindong

Aku melihat ke arah Yesung yang tengah memandang keluar jendela kelas.

“Iya , tentakelnya turun tuh!!” Sambung Kang In

Yesung kontan menghampiri kedua temannya yang mengatainya barusan, “Emangnya aku punya Tentakel apa?!!!!?” Protes Yesungku kepada Kang In dan Shindong.

“Dikasih Pisang aja!” Ujar Heenim memberi masukan yang sungguh tak masuk akal. Apa hubungannya coba?

“Begini ya…”

‘Srakk! Srakk!’ Kang In seperti menemukan sesuatu dan kemudian mengambil sesuatu dari laci meja Yesung.

“Eh! Tunggu ini kan…”

“TADAAAAA!!!!” Seru Kang In mengangkat tinggi-tinggi bingkisan coklat dengan bungkusan kotak berbentuk hati merah muda dengan pita merah tua diatasnya,

“KOTAK COKLATTTT!!!” Seru teman-temanku sekelas.

“Dari meja Yesung ya?!!!” Seru Minnie, teman sekelasku.

“Wookie kapan meletakkannya?” Tany Heenim kemudian padaku.


“Ternyata sudah kamu siapkan ya??” Seru Heenim memotong omonganku


“Mana bentuknya hati lagi!” Seru Teuki juga ikut-ikutan.

“Itu bukan dariku…” Kataku dengan suara agak pelan.

“Selalu begitu deh,,” Seru Heenim sambil menepuk pundakku pelan.

“Be..Betul Kok!” Kataku. “Soalnya…” kata-kataku terpotong.

Coklatku masih ada didalam tasku.

“Wookie??” Seru Yesung sambil melihat kearahku.

“Bu.,.,, bukan.” kataku sekali lagi.

“Eh?” Seru Shindong.

“Masa?” Siwon ikut-ikutan.

“Kalau begitu.. Siapa yang menaruhnya disitu?”

*Ryeowook POV end*



Terdengar suara dari pengeras suara sekolah. Sementara itu di kelas YeWook.

“Sudah kutunggu sampai istirahat siang. Tapi nggak ada yang ngaku.” Ujar Yesung. “Nggak ada yang ngaku juga.” Sambungnya lagi.

“Tapi kayaknya ini buatan tangan lho,” Ujar Kibum menganalisis.

“Jadi…” Ujar Shindong.

“Jangan-jangan ini ulah orang yang dendam sama Yesung!” Terka Siwon asal tebak sembari memasang tampang berfikir sok detektif ditempat duduknya.

“Kok gitu sih?” Tanya Yesung sambil nyengir.

“Mungkin isinya bom!!!” Sambung Siwon lagi.

“Nggak mungkin!!” Sergah Kang In.

“Lantas kenapa Yesung dapat coklat??” Seru Kang In , Shindong dan Siwon yang sepertinya tidak percaya dan tidak mau menerima kenyataan itu.

“Kalian ini! Memangnya kalian anggap apa Wookie yang jadian sama Yesung?” Seru Heenim kencang.

“Kamu juga nggak sopan!” Desis Ryeowook pelan.

“Berarti ini cuma iseng doang.”

“Betul juga!” Sahut Yesung.

“Jangan setuju begitu aja dong!” seru Siwon tak terima pernyataan Yesung.

“Yesung!” Seru Wookie

Yesung yang tengah dipegang erat pundaknya oleh Siwon pun menoleh bersamaan dengan Siwon ke arah Ryeowook yang memanggilnya.

“Kamu nggak tahu sesuatu?” Tanya Ryeowook.

Siwon, Yesung, dan Ryeowook memasang wajah tegang.

“Memang nggak tahu ya, Sung??” Tanya Siwon kemudian pada Yesung.

Yesung menggeleng.

“Pletakkk!!!” Yang kemudian dihadiahi jitakan gratis oleh Siwon.

“Pelakunya pasti orang yang masuk kekelas kita sejak pelajaran terakhir kemarin sampai pagi ini.” ujar Siwon.

“Pelakunya?” Ulang Kibum. “Bagaimana kalau kita selidiki?” Usul Kibum kemudian.

“Iya pasti ada yang salah tuh!” Ujar Kang In.

*Ryeowook POV*

“Kalian ini bisanya cuma bikin ramai!!” Seruku pelan. “Ribut banget!” Sambungku kemudian.

Tapi sebenarnya, aku sendiri lebih penasaran.

“Jadi susah memberikan coklatku deh” Desisku pelan sembari memegang kepalaku yang terasa pening dengan keributan ini.

Mungkin yang paling ribut justru hatiku ya?!

*Ryeowook POV end*



“Bukankah sebelumnya osis memakai kelas kita untuk rapat?” Tanya Ryeowook

“Ah , iya benar juga kata Wookie,” Tanggap Siwon.

“Yasudah kalau begitu kita tanya anak-anak Osis saja,” Usul Heenim

#Ruang Osis

“Permisi kami dari tim penyelidikan investigasi Coklat!!” Seru Siwon ketika sampai didepan pintu ruang osis sembari mengalungkan tangannya keleher Yesung , mungkin lebih tepatnya mencekik.

“Coklatnya hilang!”

“Cok, eh?” Tanya Siwon balik ketika dia mendengar anak-anak osis juga tengah membicarakan tentang coklat hilang.

“Siapa kalian?” Tanya Kyuhyun, sang ketua osis, ketika mendapati Siwon dan Yesung diruang osis.

“Kalian pelakunya ya!?” Tuduh Kyuhyun pada Siwon dan Yesung, sembari menarik kerah baju Siwon.

“Hah, apa maksudnya tuh?” tanya Siwon bingung.

“Kyuhyun oppa tunggu, mereka teman sekelasku,,” Cegah Minnie.

“Lho, Sungmin?” Seru Siwon.

“Ada apa sih?” Tanya Yesung.

“Cokelat yang kami siapkan untuk pesta perayaan sekolah kita minggu nanti hilang.” Jelas Minnie.

“Coklatttt???” Seru Siwon terkejut. “Jangan-jangan yang berbentuk hati ya?” Sambungnya cepat.

“Ah, bukan! Bukan yang itu kok!” Sergah Minnie cepat. “Yang hilang itu, cokelat yang mau kami berikan kepada anak kelas 3.” Ujar Minnie menjelaskan pada Siwon dan Yesung.

“Pada perayaan minggu nanti,” Sambung Taemin salah satu anggota osis lainnya.

Sementara Minniedan Taemin sedang menanggapi teman-teman sekelas Minnie, anggota osis yang lainnya membuat lingkaran bergerumul dan masih terus memutar otak untuk menyelidiki coklat yang hilang.

“Hah, padahal tadi pagi masih ada.” Ujar Juno

“Ini pasti ulah seseorang!!” Seru Kyuhyun emosi.

“Tapi itu kan cuma coklat,” Ujar Juno santai.

“Cuma coklat?? Tapi buktinya sekarang hilang!” Sahut Kyuhyun.

Kyuhyun dan Juno asik sendiri meributkan masalah coklat yang hilang itu. Karena tak enak dengan teman-teman sekelasnya , Minnie agak sedikit menunduk dan mengajak Siwon dan Yesung untuk mundur lebih keluar sedikit dari ruang osis.

“Maaf ya kami lagi bingung sih,” Ucap Minnie tak enak hati pada Siwon.

“Hey , kalian ada perlu apa!?” Tanya Kyuhyun kemudian pada Siwon. Akhirnya Kyuhyun ingat kalau tadi ada anak kelas 1 yang ke ruangan ini.

“Ah , iya , hampir aja lupa. Tadi pagi Osis memakai kelas kami?” Tanya Siwon hati-hati. Sepertinya Ketua Osisnya kali ini agak sedikit emosian -____-.

“Ya. Untuk rapat perayaan hari ulang tahun sekolah soalnya tadi pagi ruang osis belum dibuka.” Jelas Kyuhyun.

“Oh gitu,” Respon Siwon singkat sembari memegang dagunya dengan ibu jari dan telunjuknya, terlihat seperti berfikir keras.

Mendapat respon seperti itu, Kyuhyun jadi berang, “Kalian ini mencurigakan banget sih!! Kenapa menginterogasi kami? Hah?!” Seru Kyuhyun sembari kembali menarik kerah Siwon.

“Ah , ini penyelidikan kasus lain kok.” Ujar Siwon sembari mencoba nyengir watados.


“Begini aja deh. Kami akan membantu kalian mencari coklat yang hilang.” Ucap Siwon diluar dugaan.


Setelah peristiwa tak terduga diruang osis tadi. Siwon dan Yesung memutuskan untuk kembali kekelas mereka. Daripada terlibat terlalu jauh, mereka pikir cukup menawarkan bantuan saja, tidak lebih. Bisa merepotkan nanti.

Dan sekembalinya mereka ke kelasnya, Siwon menceritakan kejadian yang terjadi di ruang osis tadi.

“Kenapa jadi begini?” Tanya Heenim dengan kening mengkerut dan alis bertaut.

“Ya gara-gara ada kejadian tadi sih!!” Sahut Siwon.

“Huh, yaudah deh, mau gimana lagi. Udah terlanjur,” Pasrah Heenim.

“Terus , coklat Yesung gimana?” Tanya Kibum.

“Aku punya dugaan!!” Seru Siwon sok beranalisis lagi.

“Pasti… yang meletakkan coklat di laci Yesung….”

Ucapan Siwon sengaja dihentikan agar membuat yang lain penasaran.

“Adalah salah satu anggota OSIS!!!” Tegasnya.



Hahaha , Nah lho , anggota osis?? Siapakah dia?? Wkwk
Banyak banget yang nggak percaya Yesung dapet coklat, wkwk!! Poor Sungie!!
Yang udah terlanjur baca tinggalkan jejaknya ya ^^
Yang nggak mau ditag lagi , bilang yah ^^
Ghamsa ~